Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Kiai Abbas Buntet di Ambang Gelar Pahlawan Nasional Dokumen Terlengkap Jadi Kunci

Kiai Abbas Buntet di Ambang Gelar Pahlawan Nasional Dokumen Terlengkap Jadi Kunci

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Ruangan Pendopo Kabupaten Cirebon riuh oleh diskusi serius tentang satu nama: KH. Abbas Abdul Jamil. Tokoh kharismatik dari Buntet Pesantren ini sedang dalam proses pengusulan sebagai Pahlawan Nasional tahun 2025. Yang membuat spesial, berkas pengajuannya dinilai sebagai yang paling komprehensif oleh para ahli.

Prof. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA. Tak bisa menyembunyikan kekagumannya. “Buku profil ini istimewa,” ujarnya. “Setiap halamannya bersumber dari dokumen primer yang bisa dipertanggungjawabkan, bahkan ada yang berasal dari arsip kolonial Belanda.” Pernyataan ini bukan tanpa dasar. Sebagai orang yang pernah mengusulkan ayahnya sendiri sebagai Pahlawan Nasional, Kiai Asep paham betul kualitas seperti apa yang dibutuhkan.

Fakta sejarah yang terungkap dalam seminar itu sungguh mengejutkan. Ternyata, peristiwa heroik 10 November 1945 di Surabaya tidak akan terjadi tanpa campur tangan Kiai Abbas. “Kiai Hasyim Asy’ari sengaja menunda keputusan sampai Kiai Abbas tiba,” papar Kiai Asep, dalam acara Istighosah dan Seminar dalam rangka pengusulan Kiai Abbas Abdul Jamil sebagai Calon Pahlawan Nasional di Pendopo Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Sabtu, (17/5/2025).

Ini membuktikan betapa besar pengaruh ulama asal Cirebon ini dalam menentukan jalannya sejarah kemerdekaan. Perannya sejajar dengan Bung Tomo yang sudah lebih dulu diakui sebagai Pahlawan Nasional.

Sementara di medan perang namanya harum, di dunia pendidikan Kiai Abbas juga meninggalkan warisan berharga. Cucunya, KH. Mustahdi Abdullah Abbas, dengan bangga bercerita tentang terobosan sang kakek. Di saat pesantren lain masih bertahan dengan sistem tradisional, Kiai Abbas sudah memperkenalkan kelas formal dengan kurikulum terpadu.

Yang lebih revolusioner, ia memasukkan pelajaran Bahasa Indonesia dalam kurikulum pesantren. Keputusan visioner ini muncul jauh sebelum Sumpah Pemuda dicetuskan. “Beliau ingin santri-santrinya melek bahasa persatuan,” tambah KH Mustahdi.

Baca Juga  Berkas Lengkap, KH Yusuf Hasyim Siap Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional! Simak Perjalanan dan Jasanya

Di balik proses pengusulan yang berjalan mulus, ada banyak tangan terlibat. Keluarga besar Buntet Pesantren menyatakan dukungan penuh, meski dengan sikap rendah hati. “Gelar ini bukan untuk beliau, tapi untuk kita semua,” tegas KH Mustahdi.

Pemerintah Jawa Barat melalui Agus Ismail dari Dinas Sosial mengonfirmasi kelengkapan administrasi. “Kami menemukan dokumen-dokumen baru yang memperkuat posisi beliau,” ujarnya. Termasuk di antaranya kliping koran New York Times yang memberitakan peran Kiai Abbas.

Dukungan juga datang dari kalangan politisi. Prof. Zainuddin Maliki, mantan anggota DPR, mengaku familiar dengan proses pengumpulan data. “Saya tahu tim riset sampai ke Belanda untuk verifikasi data,” katanya.

Berkas resmi sudah diterima Ditjen Dayasos sejak April 2025. Setelah dinyatakan lengkap secara administratif, kini dokumen tersebut berada di tangan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa bulan sebelum keputusan final diumumkan.

Baca Juga  Kisah Heroik Sugianto! Nelayan WNI Jadi Pahlawan di Korsel Usai Selamatkan Lansia dari Kobaran Api

Faktor pendorong utamanya jelas: dokumen yang sangat solid dan dukungan dari tokoh-tokoh berpengaruh. KH. Asep Saifuddin Chalim dengan sumber dayanya menjadi motor penggerak, meski ia enggan disebut sebagai inisiator utama. “Ini semua berkat perhatian Bu Khofifah,” Ujarnya.

Apa yang membuat kasus Kiai Abbas berbeda dengan calon lainnya? Jawabannya terletak pada kekuatan dokumentasi. Buku profil setebal ribuan halaman itu bukan sekadar biografi biasa. Setiap klaim didukung bukti primer yang bisa dilacak validitasnya.

