Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Bupati Mojokerto, Albarraa Didemo Ratusan Perangkat Desa

Bupati Mojokerto, Albarraa Didemo Ratusan Perangkat Desa

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kab Mojokerto, Ruang.co.id – Ratusan perangkat desa di Kabupaten Mojokertotampak berada di beberapa titik alun-alun Kota Mojokerto Rabu, (24/12/2025). Mereka menggunakan seragam bewarna putih sudah di alun-alun sekitar pukul 08.00 WIB. Kedatangan mereka untuk melakukan aksi damai didepan kantor Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Beberapa perangkat desa membawa banner bertuliskan, jangan jadikan perangkat desa tumbal kekuasaan.

Satu unit mobil komando warna putih dengan sound sistem juga ada dilokasi. Disamping kanan mobil komando dipasang banner bertuliskan, tolak..!!!penurunan ADD, save Mojokerto, perangkat Mojopahit. Keberadaan perangkat desa dari wilayah utara sungai Brantas, wilayah timur Ngoro, hingga wilayah pegunungan di Pacet dan Trawas mendapatkan pengawalan personel dari Polres Mojokerto Kota serta Polres Mojokerto. Sekitar pukul 09.19 WIB, massa aksi mulai bergerak jalan kaki melawan arah diJalan Ahmad Yani menuju kantor Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Massa bergerak dengan membentangkan banner berwarna oranye bertuliskan, kembalikan besaran ADD seperti semula.

Pukul 09.35 WIB, massa aksi sudah berada didepan pagar kantor Pemerintah Kabupaten Mojokerto yang sudah tertutup dan dijaga petugas Satpol PP dan Kepolisian. Dalam orasi, disebutkan bahwa ingin mengetuk hati nurani Bupati Mojokerto yang telah durhaka dengan kebijakan kepada anak-anak perangkat desa. Sekitar pukul 10.00 WIB, pihak Pemerintah Kabupaten Mojokerto memberikan waktu pertemuan dengan perwakilan perangkat desa dilantai 2 kantor Bupati Mojokerto.

Menunggu proses mediasi, massa aksi membentangkan banner di pagar bertuliskan, entah apa yang merasuki mu hingga engkau tega mengkhianatiku, jika tidak sejarah kita jadikan sejarah, kami butuh kepastian bukan janji kosong, jangan potong gaji kami, realisasikan ADD Rp 600 juta, dan mari memanusiakan manusia. Sekitar pukul 10.25 WIB, massa aksi diluar merasa proses mediasi terlalu lama sehingga ingin masuk kedalam kantor Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Aksi saling buka tutup pagar pun terjadi antara personel kepolisian dengan perangkat desa. 20 menit kemudian, perwakilan massa aksi tampak keluar kantor Bupati Mojokerto dan langsung menemui peserta aksi.

Baca Juga  Panen Raya di Sidoarjo: 300 Ton Jagung untuk Swasembada Pangan, Pemerintah dan Petani Sukses!

Ternyata Bupati Albarraa tudak dapat menemui perwakilan massa aksi. Salah satu peserta massa aksi, Supoyo, mengatakan bahwa pada pertemuan hari ini kita walk out. “Semua tuntutan kita tidak dipenuhi. Bapak Bupati yang kita tunggu-tunggu tidak hadir ditengah-tengah kita, hanya diwakilkan kepada Bapak Sekda,” ungkap Supoyo. Sedangkan penanggung jawab aksi, Sunardi, Kepala Desa Temon Kecamatan Trowulan mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto tidak menganggap Pemerintah Desa se-Kabupaten Mojokerto. “Tuntutan kami kalau tidak dikabulkan, yang pasti PBB jangan ditarik. Biar ditarik Bapenda sendiri karena tidak menganggap Pemerintah Desa. Undangan Kabupaten, acara Kabupaten, tolak semua. Tidak usah hadir, Kecamatan tidak usah hadir. Kunjungan ke desa ditolak sekalian,” tegas suami Ade Ria Suryani anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari Partai Demokrat dan anak mantu dari (alm) Walikota Mojokerto Abdul Gani Soehartono ini.

Sedangkan Yoyok Hadi Wiranto dari wilayah Ngoro mengatakan, bahwa kami bisa tidak bertemu panjenengan tapi kami pastikan Bupati beserta OPD-nya ketika nanti ketika turun ke desa jangan anggap kami tian rumah. “Bukan inisiatif kami untuk seperti ini. Tapi panjenengan sendiri yang membuat langkah-langkah kami untuk tidak membuat orang yang baik. Sebagai pejabat, Bupati Kabupaten Mojokerto mendapatkan fasilitas. Jika hanya alasan ada kegiatan diluar, dimanakah panjenengan pak,” ungkap Yoyok. Ketika cuaca semakin panas. Sekitar pukul 11.00 WIB terjadi kericuhan di gapura sisi timur antar massa aksi dengan personel Kepolisian.

