Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Gresik Geger! Geng Motor Tembak Warga Usai Gasak Rp110 Juta di Siang Bolong

Gresik Geger! Geng Motor Tembak Warga Usai Gasak Rp110 Juta di Siang Bolong

  • account_circle Ruang Mujiono
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Sebuah aksi perampokan brutal terjadi di siang bolong di Jalan Raya Krikilan, Driyorejo, Gresik, Senin (14/4). Pelaku yang terdiri dari empat orang berhasil melarikan Rp110 juta setelah menembak seorang warga yang berusaha membantu korban. Kejadian ini memicu kepanikan warga setempat, mengingat pelaku beroperasi dengan sikap terang-terangan di jam sibuk.

Peristiwa ini bermula ketika dua karyawan SPBU Damarasih, Junaidatur Rabiah (44) dan Hermanto, sedang mengantarkan uang hasil penjualan BBM ke Bank BRI KCP Karanglo. Mereka menggunakan sepeda motor Kawasaki, tanpa curiga bahwa gerak-gerik mereka sudah diawasi oleh pelaku.

Di tengah perjalanan, empat orang tak dikenal mengendarai dua motor matic tiba-tiba memepet mereka. Saat mencapai Jembatan Desa Krikilan, salah seorang pelaku langsung meraih tas hitam berisi uang Rp110 juta dari genggaman Rabiah. Warga sekitar yang melihat kejadian itu berteriak meminta tolong, menyebabkan uang tersebut berceceran di jalan.

Ibnu Sandi Kurniawan, seorang warga yang berinisiatif membantu, segera memunguti uang yang terjatuh. Namun, salah satu pelaku tiba-turun dari motor dan menembak kaki kanannya sebelum kabur bersama uang yang berhasil mereka kumpulkan kembali.

Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, membenarkan insiden ini dan menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Korban tembakan, Ibnu Sandi, segera dilarikan ke RS Petrokimia Gresik untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, polisi tengah melacak identitas pelaku yang diduga telah mempelajari pergerakan korban sebelum beraksi.

Fakta bahwa pelaku berani beraksi di siang hari dengan menggunakan senjata api menunjukkan bahwa mereka bukanlah pemula. Polisi menduga pelaku telah melakukan pengamatan sebelumnya, mengingat mereka tahu persis bahwa korban membawa uang dalam jumlah besar. Modus serupa pernah terjadi di beberapa SPBU di Jawa Timur, di mana pelaku menargetkan pengiriman uang ke bank.

Baca Juga  Made Satria dan Keluarga, Turut Bantu Pembangunan Bale Pesandekan Pura Puseh Sental Kangin

Bagi para pedagang atau karyawan yang sering membawa uang tunai dalam jumlah besar, disarankan untuk tidak melakukan perjalanan sendirian. Penggunaan transfer bank atau jasa pengawalan keamanan bisa menjadi solusi. Selain itu, melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi usaha kepada polisi setempat dapat membantu mencegah kejadian serupa.

  • Penulis: Ruang Mujiono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terdakwa suntik Lipo Lab

    Terdakwa Suntik Lipo Lab Akui Perbuatan, Minta Keringanan karena Tulang Punggung Keluarga

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Dempasar, Ruang.co.id – Mutiara Putri Mahardika, terdakwa kasus dugaan praktik tenaga kesehatan tanpa izin, secara terbuka mengakui perbuatan menyuntikkan cairan Lipo Lab kepada korban R. Pengakuan itu dibacakan kuasa hukumnya dalam sidang pembacaan pledoi di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (13/8/2026). Kuasa hukum meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman paling ringan karena terdakwa merupakan tulang punggung keluarga. […]

  • Hasil Rekapitulasi KPU Sidoarjo 2024

    Rekapitulasi KPU Sidoarjo: Khofifah Unggul Tipis, Subandi Menang Telak

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo telah menyelesaikan rekapitulasi suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2024. Dalam rapat pleno terbuka yang digelar di Aula KPU Sidoarjo, pasangan Khofifah-Emil Dardak (nomor urut 2) dinyatakan unggul dengan 455.406 suara. Paslon Risma-Gus Hans (nomor urut 3) menyusul di posisi kedua dengan 449.507 suara, […]

  • Pembakalan guru sd

    Dampingi Siswa Inklusi Dispendik Surabaya Bekali Guru Kelas 1 SD

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dampingi siswa inklusi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan Kota Surabaya melakukan pembekalan kepada para guru kelas 1 Sekolah Dasar (SD) yang akan mendampingi para siswa inklusi di jenjang SD. Pasalnya, beberapa bulan lagi akan dimulai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SD dan nantinya juga akan ada pembukaan untuk siswa inklusi. […]

  • Membangun Pertanian Modern

    Membangun Kedaulatan Pangan Melalui Regenerasi Petani Sejahtera

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Semangat membangun pertanian Indonesia yang maju dan mandiri terus digelorakan seiring dengan peringatan Hari Tani Nasional setiap 24 September. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 169 Tahun 1963, momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya memperkuat kedaulatan pangan nasional. Penetapan tanggal 24 September sebagai Hari Tani Nasional sengaja dipilih bertepatan dengan pengesahan Undang-Undang Nomor 5 Tahun […]

  • Misi dagang luar negeri Jatim

    DPRD Jatim Soroti Misi Dagang Ke Luar Negeri Harus Dikaji

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Wakil Ketua III DPRD Jawa Timur, Blegur Prijanggono mengatakan, bahwa misi dagang ke luar negeri yang dilakukan Pemprov Jatim harus dikaji terlebih dahulu. Pengkajian yang matang harus dilakukan mengingat saat ini semua pemerintahan baik pusat maupun daerah harus melakukan efisiensi anggaran. Dijumpai usai rapat badan anggaran di gedung DPRD Jatim (8/6), Blegur menanggapi […]

  • Rusunawa Sidoarjo

    Rusunawa Mangkrak: Menembus Janji Manis Pemkab Sidoarjo, Merawat Asa Warga Miskin

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Bangunan empat lantai itu terlihat berdiri membisu, di kawasan Tambak Kemerakan, Kecamatan Krian. Dinding betonnya kusam, menyelimuti deretan lorong sepi, yang seolah enggan disapa riuh aktivitas manusia. Dari 114 unit kamar berukuran hemat yang tersedia, hanya 19 kepala keluarga yang bertahan hidup di sana. Sebagian besar ruang justru dibiarkan merana, membiarkan rayap […]

expand_less