Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Ekbis » DPRD Jatim Minta Satgas Pangan Jatim Harus Ganyang Beras Oplosan Sebelum Merajalela

DPRD Jatim Minta Satgas Pangan Jatim Harus Ganyang Beras Oplosan Sebelum Merajalela

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Menyusul temuan peredaran ratusan beras oplosan berbagai merk yang dilakukan pemerintah pusat belum lama ini. Menggugah anggota DPRD Jatim untuk meminta pemprov Jatim melalui satgas pangannya segera melakukan pencegahan sejak dini.

Dijumpai di kantornya, Anggota komisi B ( bidang ekonomi) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Erma Susanti, meminta Satuan Tugas (Satgas) Pangan Jawa Timur segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar modern maupun tradisional.

“Kita tahu Jawa Timur ini merupakan salah satu lumbung padi nasional. Sehingga, kemungkinan adanya peredaran beras oplosan di masyarakat itu ada. Sehingga saya meminta agar Satgas pangan harus segera turun di pasar tradisional maupun modern untuk melakukan sidak. Masyarakat saat ini bertanya-tanya dan perlu kejelasan agar tidak was-was,” kata Erma Susanti.

Politisi PDI Perjuangan ini menekankan pentingnya langkah cepat dari Satgas Pangan, yang merupakan tim gabungan dari Dinas Perdagangan dan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, aparat kepolisian, serta pemangku kepentingan lainnya untuk melakukan operasi pasar. Karena beras oplosan ini sangat merugikan konsumen dalam hal ini rakyat. Karena beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia.

Menurut Erma, sidak diperlukan untuk memastikan apakah ratusan merek beras oplosan tersebut sudah beredar di wilayah Jawa Timur yang memiliki jumlah penduduk besar dan cakupan wilayah yang luas.

“Kalau hasil sidak sudah ada, harus langsung diumumkan secara resmi ke publik. Ini hak konsumen untuk tahu,” katanya.

Selain merugikan konsumen, peredaran beras oplosan juga berdampak negatif bagi petani.

Pasalnya, pelaku membeli gabah kualitas medium, lalu menjualnya sebagai beras premium dengan harga lebih tinggi.

“Nilai tukar petani tetap saja segitu, sedangkan di pasaran dijual dengan harga berkali lipat. Ini jelas merugikan petani kita,” tuturnya.

Baca Juga  ELEVATE! TPS Surabaya Cetak Sejarah Baru Logistik Indonesia di Usia 26 Tahun

Erma berharap Satgas Pangan dapat segera bergerak cepat untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga dan kualitas beras di pasaran.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyakit Rentan pada Anak

    Cegah Berbagai Penyakit yang Rentan Terjadi pada Anak

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Saat ini semakin banyak bermunculan berbagai penyakit yang membuat para orang tua was-was dengan aktivitas anaknya. Anak -anak, terutama balita, lebih rentan terhadap berbagai penyakit dibandingkan orang dewasa. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti sistem kekebalan tubuh yang belum berkembang sempurna, perilaku yang lebih aktif dan mudah berinteraksi dengan orang lain, […]

  • Kementerian UMKM

    Kabar Baik untuk UMKM: Penghapusan Piutang Macet Dimulai, Solusi untuk Bangkitkan Usaha Mikro!

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi pelaku usaha mikro, kabar baik ini patut disambut dengan semangat. Kementerian UMKM Indonesia telah memulai program penghapusan piutang macet yang dirancang untuk membantu UMKM yang kesulitan. Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, menyampaikan bahwa program ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, dengan fokus utama pada 67 ribu UMKM di tahap pertama. Tahap […]

  • Korupsi RPHU Lamongan Peran PPTK dalam korupsi

    Gurita Korupsi RPHU Lamongan: PPTK Diduga Dalang di Balik Skema Proyek Fiktif

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Persidangan kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) di Kabupaten Lamongan seperti menguak tabir gurita kejahatan terstruktur. Sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Surabaya hari ini semakin mengerucut pada dugaan keterlibatan aktif Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Tim Teknis sebagai otak pelaksanaan proyek bermasalah ini. Kamis, (18/7/2025). Fakta persidangan dengan register […]

  • DPRD Jatim Kebijakan BPJS Kesehatan

    DPRD Jatim Desak BPJS Utamakan Pelayanan Kesehatan daripada Keuangan

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kebijakan BPJS Kesehatan yang dianggap lebih fokus pada ketepatan finansial dibandingkan peningkatan pelayanan kesehatan menuai kritik dari DPRD Jawa Timur. Dalam rapat dengar pendapat antara Komisi E DPRD Jatim, Kepala BPJS Provinsi Jawa Timur, dan pimpinan rumah sakit, sejumlah keluhan mencuat terkait kendala yang dihadapi rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada pasien […]

  • Film DeadpoolVs Wolverine

    Film Deadpool & Wolverine Tayang: Bromance Berdarah yang Selamatkan Dunia!

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Deadpool & Wolverine adalah film superhero Amerika tahun 2024 yang berdasarkan karakter Marvel Comics dengan nama yang sama. Film ini merupakan film ke-34 dalam Marvel Cinematic Universe (MCU) dan sekuel dari Deadpool (2016) dan Deadpool 2 (2018). Film ini disutradarai oleh Shawn Levy dari skenario yang dia tulis bersama Ryan Reynolds, Rhett […]

  • KPPU Investigasi Dugaan Monopoli Avtur

    KPPU Investigasi Dugaan Monopoli Avtur oleh Pertamina Patra Niaga di Bandara

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Jakarta, Ruang.co.id – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) resmi memulai penyelidikan terkait dugaan monopoli dan penguasaan pasar oleh PT Pertamina Patra Niaga dalam penyediaan avtur di bandara Indonesia. Tindakan ini diduga menghalangi pelaku usaha lain untuk bersaing di pasar avtur, dengan cara menolak penawaran kerja sama atau hanya melakukan penjualan kepada afiliasi tertentu. Penyelidikan ini […]

expand_less