Breaking News
light_mode
Senin, 7 September 2026
Beranda » Pemerintah » Rendahnya Serapan Insfrastruktur Jadi Sorotan Fraksi PDIP DPRD Jatim

Rendahnya Serapan Insfrastruktur Jadi Sorotan Fraksi PDIP DPRD Jatim

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Dalam pandangan umum terkait laporan keuangan APBD Pemprov Jatim tahun anggaran 2025, Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyoroti dan menuntut penjelasan transparan dari eksekutif mterkait masih rendahnya penyerapan anggaran pada sektor infrastruktur.

Meski Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim sukses. mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Namun Fraksi PDIP tetap memberikan catatan tebal karena minimnya serapan proyek fisik dinilai menunda kemanfaatan yang seharusnya segera dirasakan masyarakat.

Sorotan tajam tersebut disampaikan juru bicara Fraksi PDIP DPRD Jatim Dewanti Rumpoko saat membacakan Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jatim, Senin (29/6).

Dewanti memaparkan, secara akumulatif belanja daerah terealisasi sebesar Rp31,204 triliun atau 93,82 persen dari total pagu Rp33,256 triliun. Capaian itu menyisakan anggaran tak terserap sebesar Rp2,052 triliun. Bagi Fraksinya, jumlah dana tak terserap itu patut jadi perhatian serius.

“Menurut hemat kami, prosentase tersebut memang masih berada pada kisaran yang relatif baik, tetapi nilai nominalnya sangat besar sehingga tidak dapat dipandang sebagai deviasi yang biasa,” jelas Dewanti.

“Setiap anggaran yang tidak terserap berarti terdapat peluang pembangunan dan pelayanan publik yang belum sepenuhnya dapat dinikmati masyarakat,” lanjut legislator asal Dapil Malang Raya ini.

Menurut mantan walikota Batu ini, Fraksi PDIP menaruh perhatian serius pada lambatnya realisasi belanja modal yang memiliki karakter berbeda dengan belanja operasional. Berdasarkan data laporan, realisasi belanja modal jalan/jaringan/irigasi baru menyentuh angka 86,64 persen menjadi salah satu yang terenda. Sementara belanja modal tanah hanya mentok di angka 83,77 persen.

Kondisi ini mengindikasikan masih adanya hambatan teknis maupun administrasi dalam pelaksanaan program strategis di lapangan.

Baca Juga  Uang Rakyat Dana APBD “Tidur Panjang” di Bank, Ahli Hukum Keuangan Menduga Kuat Terjadi Maladministrasi

“Fraksi kami meminta penjelasan gubernur mengenai penyebab utama rendahnya serapan pada kedua komponen tersebut serta langkah-langkah yang akan ditempuh untuk memperbaiki kualitas perencanaan dan percepatan pelaksanaan proyek infrastruktur, sehingga belanja modal benar-benar menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Dewanti.

Selain infrastruktur, pihaknya juga menagih penjelasan mengenai realisasi belanja pegawai yang hanya mencapai 89,56 persen. Eksekutif diminta memperjelas faktor utama yang memengaruhi komponen tersebut agar efisiensi yang dilakukan tidak sampai mengorbankan mutu pelayanan kepada publik.

“Rendahnya serapan belanja pegawai patut diapresiasi apabila merupakan hasil efisiensi dan mampu menjaga rasio belanja pegawai sebesar 26,98 persen, masih di bawah batas maksimal 30 persen sesuai UU HKPD. Sebaliknya, apabila kondisi tersebut disebabkan oleh perencanaan kebutuhan aparatur yang kurang presisi, maka perlu segera dilakukan pembenahan,” urainya.

Di sektor pendapatan daerah, Fraksi PDIP turut menyoroti realisasi opsen pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) yang hanya mencapai 84,74 persen dari target. Rendahnya capaian ini mengindikasikan potensi penerimaan dari sektor tersebut belum tergarap optimal akibat lemahnya koordinasi dan pengawasan data antara Pemprov Jatim dengan pemerintah kabupaten/kota.

