Breaking News
light_mode
Rabu, 16 September 2026
Beranda » Hukrim » Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim: Kusnadi Sudah Ajukan Justice Collaborator dan Whistle Blower

Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim: Kusnadi Sudah Ajukan Justice Collaborator dan Whistle Blower

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) yang bersumber dari APBD Jawa Timur (Jatim) tahun anggaran 2019-2022. Kusnadi, mantan Ketua DPRD Jawa Timur, menjadi salah satu tokoh sentral yang diperiksa. Kasus ini mendapat perhatian luas karena melibatkan banyak pihak dalam proses penganggaran hingga pencairan dana yang diduga tidak sesuai peruntukannya.

Langkah signifikan diambil Kusnadi dengan sudah mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) kepada KPK, sebuah upaya untuk membantu pengungkapan kasus sekaligus meringankan posisinya. Kuasa hukumnya, Marthin Stiabudi, S.H., M.H., dari Adam & Associates, menyampaikan bahwa permohonan tersebut diajukan pada 21 Oktober 2024 dan telah diterima KPK pada hari yang sama. Tak hanya itu, mantan Ketua DPRD Jawa Timur 2019-2024, juga sudah mengajukan diri sebagai Whistle Blower (WB) untuk mengungkap kejanggalan yang terjadi dalam perencanaan hingga pencairan dana hibah. “Pak Kusnadi siap membuka semua fakta dan mendukung penuh penyidikan KPK agar kasus ini menjadi terang benderang,” ujar Marthin. Kamis, (21/24).

Tim hukum berharap, langkah ini dapat membantu KPK mengungkap kasus mengusut kasus dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) yang bersumber dari APBD Jawa Timur (Jatim)secara transparan. “Kami akan mendukung penuh penyidikan KPK, termasuk menjawab semua pertanyaan secara jujur. Kami yakin, ini dapat meringankan posisi hukumnya,” tambahnya.

Dalam pengembangan kasus ini, KPK juga telah memeriksa 17 anggota DPRD Jawa Timur periode 2019-2024. Para saksi, termasuk Agus Wicaksono (Ketua Badan Kehormatan DPRD), Abdul Halim (Ketua Komisi C), dan Alyadi (Ketua Komisi B), dimintai keterangan terkait alur pengajuan, persetujuan, dan pencairan dana hibah. Pemeriksaan berlangsung di Kantor BPKP Perwakilan Jawa Timur.

Baca Juga  Langgar Aturan Imigrasi Model WN Rusia Ditangkap di Surabaya

Pada Juli 2024, KPK menetapkan 21 orang sebagai tersangka, yang melibatkan anggota DPRD dan pihak eksekutif. Dugaan kuat mengarah pada adanya kolusi dan manipulasi dalam distribusi dana hibah yang berjumlah miliaran rupiah.

Dalam pernyataannya, Marthin Stiabudi kuasa hukum menjelaskan, bahwa proses pembahasan anggaran DPRD melibatkan sembilan ketua fraksi yang memiliki peran utama dalam menentukan keputusan final. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa proses ini melibatkan banyak pihak, bukan hanya Legislatif, akan tetapi melibatkan Gubenur sebagai pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan daerah. Semua harus diungkap agar kasus ini menjadi jelas,” ujar Marthin.

Sebelumnya, mantan Ketua DPRD Jawa Timur sempat absen dalam panggilan KPK karena alasan kesehatan. Namun, ia kini menunjukkan sikap kooperatif dalam pemeriksaan terbaru dan menyatakan kesiapannya untuk membeberkan fakta terkait dana hibah pokmas di Jawa Timur.

Kasus dugaan korupsi dana hibah pokmas di Jawa Timur menjadi salah satu perhatian publik, mengingat besarnya anggaran yang disalurkan. Dana hibah ini seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan masyarakat, namun diduga diselewengkan oleh sejumlah oknum.

