Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Dilema Hukum Nominee Diungkap Ahli di Sidang Sengit Nany vs Jawa Pos

Dilema Hukum Nominee Diungkap Ahli di Sidang Sengit Nany vs Jawa Pos

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Gelanggang hukum di Ruang Cakra, Pengadilan Negeri Surabaya, kembali memanas dalam lanjutan sidang gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) yang diajukan Nany Widjaja melawan PT Jawa Pos dan Dahlan Iskan. Rabu, (27/11/2025). Inti persidangan kali ini difokuskan pada pembahasan mendalam seputar legalitas perjanjian nominee, sebuah konsep yang diangkat melalui keterangan ahli hukum dari pihak tergugat. Kehadiran Dr. Ghansham Anand, seorang ahli hukum perikatan dari Universitas Airlangga (Unair), berhasil membongkar kompleksitas dimensi hukum dari isu pinjam nama ini di hadapan majelis hakim.

Dr. Ghansham memulai analisis hukumnya dengan menegaskan posisi fundamental sebuah akta notaris dalam hukum acara perdata. Ia menjelaskan bahwa akta notaris berdiri sebagai sebuah akta autentik yang di mata hukum memiliki kekuatan pembuktian yang sempurna dan mengikat para pihak yang tercantum di dalamnya.
Pernyataan ahli ini menjadi landasan krusial untuk mengupas lebih dalam mengenai status dan sahnya perjanjian nominee yang menjadi sengketa utama. Ahli Unair tersebut secara gamblang menguraikan bahwa perjanjian nominee pada esensinya merupakan sebuah situasi hukum di mana seseorang secara sukarela meminjamkan namanya untuk bertindak atas nama dan untuk kepentingan pihak lain.

Lebih lanjut, Dr. Ghansham menekankan bahwa penilaian terhadap sah atau tidaknya perjanjian nominee harus dikembalikan sepenuhnya pada empat pilar syarat sah perjanjian yang termaktub dalam Pasal 1320 KUHPerdata. Ia dengan tegas menyatakan, “Sepanjang tidak ada cacat kehendak seperti paksaan atau ancaman, maka penilaian sah atau tidaknya perjanjian dikembalikan pada Pasal 1320 KUHPerdata.” Keempat syarat sahnya suatu perjanjian yang dirincinya meliputi kecakapan para pihak, kesepakatan yang lahir secara bebas, objek tertentu, serta suatu sebab atau kausa yang halal. “Jika keempat syarat itu terpenuhi, maka perjanjian tersebut dianggap sah dan mengikat,” tegasnya menutup keterangan inti.

Baca Juga  Kejati Jatim Amankan Rp434 Miliar dari Kasus Korupsi di 2024

Namun, kuasa hukum penggugat, Richard Handiwiyanto, memiliki penafsiran yang berbeda. Ia justru melihat bahwa keterangan ahli tersebut mengukuhkan posisi hukum kliennya. Richard menegaskan bahwa perjanjian nominee hanya sah apabila terbebas dari segala bentuk cacat hukum dan niatan buruk. “Perjanjian nominee itu ruhnya ada di Pasal 1320 BW. Namun nominee dilarang ketika mengandung fraud atau bertentangan dengan UU Penanaman Modal dan UU PT. Dalam perkara ini jelas, tidak ada perjanjian nominee dan tidak pernah ada kesepakatan untuk membuatnya,” tegas Richard. Ia juga menambahkan penjelasan mengenai asal-usul kepemilikan saham kliennya, yang diperoleh bukan dari setoran melainkan dari pembelian langsung dari PT Dharma Nyata Pers.

Di sisi lain, kuasa hukum Dahlan Iskan, Johanes Dipa Widjaja, menyoroti kontradiksi dalam konteks akademis. Johanes mengungkap bahwa ahli yang dihadirkan ternyata pernah membimbing sebuah tesis yang justru menyimpulkan perjanjian nominee dilarang oleh hukum. “Tesis tersebut menegaskan bahwa perjanjian nominee dilarang oleh hukum karena bertentangan dengan UU PT dan UU Penanaman Modal, sehingga perjanjian tersebut batal demi hukum,” ujar Johanes. Argumennya berpusat pada Pasal 33 UU 25/2007 tentang Penanaman Modal dan Pasal 48 UU 40/2007 tentang Perseroan Terbatas, yang mewajibkan saham hanya atas nama pemilik sah.

Johanes Dipa dengan lantang menekankan bahwa ketentuan dalam undang-undang tersebut bersifat dwingend recht atau norma memaksa yang tidak dapat dikesampingkan oleh kesepakatan privat mana pun. “Jika dilanggar, perjanjian otomatis batal,” tegasnya, menegaskan bahwa klaim kepemilikan berdasarkan perjanjian pinjam nama adalah tidak memiliki kekuatan hukum di hadapan ketentuan yang bersifat memaksa tersebut. Pernyataan ini semakin mengeraskan batasan hukum yang melingkupi praktik nominee, menempatkannya pada area yang pen dengan risiko pembatalan.