Pada pukul 13.00 WIB, beredar informasi bahwa Bupati M. Albarraa sudah berada didalam kantor Bupati Mojokerto. Perwakilan massa aksi dipersilahkan bertemu dengan Bupati Mojokerto. Pertemuan berlangsung sekitar satu jam, Yotok menyampaikan, bahwa hasil pertemuan dengan Bupati dan tuntutan perangkat desa tidak dikabulkan. Kebijakan ini dinilai merugikan banyak pihak. Habis tahun baru, perangkat desa akan melakukan aksi dengan mengajak RT, RW, BPD, PKK, guru ngaji dan Linmas serta Karang Tarina yang terdampak potongan ADD. “Tidak ada alasan Bupati, yang jelas alot Bupati,” pungkas Sunardi. Massa aksi meninggal lokasi aksi sekitar pukul 15.00 WIB dan petugas Sapol PP tampak membersihkan banner-banner yang ditinggalkan oleh massa aksi.  (Djayadi)

Baca Juga  UMKM Ceker Ayam Yis Jaya Tembus Nasional, Wabup Sidoarjo Beri Apresiasi Penuh
  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegiatan ngabuburit yang bisa dilakukan

    Ngabuburit Bingung Ngapain? Coba Lakukan Ini Biar Puasa Gak Kerasa Berat!

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Matahari mulai condong ke barat, perut sudah mulai bergejolak, dan waktu buka puasa masih terasa lama. Pernah ada di situasi ini? Sudah pasti! Ngabuburit memang jadi waktu yang cukup tricky saat puasa. Kalau cuma scroll media sosial, tiba-tiba waktu terasa berjalan lebih lambat. Mau tidur, malah kepikiran takjil. Lalu, harus ngapain? Tenang, ngabuburit […]

  • Kekerasan Anak Sidoarjo

    Peringatan Hari Kartini: Anak Perempuan Jadi Korban Terbanyak, Alarm Kekerasan di Sidoarjo Kian Mengkhawatirkan!

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Fenomena meningkatnya kekerasan terhadap anak di Sidoarjo, kembali menjadi sorotan serius. Data terbaru dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kab. Sidoarjo, yang dipaparkan dalam forum pembangunan gender menunjukkan bahwa, anak perempuan kini menjadi kelompok korban tertinggi dalam berbagai kasus kekerasan dan perlindungan sosial. Data yang mencengangkan dan menghawatirkan […]

  • Wabup Mimik Bedh Rumah

    Wabup Mimik Idayana Menata Harapan di Balik Dinding Lapuk: Urgensi Revitalisasi RTLH Sidoarjo

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang co.id – Bagi Suwarno (65), seorang pemulung di Desa Sidorejo, Krian, rumah bukan Cuma tempat berteduh dari terik dan hujan. Melainkan sebagai benteng terakhir pertahanan hidup. Selama bertahun-tahun, sebelumnya ia terjebak di antara dinding yang rapuh, dan atap yang bocor. Namun, awal tahun 2026 ini membawa angin segar bagi Warno, sapaan akrabnya. Melalui […]

  • May Day 2026 Surabaya

    Cak Yebe: May Day 2026 Momentum Selaraskan Kebijakan Pusat dan Daerah Lindungi Buruh

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Tak ingin May Day 2026 berhenti pada selebrasi ataau seremonial, Cak Yebe mendorong momentum ini menjadi titik sambung antara pusat dan daerah. Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya itu menegaskan, setiap kebijakan ketenagakerjaan di Surabaya harus bernafaskan Asta Cita—cetak biru pembangunan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kesejahteraan rakyat di garda depan. “May Day harus […]

  • Jurnalis BPJS Kesehatan Sidoarjo

    Cegah Penyakit Berbahaya, BPJS Kesehatan Ajak Insan Pers Kawal Layanan JKN

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, memperkuat sinergitas bersama insan pers, melalui media gathering di Ratabata Cafe Sidoarjo, pada Selasa (22/9/2026). Kegiatan strategis ini, diikuti sekitar 40 insan jurnalis, guna mengoptimalkan edukasi publik, terkait penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional serta pola hidup sehat. Wenan Setyo Nugroho, manajemen BPJS Kesehatan Sidoarjo, menjelaskan peran penting insan pers […]

  • Sidang Pelindo contekan BAP

    Sidang Pelindo Memanas di Tipikor, Saksi JPU Akui Ada “Contekan” dari Jaksa

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak, korupsi proyek Pelindo Rp83,2 miliar kepada majelis hakim dan terdakwa di Tipikor Surabaya, dengan pembuktian saksi, ahli, dokumen, berlangsung sengit, terungkap fakta baru (30/04/2026). Hakim Ratna Dianing Wulansari,SH.,MH., yang memimpin sidang perkara ini, di ruang sidang Chandra Pengadilan Tipikor Surabaya, di Jalan raya […]

expand_less