Dikalahkan Persebaya, Elfaza U15 Raih Runner Up Piala Soeratin 2026 Askot Surabaya
- account_circle ruangadmin
- calendar_month 16 jam yang lalu
- print Cetak

Elfaza U15 harus puas jadi runner up Piala Soeratin Askot Surabaya usai kalah tipis 0-1 dari Persebaya U15 di final. Kedua tim lolos mewakili Surabaya ke tingkat provinsi. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruang.co.id – Tim Elfaza U15 harus mengakhiri kiprahnya di Piala Soeratin U15 Askot Surabaya dengan predikat runner up. Kepastian itu datang setelah mereka menyerah 0-1 dari Persebaya U15 dalam partai puncak yang berlangsung di Stadion Gelora Lakarsantri, Surabaya, Kamis (6/8/2026). Meski gagal menjadi yang terbaik, tim asuhan pelatih Viky ini tetap berhak melaju ke putaran provinsi.
Pertandingan final yang dimulai pukul 11.50 WIB itu menyajikan tensi tinggi sejak menit awal. Kedua kubu sama-sama tampil agresif dan bergantian melancarkan tekanan. Jual beli serangan membuat jalannya laga berlangsung ketat dan sulit diprediksi.
Satu-satunya gol yang menjadi penentu kemenangan Persebaya U15 tercipta di menit ke-60 lewat aksi Totti. Memanfaatkan situasi bola mati di depan kotak penalti Elfaza, Totti sukses menanduk bola hasil servis tendangan bebas ke dalam gawang. Skor 1-0 untuk keunggulan Persebaya pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Perjalanan Elfaza U15 menuju final bukanlah hal yang mudah. Tim yang dibesut oleh Viky ini menunjukkan perkembangan dan daya juang yang solid sepanjang turnamen. Mereka berhasil keluar dari persaingan grup dan menyingkirkan lawan-lawannya di fase gugur sebelum akhirnya bertemu Persebaya di laga pamungkas.
Seusai pertandingan, Pelatih Elfaza U15, Viky, menyampaikan rasa syukur dan bangganya meski timnya gagal meraih juara. Ia menyoroti determinasi anak asuhnya yang mampu menyulitkan tim unggulan.
“Saya sangat mengapresiasi perjuangan anak-anak di babak final ini. Mereka mampu membuat tim Persebaya kesulitan dalam pertandingan tadi. Walaupun secara materi kami berada di bawah Persebaya yang mayoritas pemainnya merupakan pemain pilihan, saya tetap bersyukur dengan hasil ini,” ujar Viky menegaskan alasan di balik kepuasannya terhadap performa tim.
Lebih lanjut, Viky menekankan bahwa misi utama timnya untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi telah tercapai. Tiket menuju kompetisi provinsi menjadi kado hiburan yang sangat berarti bagi skuadnya.
“Walaupun menjadi runner up, kami tetap bersyukur karena hasil ini membuat kami bisa mewakili tingkat provinsi,” tambahnya, merinci target yang sudah berhasil diamankan.
Di sisi lain, kebahagiaan terpancar dari kubu Persebaya U15. Pelatih Slamet Mujiono mensyukuri pencapaian timnya yang sukses keluar sebagai juara. Namun, ia tak ingin anak asuhnya cepat berpuas diri dan segera menyorot sejumlah aspek yang perlu diperbaiki.
“Kami bersyukur dengan kemenangan hari ini sehingga menjadi juara. Akan tetapi, masih banyak evaluasi tim untuk persiapan melanjutkan ke tingkat provinsi nanti,” ujar Slamet membeberkan rencana konkret ke depan.
Hasil ini menempatkan Persebaya U15 di singgasana tertinggi Piala Soeratin U15 Askot Surabaya. Sementara itu, Elfaza U15 yang bernaung di bawah SSB El Faza milik Mat Halil—legenda hidup Persebaya Surabaya yang berperan sebagai owner sekaligus Direktur Teknik—wajib menegakkan kepala sebagai runner up. Kedua tim kini mengemban amanah untuk mengharumkan nama Kota Pahlawan di kompetisi sepak bola kelompok umur tingkat Jawa Timur.
- Penulis: ruangadmin