KPK berkomitmen untuk mengusut kasus ini hingga tuntas. Langkah Kusnadi menjadi Justice Collaborator diharapkan dapat mempercepat pengungkapan fakta dan menyeret semua pihak yang terlibat ke meja hijau.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Status Validasi SKTP 2025

    Status Validasi SKTP 2025 Dipertanyakan Guru: Penjelasan Lengkap dan Solusi Praktis

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Banyak guru di Indonesia sedang mempertanyakan status validasi SKTP 2025. Mengapa status validasi mereka masih belum valid? Mengapa informasi rekening di Info GTK masih kosong? Artikel ini akan memberikan penjelasan lengkap, penyebab, dan solusi praktis untuk mengatasi kebingungan tersebut. 1. Proses Validasi SKTP 2025 Masih Tahap Uji Coba Menurut informasi resmi dari info.gtk.dikdasmen.go.id, […]

  • Rekrutmen BUMN 2025

    Rekrutmen BUMN 2025 Kesempatan Emas bagi Penyandang Disabilitas di 107 Perusahaan BUMN

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) 2025 resmi dibuka! Tahun ini, lebih dari 2.000 posisi di 107 perusahaan BUMN menanti para lulusan SMA hingga S2, termasuk penyandang disabilitas. Program ini menjadi bukti nyata komitmen BUMN dalam menciptakan lapangan kerja inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua kalangan. Bagi penyandang disabilitas, RBB 2025 menawarkan jalur […]

  • Samsung Galaxy S25 Ultra dengan Bundling Telkomsel - Fitur Unggulan dan Harga Terbaru

    Kabar Menggoda! Samsung Galaxy S25 Ultra dan Bonus Telkomsel, Wajib Kamu Lirik!

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Samsung kembali memikat perhatian dunia teknologi dengan meluncurkan Samsung Galaxy S25 Series (Ultra). Dengan beragam bocoran Samsung Galaxy S25 yang mulai ramai dibicarakan, kali ini kita akan membahas lebih dalam soal spesifikasi, harga, dan fitur unggulan dari ponsel pintar ini. Tak hanya itu, Samsung juga memperkenalkan paket bundling spesial bersama Telkomsel yang bikin […]

  • Gus Fawait tolak tambang emas Silo

    Gus Fawait Siap Berdiri Bersama Warga Tolak Tambang Emas Silo di Jember

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 1Komentar

    Jember, Ruang.co.id – Calon bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait memastikan akan berdiri terdepan bersama warga Silo Jember untuk menolak keberadaan tambang emas di wilayah tersebut. “Kalau masyarakat dan fraksi Gerindra DPRD di Jember menolak tambang galian A di Silo maka saya bersama pak Djoko (Gus Fawait Djos) akan berdiri terdepan untuk menolaknya, “kata […]

  • Launching Sinergi Persebaya 2026 di Balai Kota Surabaya bersama Azrul Ananda dan Bonek (Photo by : Official Persebaya)

    Persebaya Perkuat Fondasi Klub Menuju 100th Glory Bersama Bonek

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Persebaya Surabaya menatap Super League 2026-2027 dengan visi membangun klub yang lebih kuat. CEO Persebaya Azrul Ananda menyampaikan hal itu saat Launching Synergy Persebaya di halaman Balai Kota Surabaya, Sabtu, 29 Agustus 2026. Tak hanya memperkenalkan skuad untuk musim baru, manajemen memaparkan sejumlah langkah strategis. Pembinaan pemain muda, pengembangan tim kepelatihan, sports science, […]

  • busana anak 1960-an

    Busana Anak 1960-an Kini Kita Patahkan Sekat Warna Gender

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Warna pink untuk anak perempuan dan biru untuk anak laki-laki masih melekat kuat di masyarakat. Jenama pakaian anak Kini Kita mencoba mematahkan kebiasaan itu lewat koleksi terbarunya di Soerabaia Fashion Trend 2026, Ciputra World Surabaya. Pada Minggu (16/08). Desainer sekaligus pemilik Kini Kita, Migi Rihasalay, menghadirkan sepuluh tampilan busana bernuansa 1960-an dengan dominasi […]

expand_less