Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » Prof Hufron Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Soroti Urgensi UU Lembaga Kepresidenan

Prof Hufron Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Soroti Urgensi UU Lembaga Kepresidenan

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya telah mengukuhkan dua guru besar baru dalam sidang senat terbuka yang digelar di Auditorium Graha Wiyata. Prof. Hufron, S.H., M.H. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara dan menyampaikan pandangan kritis mengenai sistem ketatanegaraan Indonesia. Dalam orasi ilmiah yang dibacakannya, ia menekankan kebutuhan mendesak atas pembentukan undang-undang lembaga kepresidenan yang selama ini belum terwujud. Senin, (16/9/2025).

“Sebesar apapun kekuasaan presiden, harus ada mekanisme pembatasan,” tegas Prof Hufron dalam pidatonya. Pernyataan ini menjadi dasar argumennya bahwa Indonesia memerlukan payung hukum khusus untuk mengatur lembaga kepresidenan. Ia membandingkan dengan lembaga tinggi negara lain seperti Mahkamah Agung dan DPR yang telah memiliki undang-undang organik yang mengatur secara jelas tugas dan wewenangnya.

Mengapa pembentukan UU ini menjadi begitu penting? Prof Hufron menjelaskan bahwa dalam sejarah Indonesia, lembaga kepresidenan never memiliki regulasi khusus yang mengatur secara detail. Padahal, Presiden Indonesia memegang peran ganda sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan dengan kewenangan yang sangat luas. Kekuasaan ini bahkan dapat diperluas dengan pembentukan badan-badan ad hoc dan pengangkatan berbagai penasihat khusus.

Baca Juga  Prof. Dr. Hufron Ingatkan DPR Kembali ke Jati Diri

Tanpa pembatasan yang jelas melalui sebuah undang-undang, kekuasaan yang sedemikian besar berpotensi menjadi tidak terkendali. “Supaya tidak menjadi kepresidenan ini, lembaga yang nanti kita sebut sebagai power eksesif,” ujar pria kelahiran Lumajang tersebut. UU Lembaga Kepresidenan ini dirancang untuk menjadi instrumen kontrol yang menjamin kekuasaan eksekutif tetap dalam koridor demokratis.

UU Lembaga Kepresidenan

Prof Hufron Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Soroti Urgensi UU Lembaga Kepresidenan. Foto: Istimewa

Masa transisi pemerintahan menjadi periode yang paling riskan menurut analisis Prof Hufron. Pada masa antara pemilu dan pelantikan, presiden petahana yang masa jabatannya hampir berakhir masih memiliki semua kewenangan, namun pengawasan dari DPR telah melemah. Situasi ini menciptakan celah untuk penyalahgunaan wewenang.

“Kondisi tersebut sering melahirkan praktik midnight appointment dan midnight regulation,” ungkapnya. Midnight appointment merujuk pada pengangkatan jabatan strategis secara mendadak, sementara midnight regulation adalah penerbitan peraturan terburu-buru. Kedua praktik ini dapat membebani pemerintahan baru dan merusak tata kelola negara.

Peringatan Prof Hufron ini juga relevan dengan konteks politik terkini. Ia menyoroti pentingnya pembatasan kekuasaan dalam sistem presidensial kita. UU Lembaga Kepresidenan bukan hanya untuk membatasi presiden saat ini, tetapi untuk melindungi sistem ketatanegaraan Indonesia dari potensi penyalahgunaan wewenang di masa depan.

Baca Juga  Prof. Dr. Hufron Beberkan Dasar Hukum Royalti Musik untuk Bisnis

“Kita khawatir dalam satu genggaman ini menimbulkan pemerintahan yang otoriter,” tegasnya. Instrumen hukum ini akan menjadi legacy terbaik untuk memperkuat fondasi demokrasi kita. Pembentukan UU ini menjadi semakin mendesak mengingat konfigurasi kekuasaan yang semakin kompleks di Indonesia.