Ketimpangan penyerapan ini berimbas pada sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun 2025 yang tercatat masih tinggi sebesar Rp3,383 triliun. Dana menganggur yang masif ini menjadi indikator bahwa kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran masih perlu ditingkatkan agar dana publik dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

Fraksi PDIP mendesak Pemprov Jatim untuk menjadikan momentum pembahasan pertanggungjawaban APBD ini sebagai instrumen perbaikan tata kelola yang konkret dan akuntabel, bukan sekadar rutinitas tahunan.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cigarettes After Sex

    Cigarettes After Sex Siap Konser Manjakan Pendengar Indonesia Awal Tahun 2025, Tiket Sudah Dibuka!

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kabar gembira bagi para penggemar musik dream pop! Band asal Amerika Serikat, Cigarettes After Sex, akan menggelar konser di Indonesia pada tahun 17 Januari 2025. Pengumuman ini langsung dapat sambutan antusias dari para penggemar yang telah lama menantikan kehadiran band dengan suara khasnya ini. Dengan balutan musik ambient yang menenangkan dan lirik-lirik […]

  • pemulihan ekonomi Jatim

    Kadin Jatim Pacu Kepercayaan Investor untuk Kebangkitan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gelombang kerusuhan akhir Agustus 2025 sempat memberikan tekanan signifikan terhadap denyut nadi perekonomian Jawa Timur. “Jalan ke kota masih banyak yang mikir, sehingga masyarakat yang mau belanja juga menunda. Omzet toko-toko jelas menurun,” ujar Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto. Meski situasi keamanan berangsur pulih, pihaknya berkomitmen memacu kembali kepercayaan investor […]

  • Atlas Padel Surabaya

    Atlas Padel Pasang Peredam Suara, Klarifikasi Isu Kebisingan Hanya dari Satu Pihak

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Manajemen Atlas Padel Surabaya mengambil langkah konkret meredam polemik kebisingan yang dikeluhkan salah satu warga. Pihak pengelola menegaskan, suara bising yang menjadi sorotan publik murni hanya berasal dari satu rumah yang berbatasan langsung, bukan representasi keresahan warga secara luas. “Bagi kami kenyamanan lingkungan tetap menjadi prioritas utama. Kami memahami adanya keluhan, dan saat […]

  • Perilaku Pria jika sudah kehilangan perasaan

    Jangan Baper Dulu! Kenali 5 Tanda Akan Masuk Hubungan Tanpa Status Biar Tak Terjebak Terlalu Dalam

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pernah nggak sih kamu merasa ada yang kurang jelas dengan hubunganmu? Entah itu sama gebetan, teman dekat, atau bahkan pacar. Kadang, kita terlalu berharap dan baper, padahal kenyataannya hubungan itu nggak sejelas yang kita pikirkan. Nah, kali ini kita bakal bahas tentang tanda akan masuk hubungan tanpa status, atau sering disebut situationship. […]

  • Pria yang akan masuk kerja

    8 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Pertama Masuk Kerja

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa yang tidak pernah merasakan deg-degan saat pertama kali menginjakkan kaki di kantor? Mulai dari mempersiapkan pakaian terbaik hingga menghafal nama-nama rekan kerja baru, pengalaman pertama bekerja adalah momen yang tak terlupakan. Bayangan tentang pekerjaan impian seringkali sangat berbeda dengan kenyataan di lapangan. Keinginan untuk membuat kesan pertama yang bagus pasti sudah […]

  • Pensiun PNS Sidoarjo

    164 PNS Sidoarjo Pensiun: Lembaran Baru Pengabdian Tanpa Batas Waktu

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo,Ruang.co.id — Tahun 2025 menjadi momen penuh makna bagi 164 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Sidoarjo yang resmi memasuki masa purna tugas. Mereka bukan sekadar menutup lembaran karier birokrasi, namun tengah membuka babak baru dalam pengabdian yang lebih luas dan tanpa batas waktu. Dengan perincian 63 orang pensiun di bulan Juni, 54 orang di Juli, […]

expand_less