Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Daerah » DPRD Sidoarjo Soroti Krisis Retribusi Parkir: Transparansi Lemah, Regulasi Rapuh, dan Desakan e-Parking

DPRD Sidoarjo Soroti Krisis Retribusi Parkir: Transparansi Lemah, Regulasi Rapuh, dan Desakan e-Parking

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Ketegangan antara Pemkab Sidoarjo dan PT Indonesia Sarana Servis (ISS) terkait retribusi parkir, kembali menjadi sorotan tajam Komisi B DPRD Sidoarjo.

Komisi B mendorong solusi inklusif yang berpihak kepada rakyat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), ditengah sengkarut pengelolaan retribusi parkir Pemkab. Sidoarjo. Solusi yang ditawarkan DPRD, sudah saatnya Sidoarjo menerapkan digitalisasi dengan menerapkan e-Parking.

Kusumo Adi Nugroho, Wakil Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, yang juga membidangi permasalahan retribusi parkir Pemkab. Sidoarjo, membenarkan bahwa pihaknya pernah menawarkan penerapan e-Parking sebagai solusi paska sengkarut perkara hukum antara pihak ketiga (PT. ISS) dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo.

“Harapan kami ada challenge buat kami ke pada dinas ini, bagaimana dinas ini memiliki suatu inovasi gagasan baru yang bisa mengatasi permasalahan-permasalahan seperti itu. Misalnya kita bicara seperti itu, harapan kami muncul terlontar dari Komisi B itu ide tentang e-parking,” ungkap Kusumo Adi Nugroho dalam wawancara khusus di ruang Fraksi PDI-P DPRD Sidoarjo, Selasa siang (25/11/2025).

“Karena sekarang ini kita bicara berhubungan dengan anggaran dan pendapatan juga (PAD), dengan adanya e-parking. Kita ini bicara Qris, segala macamnya sebagai sarana transaksi digital pembayaran retribusi parkir yang lebih transparan dari Selama ini sistem lama berjalan,” tandasnya.

Kusumo Adi Nugroho menilai, persoalan ini berakar dari rapuhnya transparansi dan lemahnya regulasi sejak awal kerja sama dibangun.

Menurutnya, komitmen transparansi yang seharusnya menjadi dasar pengelolaan perparkiran justru tidak berjalan. Data jumlah titik parkir yang diberikan kepada pihak ketiga dinilai tidak akurat dan tidak sesuai temuan PT ISS.

“Komitmen awal yang harusnya transparan itu menjadi tidak transparan, kami melihatnya dari itu, dari Komisi B menyoroti masalah itu, kemudian kami juga menyoroti mengenai lemahnya peraturan yang dibuat oleh Pemkab. Sidoarjo termasuk OPD pelaksananya dalam hal ini Dishub pada saat itu, terhadap pihak ketiga untuk melaksanakan kegiatan retribusi parkir,” ujar Kusumo.

Baca Juga  Cara Dosen Unusa Rayakan HUT RI ke-79, Dari Lomba Pijat Tuina Hingga Memasak Menu Sehat Untuk Bayi dan Balita

Kondisi itu diperparah dengan penerbitan SK Bupati era sebelumnya yang diduga “cacat hukum”, sementara Dishub sebagai pelaksana dinilai kurang melakukan kajian mendalam. Akibat akumulasi persoalan tersebut, konflik pun bergeser ke ranah hukum.

“Kami terus terang memang dari Komisi B mengenai perparkiran ini, kita memang sudah tidak henti-hentinya memperingatkan, kita memberikan ini segala macamnya supaya retribusi bisa berjalan lebih baik,” terangnya.

“Mestinya ada peraturan yang kuat dan mengikat dari hasil kajian yang sebenarnya di lapangan secara transparan. Sebaliknya begitu, secara transparan juga pihak ketiga harus lakukan kajian juga sebelum ikatan kontrak terjadi. ISS harus jujur kalau memang mampu kerjakan target ya bilang mampu, jangan sampai belakangan timbul masalah baru tiba – tiba mengaku tidak mampu. Karena ini uang rakyat Sidoarjo dan akan dioptimalkan kembali untuk kebutuhan rakyat Sidoarjo,” tegas Kusumo.

DPRD berharap proses pengadilan rampung pada Desember 2025, agar ada kejelasan dasar hukum pengelolaan parkir.

Untuk sementara, DPRD meminta Pemkab berhati-hati dan tidak gegabah mengeluarkan beleid baru sebelum ada putusan tetap.

Meski begitu kata Kusumo, Komisi B menekankan pentingnya gebrakan baru. Mereka menegaskan bahwa masa depan pengelolaan parkir Sidoarjo tidak boleh lagi bergantung pada sistem lama.

Solusi e-Parking berbasis transaksi digital dinilai menjadi langkah paling transparan untuk melindungi PAD sekaligus menghindari gesekan dengan pihak ketiga.

“Makanya kalau menurut kami, Pemkab mestinya yang create something untuk suatu PAD, sesuatu yang tidak merugikan buat Sidoarjo. Makanya kemarin kita bicara untuk perparkiran yang terbaru, terutama kita bicara dengan dinas, anda harus punya suatu create yang out of the box gitu loh,” kritik Kusumo.

