Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » Jangan Tertipu Hoaks! Surabaya Buktikan Anggaran Pendidikan Lebihi 20% dengan Data Transparan

Jangan Tertipu Hoaks! Surabaya Buktikan Anggaran Pendidikan Lebihi 20% dengan Data Transparan

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Di tengah derasnya arus informasi yang menyusup lewat media sosial, Pemerintah Kota Surabaya mengambil sikap tegas! Yakni meluruskan kabar hoaks yang menyebutkan bahwa alokasi anggaran pendidikan di kota ini berada di bawah 20 persen.

Video viral yang menyebar luas beberapa hari terakhir mengklaim, Surabaya sebagai salah satu daerah dengan anggaran pendidikan terendah di Jawa Timur dan Pulau Jawa, bahkan hanya 19 persen dari total APBD 2025. Klaim ini bukan hanya keliru, tetapi juga berpotensi menyesatkan publik.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya, M. Fikser, dengan lantang membantah narasi tersebut. Menurutnya, kesalahan mendasar dalam video itu adalah pemahaman yang keliru tentang definisi anggaran pendidikan. Dalam sistem keuangan pemerintah daerah, yang dihitung adalah belanja fungsi pendidikan, bukan hanya anggaran yang dikelola Dinas Pendidikan.

Fikser menekankan bahwa Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 dan Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 telah mengatur dengan jelas bahwa minimal 20 persen dari APBD harus dialokasikan untuk fungsi pendidikan. Ini bukan sekadar aturan administratif, tetapi bentuk komitmen negara terhadap masa depan generasi muda.

“Yang bersangkutan mengira untuk anggaran pendidikan hanya berasal dari Dinas Pendidikan. Padahal, sesuai amanat undang-undang, yang dihitung adalah belanja fungsi pendidikan, bukan hanya anggaran di Dinas Pendidikan saja,” ujar Fikser, Jumat (16/5).

Data resmi yang terintegrasi dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) menunjukkan bahwa alokasi fungsi pendidikan Kota Surabaya mencapai Rp2,588 triliun, atau 20,96 persen dari total APBD 2025 yang sebesar Rp12,3 triliun. Angka ini tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui ambang batas yang ditetapkan pemerintah pusat.

Lebih jauh, Pelaksana Harian Kepala BPKAD Surabaya, Rachmad Basari, menjelaskan bahwa dari total anggaran pendidikan tersebut, sekitar Rp2,335 triliun memang dikelola oleh Dinas Pendidikan. Namun, anggaran selebihnya tersebar di sejumlah perangkat daerah lain, sesuai dengan amanat perencanaan fungsi pendidikan lintas sektor.

Baca Juga  Sejarah Awal Mula Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

Sistem SIPD milik Kemendagri memainkan peran penting dalam transparansi ini. Setiap sub-kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan otomatis diklasifikasikan secara sistematis, sehingga publik bisa menelusuri dan memahami alokasi anggaran secara komprehensif, bukan sepotong-potong.

“Dulu memang ada perbedaan metode perhitungan antara Kemendagri dan Kemenkeu tapi sekarang sudah seragam. Pemkot Surabaya sudah memenuhi standar mandatory spending 20 persen untuk pendidikan dan 40 persen untuk infrastruktur,” ujar Basari.

Pemkot Surabaya tidak hanya patuh pada regulasi, tetapi juga konsisten menjaga komitmen terhadap sektor pendidikan. Dengan pendekatan sistematis dan berbasis data, Surabaya mengajak masyarakat untuk lebih cermat dan kritis dalam menyaring informasi.

