Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Sebelum Tutup Usia, Kusnadi Tersangka Hibah Jatim Buka Suara: “KPK Periksa Orang Dekat Bupati Jombang Bukan Urusan Saya”

Sebelum Tutup Usia, Kusnadi Tersangka Hibah Jatim Buka Suara: “KPK Periksa Orang Dekat Bupati Jombang Bukan Urusan Saya”

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIdoarjo, Ruang.co.id – Hanya sehari sebelum dikabarkan tutup usia pada Selasa siang (16/12/2015), setelah mengalami anfal dan dilarikan ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Kusnadi, salah satu tersangka kunci dalam skandal korupsi dana hibah Dewan Jatim, memberikan pengakuan eksklusif di kediamannya di Sidoarjo, Senin (15/12/2026).

Dalam wawancara tersebut, Kusnadi membuka simpul hubungannya dengan Sean Choir, seorang karyawan swasta yang juga diperiksa KPK di Blitar.

Kusnadi membenarkan bahwa ia mengenal Sean Choir dengan baik. Saat ia menjadi dosen di kampus Univ. Darul Ulum (Undar) Jombang. Perkenalan keduanya terjadi melalui Fadtorrasjid, Ketua DPRD Jatim periode pertama pasca-Reformasi.

Kusnadi, yang juga berprofesi sebagai dosen, mengaku bersimpati karena Sean Choir sempat terjerat masalah P2SEM pada tahun 2010. Konon Sean Choir, dikenal sebagai “orang dekat Bupati Jombang”.

Hubungan mereka lebih bersifat personal; Kusnadi menyebutkan Sean Choir kerap meminta bantuan uang tunai secara pribadi, dengan nominal bervariasi antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta, namun bukan terkait proyek.

Baca Juga  Usai Diperiksa KPK Soal Dana Hibah Jatim, Kusnadi Buru-buru Pulang ke Surabaya

Terkait perannya dalam pusaran dana hibah, Kusnadi menduga Sean Choir mendapatkan proyeknya melalui Hasanuddin, tersangka Koordinator Lapangan (Korlap) dari PDI Perjuangan.

Kusnadi justru mengungkapkan fakta mengejutkan, “Sean Choir-lah yang memperkenalkan saya dengan Hasanuddin. Tapi pemeriksaan Choir di Mapolresta Blitar oleh KPK, tidak ada kaitannya dengan saya, dan bukan di jalur saya,” ungkap mendalam Kusnadi.

Sekalipun Ia menceritakan, bahwa Sean Choir pernah menjadi karyawan di perusahaan tambang milik Kusnadi, Mansurin Barokah, di Kediri, menjabat di bidang pemasaran.

Ketika ditanya mengapa Sean Choir diperiksa di Blitar, Kusnadi menduga hal itu mungkin karena plotting Hasanuddin atau Korlap lain, Jodi Pradana Putra (JPP).

Menanggapi isu bahwa Sean Choir kini menjadi penasihat Bupati Jombang, Kusnadi menyampaikan pesan keras dan lugas.

Ia berharap Bupati Jombang bekerja berdasarkan mekanisme dan aturan yang berlaku. Kusnadi menyarankan, “Jika Sean Choir dinilai tidak baik bagi Bupati dan rakyat Jombang, lebih baik Bupati menjauhinya,” ujar Kusnadi.

“Lebih bagus kehilangan satu orang daripada kehilangan semuanya,” tutup Kusnadi, sambil merekomendasikan kuasa hukumnya, Martin, untuk urusan lebih lanjut.

Baca Juga  Blak-blakan Kuasa Hukum Kusnadi: 'Tak Ada Hubungan dengan La Nyalla!'
KPK Periksa Anggota DPRD Kota Blitar dan Pejabat Desa Terkait Dana Hibah Jatim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intensif menggelar pemeriksaan saksi di Mapolres Blitar Kota, mendalami dugaan korupsi dana hibah Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2021-2022.

Pemeriksaan dimulai pada Senin (14/7/2025), dengan memanggil Anggota DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo, bersama sejumlah karyawan dan pengusaha swasta, termasuk Puguh Supriadi, Handri Utomo, Sean Choir, dan Totok Hariyadi. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, membenarkan penggunaan fasilitas tersebut oleh penyidik KPK, meski menolak mengomentari materi pemeriksaan.

Penyidikan dilanjutkan pada Rabu (16/7/2025) dengan fokus pada perangkat desa dan wiraswasta di Kabupaten Blitar. Mereka yang diperiksa adalah Kepala Desa Penataran (Kateno), Kepala Desa Candirejo (Suparman), Kepala Desa Bangsri (Sodikin), serta Kepala Dusun Kalicilik Candirejo (Yunianto), Kepala Dusun Jeding, dan dua wiraswasta lainnya, Bagas Aji Priambodo dan Muhammad Farhat Habibulloh.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Blitar, Bambang Dwi Purwanto, menyatakan telah berkoordinasi dengan Camat setempat untuk memastikan layanan publik desa tetap berjalan, meskipun para pejabatnya dipanggil KPK terkait kasus suap pengurusan dana hibah untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas).