Implementasinya disarankan dimulai dari kawasan kota, mengingat kesiapan infrastruktur QRIS masih belum merata.

Baca Juga  Wabup Mimik Idayana Bedah Rumah dan Beri Bantuan Kursi Roda Warga Porong

Komisi B, kata Kusumo, juga mengingatkan eksekutif agar lebih selektif melibatkan pihak ketiga, selalu menghadirkan kajian akademis, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar pro rakyat—terutama bagi nasib para juru parkir yang bergantung pada sistem ini.

“Jadikan masalah urusan hukum itu sebagai pengalaman berharga dan pembelajaran terbaik. Sebelum diterbitkan peraturan, Dishub harus melakukan kajian yang jelas, mendalam dan transparan terbuka, kalau perlu berkolaborasi melibatkan akademisi dalam kajiannya. Itu nanti pasti ketemu,” tandas serius legislator muda ini.

Konflik hukum yang menjerat Pemkab dan PT ISS, memang pada akhirnya telah membuka kotak pandora praktik cacat administrasi yang diduga kuat merugikan PAD hingga miliaran rupiah, dan menyangkut nasib ribuan juru parkir (jukir) resmi binaan Dishub Sidoarjo.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Blue Monday 20 Januari

    Blue Monday Jatuh Pada Tanggal 20 Januari 2025, Hari Apa Itu?

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Blue Monday sering disebut sebagai hari “paling menyedihkan dalam setahun.” Pada tahun ini, Blue Monday jatuh pada tanggal 20 Januari 2025. Istilah ini pertama kali dikenalkan oleh seorang psikolog asal Inggris, Cliff Arnall, yang mengidentifikasi bahwa hari Senin ketiga di bulan Januari adalah kombinasi sempurna dari cuaca buruk, rasa lelah setelah liburan, […]

  • PW IPPNU Jatim

    PW IPPNU Jatim dan ARJUNU Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Jurnal Ilmiah Kader Muda NU

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Jawa Timur kembali menunjukkan dedikasinya dalam membangun ekosistem literasi akademik yang berkualitas. Bersama Asosiasi Relawan Jurnal LPTNU (ARJUNU), PW IPPNU Jatim menggelar Workshop Kepenulisan dan Pengelolaan Jurnal pada Minggu malam (9/3) di Ruang Rapat PWNU Jatim. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengelola Journal […]

  • dj may memey

    Dj May Memey Ungkap Alasan Pilih Menjadi Disc Jockey Sebagai Profesi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle ruangadmin
    • 0Komentar

    Ruang Hiburan | May Memey Di usianya yang terbilang muda, ia sudah memutuskan untuk menjalani profesi sebagai disc jockey (DJ). Profesi DJ, disebut May, tak cuma bermanfaat untuk mencukupi kebutuhannya. Banyak hal lain yang ia rasakan selama menggeluti profesi tersebut. “Alhamdulillah lebih dari cukup sih,” kata May Memey ditemui di kawasan Surabaya Barat, baru-baru ini. […]

  • Ilustrasi Gambar Kasus Skizofrenia

    Yogyakarta Catat Angka Kasus Skizofrenia Tertinggi di Indonesia, Apa Penyebabnya?

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Ruang.co.id – Skizofrenia di Indonesia memang menjadi perhatian serius. Meskipun tidak ada data yang secara pasti menunjukkan provinsi mana yang memiliki kasus tertinggi, beberapa penelitian dan data terbaru menunjukkan bahwa Yogyakarta pernah tercatat memiliki kasus skizofrenia tertinggi di Indonesia. Yogyakarta, kota pelajar yang terkenal dengan suasana sejuk dan budaya yang kaya, ternyata juga menjadi […]

  • Bakti sosial ZAP Klinik

    ZAP Klinik Surabaya Beri Penghormatan untuk Keluarga Veteran

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id –Dalam rangka memperingati HUT RI ke-80, ZAP Klinik dan ZAP Premiere menunjukkan komitmen sosialnya melalui aksi CSR kesehatan yang sarat makna. Acara bertajuk “Terima Kasih Pahlawan, Jasamu Akan Kami Kenang” ini digelar di empat kota di Jawa Timur, yakni Surabaya, Gresik, Kediri, dan Sidoarjo, sebagai bentuk penghormatan mendalam kepada enam istri veteran serta keluarga […]

  • warga GSI Surabaya konflik jalan ditutup beton

    Konflik Jalan Ditutup Beton di Perumahan GSI Surabaya: Warga Lapor ke Polisi

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Warga Perumahan Gunung Sari Indah (GSI) Surabaya dibuat geger oleh aksi penutupan jalan dengan tembok beton yang terjadi pada Rabu (15/01/2025). Langkah ini dilakukan oleh Salim Bachmid, yang mengklaim sebagai pemilik sah lahan tersebut berdasarkan Surat Hak Milik (SHM) nomor 2947. Namun, warga menganggap area tersebut merupakan bagian dari fasilitas umum (fasum) […]

expand_less