Breaking News
light_mode
Kamis, 22 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » Rendahnya Serapan Insfrastruktur Jadi Sorotan Fraksi PDIP DPRD Jatim

Rendahnya Serapan Insfrastruktur Jadi Sorotan Fraksi PDIP DPRD Jatim

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Dalam pandangan umum terkait laporan keuangan APBD Pemprov Jatim tahun anggaran 2025, Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyoroti dan menuntut penjelasan transparan dari eksekutif mterkait masih rendahnya penyerapan anggaran pada sektor infrastruktur.

Meski Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim sukses. mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Namun Fraksi PDIP tetap memberikan catatan tebal karena minimnya serapan proyek fisik dinilai menunda kemanfaatan yang seharusnya segera dirasakan masyarakat.

Sorotan tajam tersebut disampaikan juru bicara Fraksi PDIP DPRD Jatim Dewanti Rumpoko saat membacakan Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jatim, Senin (29/6).

Dewanti memaparkan, secara akumulatif belanja daerah terealisasi sebesar Rp31,204 triliun atau 93,82 persen dari total pagu Rp33,256 triliun. Capaian itu menyisakan anggaran tak terserap sebesar Rp2,052 triliun. Bagi Fraksinya, jumlah dana tak terserap itu patut jadi perhatian serius.

“Menurut hemat kami, prosentase tersebut memang masih berada pada kisaran yang relatif baik, tetapi nilai nominalnya sangat besar sehingga tidak dapat dipandang sebagai deviasi yang biasa,” jelas Dewanti.

“Setiap anggaran yang tidak terserap berarti terdapat peluang pembangunan dan pelayanan publik yang belum sepenuhnya dapat dinikmati masyarakat,” lanjut legislator asal Dapil Malang Raya ini.

Menurut mantan walikota Batu ini, Fraksi PDIP menaruh perhatian serius pada lambatnya realisasi belanja modal yang memiliki karakter berbeda dengan belanja operasional. Berdasarkan data laporan, realisasi belanja modal jalan/jaringan/irigasi baru menyentuh angka 86,64 persen menjadi salah satu yang terenda. Sementara belanja modal tanah hanya mentok di angka 83,77 persen.

Kondisi ini mengindikasikan masih adanya hambatan teknis maupun administrasi dalam pelaksanaan program strategis di lapangan.

Baca Juga  Koperasi Merah Putih Tancap Gas! Notaris Bersatu untuk Geliat Ekonomi Desa Jatim

“Fraksi kami meminta penjelasan gubernur mengenai penyebab utama rendahnya serapan pada kedua komponen tersebut serta langkah-langkah yang akan ditempuh untuk memperbaiki kualitas perencanaan dan percepatan pelaksanaan proyek infrastruktur, sehingga belanja modal benar-benar menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Dewanti.

Selain infrastruktur, pihaknya juga menagih penjelasan mengenai realisasi belanja pegawai yang hanya mencapai 89,56 persen. Eksekutif diminta memperjelas faktor utama yang memengaruhi komponen tersebut agar efisiensi yang dilakukan tidak sampai mengorbankan mutu pelayanan kepada publik.

“Rendahnya serapan belanja pegawai patut diapresiasi apabila merupakan hasil efisiensi dan mampu menjaga rasio belanja pegawai sebesar 26,98 persen, masih di bawah batas maksimal 30 persen sesuai UU HKPD. Sebaliknya, apabila kondisi tersebut disebabkan oleh perencanaan kebutuhan aparatur yang kurang presisi, maka perlu segera dilakukan pembenahan,” urainya.

Di sektor pendapatan daerah, Fraksi PDIP turut menyoroti realisasi opsen pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) yang hanya mencapai 84,74 persen dari target. Rendahnya capaian ini mengindikasikan potensi penerimaan dari sektor tersebut belum tergarap optimal akibat lemahnya koordinasi dan pengawasan data antara Pemprov Jatim dengan pemerintah kabupaten/kota.

