KM Tidar Angkut Tenda Terpal untuk Ende, Bantuan Gempa NTT Diberangkatkan Tengah Malam dari Tanjung Perak
- account_circle Mascim
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

KM Tidar mengangkut bantuan gempa NTT berupa sembako untuk Maumere dan 40 tenda terpal untuk Ende dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (Dok Humas TPS)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruang.co.id – Bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak dikirim secara seragam. KSOP Utama Tanjung Perak bersama Pelindo Group memilah jenis bantuan berdasarkan kebutuhan mendesak di lapangan: sembako untuk Maumere dan 40 unit tenda terpal khusus untuk Ende.
Pengiriman dilakukan menggunakan kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), KM Tidar, yang bertolak dari Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, pada Minggu malam (16/8) pukul 23.00 WIB. Pemilihan waktu malam menunjukkan upaya mempercepat bantuan sampai ke tangan warga terdampak.
Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik PT Pelindo Marine Service Elvin Syah Putra menjelaskan bahwa tenda terpal tersebut bukan sekadar pelengkap bantuan. Pengiriman 40 unit terpal ke Ende merupakan respons langsung atas laporan kebutuhan yang diterima timnya dari wilayah terdampak.
“Kami mengirimkan bantuan berupa 40 tenda terpal untuk masyarakat di Ende karena berdasarkan informasi yang kami terima, ada kebutuhan mendesak akan terpal di wilayah tersebut untuk mendukung penanganan pascabencana,” ujar Elvin.
Sementara untuk wilayah Maumere, KSOP Utama Tanjung Perak bersama PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menyiapkan paket kebutuhan pokok. Bantuan yang dikirim meliputi beras, minyak goreng, kecap, popok bayi, mi instan, air mineral, susu balita, serta biskuit.
Barang-barang tersebut dipilih untuk menopang kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat dan pemulihan awal. Kepala KSOP Utama Tanjung Perak Agustinus Maun menyebut pengiriman ini sebagai bentuk kepedulian komunitas maritim yang ingin meringankan beban warga NTT.
“Kami menyampaikan simpati yang mendalam atas musibah gempa yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Melalui kolaborasi KSOP Utama Tanjung Perak, Pelindo Group, dan PT PELNI, kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar serta meringankan beban masyarakat terdampak,” kata Agustinus Maun.
Direktur Angkutan Barang dan Usaha Tol Laut PT PELNI Hana Suhardi menyampaikan bahwa KM Tidar diperkirakan tiba di NTT pada 19 Agustus 2026 sekitar pukul 20.00 WITA. Ia juga menegaskan bahwa ini menjadi pengiriman bantuan perdana menggunakan kapal tersebut.
“Kami berterima kasih kepada Pelindo Group dan KSOP Utama Tanjung Perak yang telah mempercayakan PT PELNI untuk mengangkut bantuan bagi masyarakat terdampak gempa di NTT. Ini merupakan pengiriman pertama menggunakan KM Tidar,” jelas Hana Suhardi.
Pengiriman bantuan dengan pendekatan berbeda antara Maumere dan Ende ini memperlihatkan bahwa penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan. Sinergi antara KSOP Utama Tanjung Perak, Pelindo Group, dan PT PELNI diharapkan membuat bantuan cepat diterima serta tepat guna bagi masyarakat yang membutuhkan.
- Penulis: Mascim

