Breaking News
light_mode
Senin, 10 Agustus 2026
Beranda » Terkini » Amnesti dan Abolisi untuk Kasus Korupsi: Preseden Baru atau Intervensi Politik? Ini Analisis Prof. Dr. Hufron

Amnesti dan Abolisi untuk Kasus Korupsi: Preseden Baru atau Intervensi Politik? Ini Analisis Prof. Dr. Hufron

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Keputusan Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti kepada Hasto Kristiyanto dan abolisi untuk Tom Lembong – dua kasus yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi – telah menimbulkan perdebatan sengit di kalangan ahli hukum. Prof. Dr. Hufron, pakar hukum tata negara Universitas 17 Agustus Surabaya, menyatakan keprihatinan mendalam atas langkah ini. “Ini adalah preseden berbahaya dalam penegakan hukum Indonesia,” tegasnya. Jum’at, (08/7/2025).

Dalam analisis mendalamnya, Prof. Dr. Hufron menjelaskan bahwa secara historis dan konstitusional, amnesti dan abolisi seharusnya hanya diberikan untuk kasus-kasus yang berkaitan dengan keamanan negara atau delik politik. “Sejak era Orde Lama hingga Reformasi, instrumen ini hanya digunakan untuk kasus seperti DI/TII, Permesta, atau GAM. Tidak pernah untuk korupsi,” paparnya.

Pakar hukum ini menekankan bahwa setelah amandemen UUD 1945, mekanisme pemberian amnesti dan abolisi memang memerlukan pertimbangan DPR. Namun, hal ini justru semakin menguatkan argumentasi bahwa instrumen ini bersifat politis dan tidak tepat untuk kasus pidana biasa seperti korupsi.

Baca Juga  Prof. Dr. Hufron Beberkan Strategi Penguatan Kewenangan Advokat dalam RUU KUHAP Dalam Diskusi Nasional KAI

Prof. Dr. Hufron menggarisbawahi bahwa korupsi telah ditetapkan sebagai extraordinary crime yang dampaknya jauh lebih merusak daripada kejahatan biasa. “Memberikan amnesti untuk koruptor sama saja dengan mengirim pesan bahwa kejahatan terhadap uang rakyat bisa dimaafkan,” ujarnya.

Kasus Hasto Kristiyanto yang telah divonis 3,5 tahun penjara dan Tom Lembong dengan hukuman 4,5 tahun, menurutnya, seharusnya melalui proses grasi jika ingin diberikan keringanan. “Grasi masih dalam koridor penghormatan terhadap putusan pengadilan, sementara amnesti seolah-olah mengabaikan proses peradilan yang sudah berjalan,” jelasnya.

Yang lebih mengkhawatirkan, menurut Prof. Dr. Hufron, adalah dampak jangka panjang dari keputusan ini terhadap sistem peradilan Indonesia. “Ketika hukum bisa dibelokkan untuk kepentingan politik tertentu, kita sedang menciptakan preseden yang sangat berbahaya,” tandasnya.

Baca Juga  Pemulihan Nama Baik Gus Dur: Tanggapan Pakar Hukum Tata Negara UNTAG Surabaya

Prof. Dr. Hufron juga mempertanyakan mengapa seluruh fraksi DPR dengan mudah menyetujui usulan presiden. “Ini menunjukkan betapa hukum bisa menjadi alat kompromi di tangan kekuasaan,” tambahnya.

Sebagai alternatif, Prof. Dr. Hufron menyarankan penggunaan mekanisme grasi yang lebih sesuai dengan prinsip-prinsip hukum. “Grasi melalui pertimbangan Mahkamah Agung masih menjaga independensi peradilan, berbeda dengan amnesti yang sepenuhnya berada di ranah politik,” paparnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam sejarah Indonesia modern, belum pernah ada presiden yang memberikan amnesti atau abolisi untuk kasus korupsi. “Ini benar-benar preseden baru yang patut diwaspadai oleh semua pihak yang peduli dengan pemberantasan dan penegakan hukum korupsi di Indonesia,” pungkasnya.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iqbaal Ramadhan , jadwal main film perayaan mati rasa

    Jadwal Tayang Film Perayaan Mati Rasa di Bioskop Surabaya Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Umay Shahab mempersembahkan karya terbarunya yang berjudul “Perayaan Mati Rasa”, sebuah film yang dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan. Film ini mengajak penonton dalam perjalanan emosional yang mengharukan, di mana tema keluarga, persahabatan, dan pentingnya melepaskan beban hidup menjadi fokus utama. Kisah yang disajikan akan membuat penonton tertawa, menangis, dan merenungkan betapa pentingnya keluarga dan […]

  • IMDI Sidoarjo

    Survei Masih Rendah, Kominfo dan Komisi A DPRD Sidoarjo Genjot Literasi Digital Warganya

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sebuah angka yang masih tergolong rendah, Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) Kabupaten Sidoarjo baru mencapai 45,80 persen. Dalam era serba digital ini, kenyataan tersebut bukan sekadar data, tapi cerminan bahwa masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya siap menapaki transformasi digital. Tak tinggal diam, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo melakukan gerakan […]

  • BKKBN Gandeng Polda Jatim

    Tuntaskan Stunting dan Pernikahan Anak, BKKBN Gandeng Polda Jatim

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur gandeng Polda Jatim ingin segera menuntaskan Penurunan stunting dan pernikahan anak yang masih menjadi perhatian Bersama di Provinsi Jawa Timur. Bertempat Selasar Gedung Patuh, Polda Jatim menjadi tempat dilaksanakannya penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara BKKBN Jawa Timur dan Kepolisian Daerah Jawa Timur tahun 2024. Pada kesempatan tersebut, Kapolda […]

  • Pungli PTSL Desa Gilang

    Kades Gilang Mangkir, Petugas PTSL Ditahan dalam Kasus Pungli

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dugaan pungutan liar (pungli) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Gilang, Kecamatan Taman, kembali memanas. Pada Jumat (20/12), Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memanggil tiga orang untuk diperiksa terkait kasus ini, yakni Kepala Desa (Kades) Gilang, Sulhan, Ketua Panitia PTSL, Rasno Bahtiar, dan Hudijono alias Pilot […]

  • Kota dengan Populasi Paling Ramah di DUnia

    Kota dengan Populasi Paling Ramah! Mengapa Warganya Selalu Tersenyum?

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bayangkan sedang berjalan di sebuah kota, dan setiap orang yang kamu temui memberikan senyuman hangat. Bukan karena mereka sedang jadi model iklan pasta gigi, tapi memang karena kebiasaan. Aneh? Tidak juga! Beberapa kota di dunia terkenal dengan warganya yang murah senyum, seolah mereka terlahir dengan bawaan hati yang selalu bahagia. Tapi apa rahasianya? […]

  • anak yatim terlantar Jatim dapat perwalian

    Ratusan Anak Yatim dan Terlantar di Jatim Resmi Punya Wali, Sekolah dan Kesehatan Kini Terjamin

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kabar melegakan datang bagi ratusan anak yatim, terlantar, dan penyandang disabilitas di Jawa Timur. Untuk pertama kalinya, mereka resmi memiliki wali yang sah di mata hukum. Status ini menjadi kunci pembuka gerbang akses pendidikan dan layanan kesehatan yang selama ini tertutup rapat akibat ketiadaan dokumen identitas yang diakui negara. Penetapan perwalian massal ini […]

expand_less