Di tengah tantangan era digital, edukasi publik menjadi benteng penting melawan disinformasi. Kejelasan data, keterbukaan informasi, dan ketegasan pemerintah menjadi pilar utama membangun kepercayaan. Surabaya terkait polemik dana pendidikan ini telah membuktikan, kebenaran tidak pernah ragu untuk berbicara lantang.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi solidaritas Ojol

    Aksi Solidaritas 1000 Lilin Menyeruak Hening di Sidoarjo, untuk Tewasnya Alfian Pengemudi Ojol Terlindas Rantis Brimob

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Peristiwa tragedi demonstrasi Ojek Online (Ojol), yang berujung dramatis menewaskan seorang pengemudi Ojol Alfian Kurniawan, menjadi keprihatinan mendalam para komunitas Ojol di seluruh penjuru daerah Indonesia. Alfan tewas terlindas kendaraan taktis (Rantis) aparat kepolisian dari satuan Brimob, yang mengamankan aksi demonstrasi pada Kamis (28/8/2025). Dia mengembuskan nafas terakhirnya di RSCM. Jenazah selanjutnya dipulangkan […]

  • PIX Express Sidoarjo

    Gerbang Logistik UMKM Terbuka Lebar! PIX Express Hadir di Sidoarjo dengan Tarif ‘Seikhlasnya’

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kabar gembira bagi pelaku usaha kecil di Jawa Timur! PIX Express, layanan logistik berbasis kolaborasi di bawah naungan Perkumpulan Pelaku Logistik Indonesia (PPLI) Jatim, baru saja meresmikan gerai terbarunya di Jalan Raya Kletek No. 131, Taman, Sidoarjo. Kehadiran cabang ini bukan sekadar perluasan jaringan, melainkan strategi konkret untuk memangkas biaya logistik UMKM—dengan harga […]

  • Wakil Bupati Sidoarjo Dihujat Hoaks

    Sidoarjo Dibikin Geger! Wabup Mimik Dihujat Hoaks, Faktanya Sehat Ceria di Tengah Siswa

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sabtu pagi, 19 Juli 2025, warga Sidoarjo mendadak heboh. Jagat maya dan grup-grup WhatsApp dijejali kabar hoaks yang menyebut Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, tengah sekarat di rumah sakit. Pesan berantai dengan nada duka menyebar masif, menyebut sang Wabup tak sadarkan diri, sakit parah, dan tak lagi bisa menjalankan tugasnya. Namun realitas […]

  • DPRD Sidoarjo kelas jalan

    DPRD Sidoarjo Tegas Stop Usulan Kelas Jalan di Desa Karangbong Sidoarjo

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Warga Desa Karangbong mengaku lega, saat DPRD turun tangan membela jalan desa, dari serbuan truk industri. Suasana ruang rapat pimpinan DPRD Kabupaten Sidoarjo, Selasa siang (28/10/2025), mendadak riuh gembira ketika Ketua DPRD Abdillah Nasih menegaskan satu kalimat yang membuat perwakilan warga Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. “Permasalahan konflik jalan Desa Karangbong tidak […]

  • Pledoi Heru Herlambang Alie

    Pledoi Heru Herlambang Alie: Pemilik Apartemen Dituntut 9 Bulan Penjara Atas Dugaan Kekerasan di Surabaya

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Heru Herlambang Alie (63), pemilik sekaligus penghuni Apartemen One Icon Residence, menghadapi tuntutan 9 bulan penjara setelah didakwa melakukan kekerasan terhadap Building Manager (BM) apartemen tersebut, Agustinus Eko Pudji Prabowo. Peristiwa ini terjadi pada 5 Juni 2023 dan ditangani di Pengadilan Negeri Surabaya. Dalam sidang pada Senin (23/09/2023), terdakwa mengajukan nota pembelaan […]

  • Perbaikan jalan Wabup Mimik Idayana

    Perbaikan Jalan Rusak Sidoarjo Tinggal 30 Persen, di Bukber Wabup Sidoarjo Mimik Idayana dan Kyai Said Agil Siradj

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana, di Pendopo Delta Wibawa, pada Sabtu (14/3/2026), mengatakan perbaikan jalan berlubang dan jalan rusak di Sidoarjo, tinggal 30 persen, terutama di ruas jalan Lingkar Timur Sidoarjo. “Update untuk perbaikan jalan – jalan yang berlubang, jalan yang rusak di Sidoarjo, tinggal 30 persen, terutama untuk jalan di […]

expand_less