Baca Juga  Sejarah Monumen Tugu Pahlawan Simbol Kepahlawanan Warga Surabaya

Kiai Asep memberi analogi menarik: “Beri saya Rp1 miliar dan satu tahun waktu, belum tentu saya bisa menghasilkan karya sebaik ini.” Pernyataan ini menggambarkan betapa luar biasanya kualitas dokumentasi yang berhasil dikumpulkan tim penyusun.

Pengusulan Kiai Abbas sebagai Pahlawan Nasional bukan sekadar ritual tahunan. Ini adalah upaya serius untuk mengembalikan posisi sejarah seorang ulama-pejuang yang kontribusinya sempat terabaikan. Dengan dokumen sekuat ini, peluang untuk berhasil terbuka lebar.

Seperti kata Kiai Mustahdi: “Gelar ini akan menjadi lentera bagi generasi muda untuk belajar mencintai negerinya.” Sebuah warisan yang jauh lebih berharga daripada sekadar gelar.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fee Hibah Jatim Kuasa hukum kusnadi

    4 Terdakwa Pengijon Dituntut JPU KPK Bervariatif, Kuasa Hukum Kusnadi Bongkar Aliran Fee Hibah dari Pokir DPRD Jatim

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Tim Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi, JPU KPK, akhirnya menuntut empat terdakwa korupsi pokok pikiran (pokir) DPRD Jatim, dari dana hibah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, di PN Tipikor Surabaya, dalam perkara suap ijon fee kepada Ketua DPRD, dengan perhitungan berbeda berdasar peran dan penyesuaian KUHP, Jumat (20/2/2026). Untuk Jodi Pradana Putra […]

  • Film Sekuel Constantine 2 akan segera rilis

    Keanu Reeves Kembali Bersama Film “Constantine 2” Siap Gelapkan Layar dengan Rating R

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Penggemar film horor supranatural bersiaplah untuk kembali memasuki dunia gelap John Constantine. Sequel yang sangat dinantikan, film Constantine 2, telah memasuki tahap produksi yang lebih serius dengan selesainya penulisan naskah. Kabar baik ini dikonfirmasi langsung oleh produser, Lorenzo di Bonaventura. Keanu Reeves, yang telah menjadi ikonik dalam peran sebagai sang ahli exorcism, […]

  • Jakarta tenggelam

    Jakarta Pelan-Pelan Akan Tenggelam! Itukah Alasan Ibukota Pindah?

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kalau ngomongin Jakarta, yang terlintas di pikiran pasti macet, gedung-gedung tinggi, sama hiruk-pikuk kota megapolitan. Tapi siapa sangka, kota yang jadi pusat segalanya ini ternyata lagi menghadapi ancaman serius: Jakarta sedang pelan-pelan tenggelam. Serem, kan? Tenang, yuk kita bahas kenapa ini bisa terjadi dan apa yang bisa dilakukan biar Jakarta tetap bertahan. […]

  • Nobar Liga Champions Golkar Jatim

    Nobar Liga Champions di DPD Partai Golkar Jawa Timur Berlangsung Meriah

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gelaran nonton bareng (nobar) final Liga Champions UEFA 2026 bersama masyarakat di halan Kantor Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) Partai Golkar Jawa Timur, Jalan Kertomenanggal, Surabaya, Sabtu malam (30/5) hingga minggu dinihari (31/5) berlangsung meriah. Warga dan pengurus partai berlambang pohon beringin itu sangat antusias dan larut dalam atmosfer pertandingan puncak sepak […]

  • Wali Kota Kediri

    Mbak Wali Kediri Panen Pujian: Dedikasi di Pendidikan Raih Gelar Perempuan Inspiratif 2025

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Women’s Inspiration Award 2025 dalam kategori Women in Education Improvement. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen dan dedikasinya dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui program Scholarships for Underprivileged People. Sejak diluncurkan, program ini telah menjadi solusi konkret bagi […]

  • Minum air putih dapat cegah jerawat

    Air Putih Bisa Cegah Jerawat Muncul, Ini Alasannya!

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Muka baru bersih sehari, besoknya tiba-tiba muncul jerawat bisul yang merah dan sakit. Rasanya sudah rajin pakai skincare, tapi kok tetap aja jerawat datang? Jerawat memang musuh bebuyutan banyak orang. Mulai dari yang kecil-kecil mengganggu sampai yang besar dan bikin nyeri. Apalagi kalau jerawat di dahi muncul terus-menerus, pasti bikin bertanya-tanya, “Salahku di […]

expand_less