Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Hukrim » Kritik Prof. Hotman: Politik Uang dan Kolusi, Akar Masalah Korupsi di Jatim

Kritik Prof. Hotman: Politik Uang dan Kolusi, Akar Masalah Korupsi di Jatim

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Kasus dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) dari APBD Jawa Timur (Jatim) tahun anggaran 2019-2022 terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut alur pencairan dana yang diduga sarat manipulasi.

Dalam pemeriksaan terbaru, KPK telah memanggil 17 anggota DPRD Jawa Timur periode 2019-2024, termasuk Ketua Badan Kehormatan DPRD Agus Wicaksono, Ketua Komisi C Abdul Halim, dan Ketua Komisi B Alyadi. Mereka dimintai keterangan seputar mekanisme pengajuan, persetujuan, hingga distribusi dana hibah.

Pada Juli 2024, KPK resmi menetapkan 21 orang sebagai tersangka, mencakup anggota DPRD dan pihak eksekutif. Dugaan kuat mengarah pada kolusi dan manipulasi dalam pengelolaan dana yang seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung program masyarakat.

Guru Besar Emeritus FISIP Universitas Airlangga, Prof. Dr. Hotman Siahaan, menyampaikan kritik tajam terhadap buruknya tata kelola politik dan pemerintahan di Jawa Timur. Menurutnya, tingginya angka kemiskinan di provinsi ini menjadi bukti lemahnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat desa.

“Program era Gubernur sebelumnya, seperti Jalin Kesra dan Jalin Matra, meski tak sempurna, terbukti efektif menekan angka kemiskinan. Saat ini justru banyak anggaran yang tidak tepat sasaran karena korupsi berjamaah,” ujar Hotman.

Ia menambahkan, kasus korupsi dana hibah pokmas mencerminkan rusaknya sistem politik yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi daripada kesejahteraan masyarakat. “Politik telah berubah menjadi mata pencaharian, bukan lagi alat aktualisasi ideologi,” tegasnya.

Dana hibah pokmas yang seharusnya dialokasikan untuk kesejahteraan masyarakat desa, kini menjadi pusat perhatian karena diduga diselewengkan hingga miliaran rupiah. Minimnya perhatian terhadap perangkat desa juga menjadi sorotan, karena banyak kepala desa yang mengeluhkan program provinsi yang tak kunjung menyentuh desa mereka.

Langkah Kusnadi, mantan Ketua DPRD Jawa Timur sebagai justice collaborator diharapkan dapat membantu KPK membuka alur kasus ini secara menyeluruh. “Masyarakat harus melihat bahwa korupsi ini merugikan mereka secara langsung, dan budaya korupsi tidak boleh menjadi tradisi di Indonesia,” kata Hotman.

Baca Juga  LiRA Bersama Penggugat Demo PTUN Surabaya Terkait Sengketa Lahan Tenggilis Mejoyo

KPK menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini. Operasi tangkap tangan (OTT) Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Simanjuntak, menjadi awal dari pengungkapan kolusi besar-besaran di tubuh legislatif dan eksekutif.

“Kolusi antara kekuatan politik dan birokrasi menjadi masalah utama. Kasus ini harus dibuka secara terang agar menjadi pelajaran politik bagi masyarakat,” tegas Hotman.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik. Masyarakat berharap KPK segera menyeret semua pihak yang terlibat ke meja hijau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cahaya Biru Gadget Mengganggu kualitas tidur kebiasaan yang dapat merusak tubuh

    10 Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Merusak Tubuh Tanpa Disadari

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Jangan kaget kalau kamu merasa sehat, tapi nyatanya gampang capek, gampang sakit, atau badan sering terasa pegal tanpa alasan yang jelas. Bisa jadi, ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang tanpa sengaja sedang merusak kesehatanmu! Coba deh, pikirkan lagi. Sehari-hari kita sering melakukan hal-hal yang kelihatannya biasa saja, bahkan mungkin kita anggap baik. Misalnya, duduk terlalu […]

  • Beda antara body serum dan body lotion

    Beda Body Lotion dan Body Serum? Jangan Sampai Salah Pilih!

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ada satu dilema yang sering dialami para pecinta skincare tubuh: setelah rajin pakai body lotion, kok kulit masih terasa kering dan nggak bercahaya? Atau sebaliknya, sudah pakai body serum, tapi tetap terasa kurang lembap? Nah, kalau kamu juga merasakan hal ini, bisa jadi kamu belum paham benar perbedaan antara body lotion dan body […]

  • Rakerda Partai Demokrat Jawa Timur

    Emil Dardak: Jangan Terpengaruh Survei Abal-Abal yang Menurunkan Elektabilitas Khofifah-Emil

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Paslon nomor 02 Khofifah Indar Parawansah dan Emil Elistianto Dardak, mengajak semua kader dan simpatisan Partai Demokrat untuk memenangkan Pilkada Jatim mulai dari Pilgub, Pilwali ataupun Pilbup. Selain itu, Paslon ini juga mengajak semua elemen yang mendukung untuk tidak percaya adanya survey abal-abal atau hoax yang dilakukan lembaga survey tertentu, dengan menunjukan […]

  • ketua DPRD Jatim sementara, Anik Maslachah

    Rapat Perubahan APBD 2024 DPRD Jatim Berjalan Meskipun AKD Belum Terbentuk

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Meskipun alat kelengkapan dewan belum terbentuk namun DPRD Jatim tetap menggelar rapat rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah ( APBD) Jawa Timur tahun 2024. Rapat itu digelar di ruang badan musyawarah DPRD Jatim dengan dipimpin ketua DPRD Jatim sementara, Anik Maslachah (27/9). Menurut Anik rapat ini merupakan tindak lanjut fari evaluasi […]

  • Tanda orang tidak memiliki pendirian yang tegas

    10 Tanda Kamu Mungkin Tidak Memiliki Pendirian yang Tegas

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Di tengah tantangan kehidupan yang kian beragam, memiliki pendirian yang kuat sering dianggap sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai situasi. Namun, tak jarang banyak orang yang mengalami kesulitan untuk mempertahankan pendirian mereka dalam berbagai keadaan. Ketidaktegasan ini bisa muncul dalam bentuk kesulitan membuat keputusan, mudah terpengaruh oleh opini orang lain, atau ketidakmampuan […]

  • tren thrifting

    Mengenal Tren Thrifting, Belanja Hemat yang Jadi Gaya Hidup Ramah Lingkungan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Poin Utama : Thrifting adalah kegiatan membeli pakaian bekas layak pakai yang kini berkembang menjadi gaya hidup hemat sekaligus bentuk dukungan terhadap gerakan ekonomi sirkular. Praktik ini dinilai ramah lingkungan karena memperpanjang usia pakai produk tekstil, sehingga secara langsung mengurangi volume limbah dan menekan dampak negatif budaya fast fashion. Pemerintah melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor […]

expand_less