Ketimpangan penyerapan ini berimbas pada sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun 2025 yang tercatat masih tinggi sebesar Rp3,383 triliun. Dana menganggur yang masif ini menjadi indikator bahwa kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran masih perlu ditingkatkan agar dana publik dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

Fraksi PDIP mendesak Pemprov Jatim untuk menjadikan momentum pembahasan pertanggungjawaban APBD ini sebagai instrumen perbaikan tata kelola yang konkret dan akuntabel, bukan sekadar rutinitas tahunan.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • minum air es sebabkan gemuk

    Mitos atau Fakta: Minum Air Es Bikin Gemuk? Ini Jawaban yang Bikin Kamu Tercengang!

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa di sini yang pernah dengar larangan dari orang tua atau teman soal minum air es? Katanya, minuman dingin bisa bikin berat badan naik. Padahal, di tengah teriknya cuaca, segelas air es itu rasanya seperti penyelamat hidup. Tapi, apa benar minum air es bikin gemuk? Atau ini cuma mitos yang udah turun-temurun? […]

  • pesawat terbang

    496 Flight Bandara Juanda Selama Lebaran, Maskapai Ajukan Tambahan Penerbangan

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bandara Juanda pada masa arus mudik lebaran Idul Fitri 2024, berimbas pada kepadatan jumlah penumpang mode transportasi udara. Seperti terpantau di Bandara International Juanda Srabaya, transportasi udara masih menjadi pilihan pemudik untuk pulang ke kampung halaman. Hingga saat ini, sudah ada 6 maskapai yang mengajukan extra flight di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya. […]

  • Inovasi Surabaya Atasi Sampah

    Surabaya: Pionir Revolusi Sampah Nasional yang Ubah Beban Jadi Energi

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Surabaya kembali membuktikan sebagai kota yang tak sekadar bergerak dinamis, tetapi melompat jauh dalam urusan lingkungan hidup. Kota KotwPahlawan ini menjadi pionir perubahan yang mengguncang cara pandang terhadap masalah besar sampah. Dalam Forum Lingkungan Hidup Seluruh Indonesia yang digelar baru – baru ini di Grand City Convex Surabaya, kota ini berdiri tegak menjadi […]

  • TPS Surabaya Menang Pelindo Innovation Award

    Kisah Sukses TPS Surabaya Raih Dua Penghargaan Inovasi Pelindo 2025

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), salah satu anak perusahaan strategis Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), kembali menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet dua penghargaan bergengsi dalam ajang Pelindo Innovation Award 2025. Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi TPS sebagai pelopor inovasi di sektor logistik tanah air. Senin, (02/6/2025). Di balik kesuksesan TPS meraih penghargaan Implemented […]

  • gus fawait jember marak begal

    Jember Marak Begal, Gus Fawait Janji Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jember, Ruang.co.id – Bakal calon bupati Jember Muhammad Fawait atau akrab dipanggil gus Fawait mengaku prihatin atas tingginya kasus kriminalitas di Jember khususnya kasus begal. Politisi dari partai Gerindra tersebut mengatakan tingginya begal tersebut sebagai dampak dari masinh tingginya angka kemiskinan di Jember yang hingga saat ini masih belum turun. “Semua tahu kalau tingginya kemiskinan […]

  • logo Proliga Bola Voli 2026

    Klasemen Proliga 2026 Putra Usai Duel Lima Set, Surabaya Samator Belum Mampu Salip Garuda Jaya

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    ruang.co.id – Klasemen Proliga 2026 sektor putra kembali memanas usai laga sengit yang mempertemukan Medan Falcons Tirta Bhagasasi menghadapi Surabaya Samator. Pertandingan ini berlangsung di GOR Sumut Sport Center dan menyajikan duel ketat sejak set pertama. Kedua tim sama-sama tampil ngotot. Medan Falcons memburu kemenangan perdana di kandang sendiri, sementara Surabaya Samator datang dengan ambisi […]

expand_less