Breaking News
light_mode
Jumat, 16 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » Serunya Anak TK At-Taqwa Surabaya Membuat Klepon, Lestarikan Jajanan Tradisional

Serunya Anak TK At-Taqwa Surabaya Membuat Klepon, Lestarikan Jajanan Tradisional

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Di tengah maraknya sajian makanan dari luar negeri yang menggempur kota-kota besar di Indonesia, anak-anak zaman sekarang justru semakin asing dengan jajanan tradisional negeri sendiri. Melihat kekhawatiran ini, TK At-Taqwa di Surabaya punya cara unik untuk mengenalkan kekayaan kuliner lokal kepada anak didiknya. Lewat program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P-5), mereka mengajak para murid untuk belajar membuat klepon, jajanan tradisional yang lezat dan sarat makna.

Anak-anak tampak sangat antusias saat mengikuti kegiatan membuat klepon. Dengan penuh semangat, mereka merasakan langsung proses dari awal hingga akhir. Mulai dari membentuk adonan tepung ketan menjadi bola-bola kecil, memasukkan isian gula merah, hingga merebusnya di air mendidih. Warna hijau alami dari daun pandan membuat tampilan klepon semakin menarik, dan parutan kelapa yang ditaburkan di atasnya menambah kenikmatan rasa.

Menurut Ustadzah Nur Fitriana, guru di TK At-Taqwa, tujuan utama dari kegiatan ini adalah mengenalkan jajanan tradisional kepada anak-anak sejak dini. “Harapannya, anak-anak tidak hanya mengenal klepon dari rasanya saja, tapi juga memahami bagaimana proses pembuatannya,” ujar Ustadzah Nur.

Aktivitas ini juga menjadi cara yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda. Dengan belajar membuat klepon, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman praktis, tetapi juga memahami sejarah dan keunikan kuliner tradisional Indonesia.

Selain klepon, kegiatan seperti ini bisa diperluas ke jajanan tradisional lainnya, seperti onde-onde, kue cucur, atau getuk. Anak-anak akan belajar bahwa jajanan tradisional bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari identitas bangsa. Ini menjadi salah satu langkah sederhana namun efektif untuk melestarikan budaya Indonesia di tengah globalisasi.

Apa yang dilakukan oleh TK At-Taqwa ini adalah contoh nyata bagaimana pendidikan dapat berperan dalam pelestarian budaya. Dengan kegiatan yang sederhana namun bermakna, anak-anak diajak untuk lebih mengenal, mencintai, dan bangga dengan kekayaan kuliner lokal.

Baca Juga  Bersama Kemenkes, Unusa Jadi Pelopor Pertolongan Luka Psikologis

Jadi, jika Anda seorang guru, orang tua, atau bahkan penggiat budaya, kenapa tidak mencoba kegiatan serupa? Siapa tahu, kegiatan kecil seperti ini bisa menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk mencintai Indonesia lebih dalam.

Klepon bukan hanya tentang rasa manisnya, tetapi juga tentang bagaimana sebuah generasi bisa tumbuh dengan akar budaya yang kuat. Kegiatan seperti ini adalah bukti bahwa pelestarian budaya bisa dimulai sejak dini, dengan cara yang sederhana namun menyenangkan.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lotion area miss v

    Stop Pakai Lotion di Area Miss V!

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Mengapa banyak wanita, bahkan remaja, memiliki kebiasaan menggunakan lotion di area miss V? Padahal, area ini sangat sensitif dan membutuhkan perawatan khusus. Area miss V merupakan bagian tubuh yang sangat sensitif. Oleh karena itu, penting untuk merawatnya dengan benar. Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan oleh beberapa wanita adalah menggunakan lotion di […]

  • pengunduran diri Nasaruddin Umar

    Jelang Pembukaan Muktamar NU Diwarnai Isu Pengunduran Diri Menag Nasaruddin Umar

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Jombang, Ruang.co.id — Kementerian Agama membantah tegas kabar pengunduran diri Menteri Agama Nasaruddin Umar yang beredar luas di media sosial dan grup WhatsApp menjelang pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Kamis (27/8/2026). Nama Nasaruddin Umar memang disebut-sebut masuk bursa calon Ketua Umum PBNU. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik […]

  • Harga Pokok Sidoarjo

    Bupati Sidoarjo Tekan Harga Pokok dan Kejar Betonisasi Jalan

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperketat pengawasan stabilitas harga bahan pokok, dan memacu percepatan proyek infrastruktur, menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Ini dilakukan guna memastikan kenyamanan warga dalam beribadah, serta kelancaran arus mudik di wilayah penyangga utama Surabaya tersebut. Dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda di Opsroom Setda Sidoarjo, Selasa (3/3/2026), Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan […]

  • Pendidikan anti korupsi

    Cetak Generasi Anti Korupsi, Aksi Nyata Inspektorat Sidoarjo di Sekolah untuk Gaungkan: Lawan Korupsi!

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Di tengah maraknya kasus korupsi yang menggerogoti negeri ini, Kabupaten Sidoarjo menunjukkan arah baru: memerangi korupsi mulai dari akar, bagi para pelajar. Melalui program sosialisasi pendidikan anti korupsi, Inspektorat Sidoarjo gencar menyambangi sekolah-sekolah demi menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini. Rabu pagi (28/5), lapangan indoor SMP Negeri 3 Candi penuh semangat muda. Sekitar […]

  • PPPK Paruh Waktu

    PPPK Paruh Waktu: Solusi Baru bagi Tenaga Honorer Gagal Seleksi PPPK Tahap II 2024

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi para tenaga honorer yang sedang mempersiapkan diri untuk Seleksi PPPK Tahap II 2024, ada kabar menarik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). Melalui Keputusan Menteri (Kepmen) PANRB Nomor 16 Tahun 2025, pemerintah memberikan solusi bagi tenaga honorer yang gagal atau tidak memenuhi lowongan kebutuhan. Mereka akan dialihkan menjadi PPPK […]

  • fooging cegah dbd

    Pemkot Surabaya Antisipasi Resiko Penularan DBD

    • calendar_month Sabtu, 18 Mei 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi terhadap resiko penurunan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pahlawan. Terutama saat memasuki masa transisi, yakni musim penghujan ke musim kemarau yang masih belum stabil. Hal ini menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Walikota Surabaya Nomor 400.7.9/3135/436.7.2/2024 tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Demam Berdarah Dengue pada musim […]

expand_less