Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Amnesti dan Abolisi untuk Kasus Korupsi: Preseden Baru atau Intervensi Politik? Ini Analisis Prof. Dr. Hufron

Amnesti dan Abolisi untuk Kasus Korupsi: Preseden Baru atau Intervensi Politik? Ini Analisis Prof. Dr. Hufron

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Keputusan Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti kepada Hasto Kristiyanto dan abolisi untuk Tom Lembong – dua kasus yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi – telah menimbulkan perdebatan sengit di kalangan ahli hukum. Prof. Dr. Hufron, pakar hukum tata negara Universitas 17 Agustus Surabaya, menyatakan keprihatinan mendalam atas langkah ini. “Ini adalah preseden berbahaya dalam penegakan hukum Indonesia,” tegasnya. Jum’at, (08/7/2025).

Dalam analisis mendalamnya, Prof. Dr. Hufron menjelaskan bahwa secara historis dan konstitusional, amnesti dan abolisi seharusnya hanya diberikan untuk kasus-kasus yang berkaitan dengan keamanan negara atau delik politik. “Sejak era Orde Lama hingga Reformasi, instrumen ini hanya digunakan untuk kasus seperti DI/TII, Permesta, atau GAM. Tidak pernah untuk korupsi,” paparnya.

Pakar hukum ini menekankan bahwa setelah amandemen UUD 1945, mekanisme pemberian amnesti dan abolisi memang memerlukan pertimbangan DPR. Namun, hal ini justru semakin menguatkan argumentasi bahwa instrumen ini bersifat politis dan tidak tepat untuk kasus pidana biasa seperti korupsi.

Baca Juga  Prof. Dr. Hufron Beberkan Strategi Penguatan Kewenangan Advokat dalam RUU KUHAP Dalam Diskusi Nasional KAI

Prof. Dr. Hufron menggarisbawahi bahwa korupsi telah ditetapkan sebagai extraordinary crime yang dampaknya jauh lebih merusak daripada kejahatan biasa. “Memberikan amnesti untuk koruptor sama saja dengan mengirim pesan bahwa kejahatan terhadap uang rakyat bisa dimaafkan,” ujarnya.

Kasus Hasto Kristiyanto yang telah divonis 3,5 tahun penjara dan Tom Lembong dengan hukuman 4,5 tahun, menurutnya, seharusnya melalui proses grasi jika ingin diberikan keringanan. “Grasi masih dalam koridor penghormatan terhadap putusan pengadilan, sementara amnesti seolah-olah mengabaikan proses peradilan yang sudah berjalan,” jelasnya.

Yang lebih mengkhawatirkan, menurut Prof. Dr. Hufron, adalah dampak jangka panjang dari keputusan ini terhadap sistem peradilan Indonesia. “Ketika hukum bisa dibelokkan untuk kepentingan politik tertentu, kita sedang menciptakan preseden yang sangat berbahaya,” tandasnya.

Baca Juga  Pemulihan Nama Baik Gus Dur: Tanggapan Pakar Hukum Tata Negara UNTAG Surabaya

Prof. Dr. Hufron juga mempertanyakan mengapa seluruh fraksi DPR dengan mudah menyetujui usulan presiden. “Ini menunjukkan betapa hukum bisa menjadi alat kompromi di tangan kekuasaan,” tambahnya.

Sebagai alternatif, Prof. Dr. Hufron menyarankan penggunaan mekanisme grasi yang lebih sesuai dengan prinsip-prinsip hukum. “Grasi melalui pertimbangan Mahkamah Agung masih menjaga independensi peradilan, berbeda dengan amnesti yang sepenuhnya berada di ranah politik,” paparnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam sejarah Indonesia modern, belum pernah ada presiden yang memberikan amnesti atau abolisi untuk kasus korupsi. “Ini benar-benar preseden baru yang patut diwaspadai oleh semua pihak yang peduli dengan pemberantasan dan penegakan hukum korupsi di Indonesia,” pungkasnya.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan MATRA Sidoarjo

    Pelantikan MATRA Sidoarjo Sukses Kobarkan Semangat Budaya Jenggolo Tanpa Dihadiri Pejabat

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Masyarakat Adat Nusantara (DPW MATRA) Jawa Timur melantik pengurus DPD MATRA Sidoarjo, guna memperkokoh jati diri bangsa melalui pelestarian adat nusantara, yang melibatkan lintas generasi dari sesepuh hingga Gen Alpha. Pelantikannya, berlangsung di Pendopo Delta Sabha, Minggu (8/2/2026). Obor semangat DPW MATRA Jatim semakin menyala terang di Sidoarjo. […]

  • Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Surabaya

    Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Surabaya Tangani 1077 Kejadian Evakuasi Sepanjang 2024

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya berhasil menangani 1.077 kejadian evakuasi atau peristiwa darurat di Kota Pahlawan selama periode Januari-Agustus 2024. Sebagian besar laporan evakuasi didominasi oleh penyelamatan hewan dan objek alam. Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, menyatakan bahwa dari 1.077 kejadian tersebut, sebanyak 611 di antaranya adalah […]

  • pengembalian ijazah Karyawan

    Wabup Mimik Kawal Pengembalian Ijazah Mantan Karyawan PT Tedmoninndo Pratama Semesta

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sebuah momentum menyentuh hati mewarnai ruang Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur, Kamis (5/6/2025). Bukan sekedar pengembalian dokumen, tetapi kemenangan kecil bagi 18 mantan karyawan PT Tedmoninndo Pratama Semesta yang selama ini terpenjara oleh ketidakadilan, ijazah mereka yang tertahan, kini resmi dikembalikan. Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, hadir langsung mengawal prosesi yang […]

  • Subandi Dana Pilkada

    Akankah Subandi Menjerat Leher Sendiri Demi Amankan Tiga Sertifikat Tanah dan Bagaimana dengan Mimik Idayana?

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    “Subandi melaporkan RM ke Polda Jawa Timur, atas dugaan penggelapan tiga sertifikat tanah, demi memaksakan pengembalian aset. Namun pengakuannya soal dana operasional 28 miliar justru akan dapat memicu penyelidikan serius dugaan gratifikasi sebagai Bupati Sudoarjo. Akankah Subandi lebih memilih Bunuh Diri Politik katimbang Dia beserta anaknya memilih ancaman Penjara Pidana Umum jerapatn Pasal Penipuan dan […]

  • warga Lamongan dukung Khofifah-Emil

    Ratusan Warga Lamongan Bersama Relawan Gotong Royong Siap Menangkan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 1Komentar

    Lamongan, Ruang.co.id – Gerakan dan mobilisasi dukungan untuk Khofifah-Emil di Pilgub Jawa Timur terus dilakukan relawan Gotong Royong Jawa Timur. Relawan yang dipimpin oleh H Mat Mochtar tersebut terus bergerak di seluruh penjuru di Jawa Timur untuk menyakinkan dan memastikan kepada masyarakat kalau Khofifah-Emil layak menang di Pilgub Jawa Timur. Dukungan yang terbaru dibawah komando […]

  • Tips hindari flu saat musim hujan

    10 Tips untuk Terhindar dari Flu Saat Musim Hujan

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Musim hujan seringkali dikaitkan dengan peningkatan risiko terkena flu. Udara yang lembap dan dingin menciptakan lingkungan yang ideal bagi virus flu untuk berkembang biak. Namun, dengan beberapa langkah sederhana, kamu dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko terkena flu saat musim hujan. 1. Tetap Aktif Olahraga teratur adalah salah satu cara […]

expand_less