Sementara itu, Rektor Untag Surabaya, Prof dr. Mulyanto Nugroho, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. Pengukuhan guru besar merupakan bukti keseriusan dosen dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi. Dengan penambahan ini, Untag Surabaya kini memiliki 30 guru besar aktif yang siap berkontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan bangsa.

Baca Juga  Amnesti dan Abolisi untuk Kasus Korupsi: Preseden Baru atau Intervensi Politik? Ini Analisis Prof. Dr. Hufron
  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAN Surabaya Cegah Judi Online

    MAN Surabaya Luncurkan Program Anti Judol, Bekali 430 Siswa Baru dengan Literasi Digital dan Moderasi Beragama

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Langkah progresif ditempuh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Surabaya dalam menyambut tahun ajaran baru. Sebanyak 430 siswa baru yang lolos seleksi akan mengikuti Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) mulai 14 hingga 17 Juli 2025, sebuah angka yang melebihi kuota penerimaan yang ditetapkan sebelumnya. Program ini tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi […]

  • pendiri Indonesia Airlines

    Indonesia Airlines Siap Mengudara! Siapa Sosok di Balik Maskapai Baru Ini?

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Indonesia Airlines, maskapai penerbangan baru yang digadang-gadang sebagai pesaing serius di industri aviasi Indonesia, siap mengudara dalam waktu dekat. Maskapai ini merupakan bagian dari Calypte Holding Pte. Ltd., sebuah perusahaan multinasional yang berbasis di Singapura. Lantas, siapa sosok di balik berdirinya maskapai baru Indonesia ini? Siapa Pendiri Indonesia Airlines? Indonesia Airlines didirikan oleh […]

  • Poster Trilogi "Before"

    Film Trilogi “Before”: Kisah Cinta yang Romantis dan Realistis

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Film Trilogi “Before”, disutradarai oleh Richard Linklater, adalah serangkaian film romantis yang memikat dari pertemuan dua insan tidak saling mengenal dalam sebuah perjalanan. Terdiri dari tiga film — “Before Sunrise” (1995), “Before Sunset” (2004), dan “Before Midnight” (2013) — trilogi Before ini mengikuti kisah pertemuan emosional dan intelektual yang romantis dan realistis […]

  • Perda Air Limbah Domestik Surabaya

    Gerindra Surabaya Desak Perda Air Limbah Domestik Segera Disahkan

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya menyetujui Raperda menjadi Perda Air Limbah Domestik Surabaya dalam rapat paripurna, Senin (19/10/2026), guna melindungi lingkungan dan kesehatan warga. Persetujuan itu disampaikan melalui pendapat akhir fraksi. Juru bicara Fraksi Gerindra, Yona Bagus Widyatmoko, menilai regulasi ini menyentuh hak dasar warga atas permukiman sehat. “Pengelolaan air limbah domestik menjadi […]

  • PKS berikan persetujuan Gus Fawait sebagai Bacabup dan Bacawabup Jember

    PKS Berikan Persetujuan Gus Fawait Bacabup dan Bacawabup Jember

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) memberikan surat persetujuan KWK kepada pasangan Muhammad Fawait dan Djoko Susanto sebagai Bacabup dan Bacawabup Jember. Pemberian surat persetujuan itu diberikan ketua PKS Jatim dan Ketua PKs Jember kepada Gus Fawait dan Djoko (20/8) ” Alhamdulillah saya sudah menerima langsung surat persetujuan dari PKS untuk maju […]

  • Sapi Prabowo

    Presiden Prabowo Sumbang Seekor Sapi untuk Surabaya, Wali Kota Eri Kawal Kesehatan Sqpi Kurbannya

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Momen Iduladha 1446 H/2025 di Surabaya terasa lebih istimewa tahun ini. Seekor sapi Limosin seberat 845 kilogram, hadiah langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjadi simbol perhatian dan cinta negara terhadap rakyatnya. Tak sekadar seremonial, aksi ini menggugah hati dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Dalam suasana yang penuh haru dan antusiasme, Wali Kota […]

expand_less