KPK Tahan Empat Korlap Dana Hibah Jatim, Skema Ijon Picu Kerusakan Pembangunan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu sebelumnya pula, resmi menahan empat dari lima Koordinator Lapangan (Korlap) kasus suap pengurusan Dana Hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) APBD Provinsi Jawa Timur tahun 2021–2022 di Gedung Merah Putih.

Keempat tersangka yang ditahan adalah Hasanuddin, Jodi Pradana Putra, Sukar, dan Wawan Kristiawan, yang ditahan selama 20 hari pertama.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa para Korlap ini sengaja memberikan ijon (uang pelicin) terlebih dahulu kepada Anggota DPRD Jatim, agar proposal dana hibah cair ke wilayah mereka. Praktik ini mengubah dana hibah jalur pokok-pokok pikiran (pokir) menjadi dugaan ajang suap.

Penyimpangan ini berakibat fatal: dari total anggaran 100 persen, hanya sekitar 40 persen yang benar-benar terserap untuk program masyarakat setelah terpotong fee bagi Anggota Dewan (15-20 persen), Korlap (5-10 persen), dan pengurus lainnya.

Asep merinci, eks Ketua DPRD Jatim, (alm.) Kusnadi, menerima total fee dari Korlap sebesar Rp32,2 miliar. Salah satu Korlap, Hasanuddin (Legislator dari Pulau Bawean), nekat menyetor ijon hingga Rp11,5 miliar untuk mengelola alokasi hibah senilai Rp30 miliar.

Skema ijon ini menyebabkan kualitas proyek, seperti jalan dan bangunan, menjadi tidak optimal dan rawan rusak, merugikan rakyat. Pihak DPD PDI Perjuangan Jatim merespons kasus ini dengan memproses pengunduran diri Hasanuddin.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koreo Suporter PERSEBAYA saat Menang Tipis atas PSBS Biak di Lanjutan Liga Indonesia (15/02)

    Persebaya Akhirnya Bangkit! Bajul Ijo Akhiri Tren Negatif dengan Kemenangan 1-0 atas PSBS Biak

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tren negatif Bajul Ijo yang berlangsung selama enam laga terakhir akhirnya terhenti setelah mereka sukses menaklukkan PSBS Biak dengan skor tipis 1-0 di pekan ke-23 Liga 1. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (15/2), Persebaya tampil lebih percaya diri meski sempat kesulitan menembus pertahanan rapat lawan. Babak Pertama: PSBS Biak […]

  • Bronkopneumonia pada anak

    Bronkopneumonia pada Anak: Memahami Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sebagai seorang ibu, pasti menginginkan anaknya selalu sehat dan ceria. Bronkopneumonia merupakan infeksi pada saluran pernapasan bagian bawah, yaitu bronkus (saluran udara) dan alveolus (kantong udara) di paru-paru. Penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak, terutama balita, karena sistem kekebalan tubuh mereka yang belum berkembang sempurna. Bronkopneumonia adalah penyakit pernapasan yang seringkali menyerang […]

  • kode OTP invalid ASN Digital

    Banyak ASN Gagal Aktivasi MFA! Ini Solusi Tuntas Kode OTP Invalid di ASN Digital BKN

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) sedang ramai membahas kendala aktivasi Multi-Factor Authentication (MFA) di platform ASN Digital. Batas akhirnya tinggal hitungan hari, yakni 14 April 2025, dan banyak yang panik karena pesan error “Invalid Authenticator Code” terus muncul. Jika Anda salah satunya, jangan khawatir. Artikel ini akan mengupas tuntas penyebab dan solusi praktis […]

  • Geliat Catur Anak Surabaya

    Bidik Grandmaster Muda Surabaya Lewat Ajang Catur Penuh Strategi

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Surabaya terus memanaskan geliat olahraga otak! akhir pekan kemarin! Dua ajang bergengsi—Garam Cap Kapal Checkmate Championship 2025 (22 Juni) dan King Knight DOUBLE KIDS Chess (21 Juni)—sukses memacu adrenalin puluhan peserta cilik. Geliat kompetisi catur anak ini bukan sekadar perlombaan, melainkan investasi strategis untuk menyemai calon grandmaster nasional. BG Junction Mall Surabaya berubah […]

  • PPP Rekom Gus Fawait Mantan Mantan bupati Jember Faida tampaknya terpaksa gigit jari

    PPP Rekom Gus Fawait Mantan Bupati Jember Gigit Jari

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Mantan bupati Jember Faida tampaknya terpaksa gigit jari. Pasalnya, PPP yang diharapkan menjadi kendaraannya untuk mengusung dirinya di pilkada Jember telah mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan calon Gus Fawait dan Djoko Susanto. Surat bernomor 3305/KPTS/DPP/VIII/2024 yang ditandatangani langsung oleh Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono dan sekjen Mohammad Arwani Thomafi telah memutuskan mendukung […]

  • Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo, Bangun Puluhan Pura Di Nusa Penida

    Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo, Bangun Puluhan Pura Di Nusa Penida

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Klungkung, Ruang.co.id– Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo, bangun puluhan Pura Di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Kecamatan Nusa Penida, dahulu merupakan wilayah yang kering dan tandus. Tidak seperti saat ini, yang merupakan destinasi wisata favorit para turis domestik dan asing. Di kecamatan yang dahulu terkenal akan garis kemiskinannya itu, mulai dari air bersih […]

expand_less