Baca Juga  Putra Wibowo Dituntut 17 Tahun Penjara: Kasus TPPU Viral Blast

Di akhir persidangan yang menegangkan ini, Nany Widjaja, yang hadir secara langsung, menyampaikan pernyataan pribadi yang singkat. Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak yang diyakininya sah. “Saya membeli saham PT Dharma Nyata Pers dengan uang saya sendiri. Tidak ada perjanjian apapun terkait nominee, dari awal hingga akhir,” ujarnya, membantah secara tegas semua tuduhan terkait pinjam nama. Majelis hakim kemudian menutup persidangan hari itu dan menetapkan jadwal baru untuk kelanjutan proses hukum yang terus menarik perhatian publik ini.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geotechnical Engineering Competition 2024

    Tim ITB Juara GEC 2024, Dorong Solusi Infrastruktur Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tim Kuya Doryuheki dari Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil meraih juara pertama dalam ajang Geotechnical Engineering Competition (GEC) 2024, yang digelar sebagai bagian dari Civil Expo (Civex) 2024 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, pada Minggu (17/11/2024). Ketua tim, Arief Hermawan, mengungkapkan bahwa keberhasilan Tim Kuya Doryuheki dari Institut Teknologi Bandung […]

  • Mulyono

    Benang Merah Pemeriksaan Mulyono Menguak Retakan Kekuasaan di Sidoarjo

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Benang perkara dugaan penipuan dan penggelapan yang menjerat Dewan Pengawas RSUD Notopuro Sidoarjo, Mulyono Wijayanto,SE., menjadi pintu awal terkuaknya potensi praktik KKN yang disebut-sebut bersinggungan dengan lingkar kekuasaan Bupati Subandi. Pemeriksaan Mulyono oleh Direktorat Tindak Pidana Umum Mabes Polri pada Selasa–Rabu (11–12/11/2025) langsung mengguncang opini publik dan memantik gelombang tuntutan transparansi. Mulyono […]

  • Kiai Yusuf Hasyim pahlawan nasional

    Seminar di Surabaya Tegaskan Kiai Yusuf Hasyim Telah Memenuhi Syarat Pahlawan Nasional

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Seminar Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional KH Muhammad Yusuf Hasyim yang digelar di Surabaya, Rabu, (15/7/2026). Dalam seminar tersebut menegaskan bahwa sosok yang akrab disapa Pak Ud itu telah memenuhi seluruh syarat untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Prof Dr KH Asep Saifuddin […]

  • Jeritan Hak Publik dan Bola Panas Korupsi Meter Air Bogor Terlempar ke Polda, Dugaan Korupsi Menguap

    Jeritan Hak Publik dan Bola Panas Korupsi Meter Air Bogor Terlempar ke Polda, Dugaan Korupsi Menguap

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Penanganan kasus dugaan penyimpangan pengadaan meter air Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tahun anggaran 2023, memasuki babak baru. Laporan masyarakat kini resmi bergulir dari Kejaksaan ke Kepolisian. Kejaksaan Tinggi Jawa Barat melimpahkan pengaduan masyarakat tersebut, kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat. Pelimpahan ini menjadi sinyal awal pengusutan perkara pelayanan publik […]

  • wayang kulit warisan leluhur

    Wayang Kulit Warisan Leluhur, Kapoksi Komisi VII dan Legislator Jatim Ajak Pemuda Surabaya Jaga Identitas Bangsa

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    ruang.co.id – Kapoksi Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono bersama Anggota DPRD Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso mengajak generasi muda Surabaya untuk menjaga wayang kulit sebagai warisan leluhur dan identitas bangsa. Ajakan ini disampaikan di tengah pagelaran wayang kulit di Kelurahan Sonokwijenan, Surabaya, Minggu (12/7/2026). “Pagelaran seperti ini perlu terus dilakukan. Selain menjadi wadah […]

  • rumah singgah dewi

    Rumah Singgah Dewi, Ringankan Penderita Kanker Jalani Masa Pengobatan di Rumah Sakit Dengan Gratis

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 2Komentar

    Ruang.co.id – Pasien penderita kanker yang menjalani perawatan dan pengobatan di RSU Dokter Soetomo Surabaya terus meningkat tajam. Bahkan, dalam tiga tahun terakhir ini penderita kanker yang ditangani rumah sakit milik Pemprov Jatim mencapai 389 pasien. Meningkatnya pasien kangker ini juga tampak dari rumah singgah khusus pasien kanker di kawasan Klampis Surabaya, yang saat ini […]

expand_less