Ruang.co.id – Anggota Komisi C DPRD Jatim, Nurfaizin mengatakan, siap memanggil Jajaran direkdi Bank Jatim, terkait dengan bocornya 5,7 juta dst Nasabah Bank milik pemerintah provinsi Jawa Timur tersebut.
Menurut sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) ini, selama ini pihaknya sudah mengetahui adanya laporan kebocoran data nasabah tersebut melalui media sosial. Namun karena laporan tersebutru masih belum hitam diatas putih. Maka pohalnta bersama dengan seluruh anggota komidi C berniat alan minta penjelasan langsung kepada pihak direksi Bank Katim.
“Kami sudah mengetahui permasalah bocornya dat 5,7 nasbah tersebuy. Karena itu kami ingin meggetahuj secara rinci apa yang sebenarnya terjadi di Bank Jatim. Sehingga sampai data nasabahnya bocor,” ujar Nurfaizin, senin (15/6)
Politisi muda asal Dapil Madura ink mengatakan, pihaknta akan memanggil direksi Bank Jatim secepatnya. Paling lambat minggu depan. Namun demikian Nurfaizin tetap belum bisa berkomentat lebih bantak mengingat pihaknta belum bertemu langsung dengan direksi Bank Jatim.
Sementara saat disinggung tentang adanya veberap kasus penggelapan uang nasabah di Nganjuk dan Malang yang kini ditangani kejaksaan negeri mading- masing. Nurfaizin juga belum bisa bicara banyak. Namun dirinya berjanji, akan menanyakan juga masalah tersebut. Sebab Nurfaizin berpini, bahwa saat ini Dirut Bank Jatim yang baru orangnya sedangjan melakukan upaya bersih- bersih.
“Kalau menurit saya. Dorut Bank Jatim yang baru ini sedang giatnya-giatnya melakukan upaya pembemahan ke dalam tubub Ban Jatim. Karena otu kita tunggu saja nanti saat kita panggil nanti,” pungkas Nurfaizin lagi.
