Breaking News
light_mode
Senin, 7 September 2026
Beranda » Terkini » Klarifikasi BPJS Kesehatan soal Viral Selisih Iuran Rp44 Triliun di Media Sosial

Klarifikasi BPJS Kesehatan soal Viral Selisih Iuran Rp44 Triliun di Media Sosial

  • account_circle Ruang Sely
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – BPJS Kesehatan memberikan klarifikasi resmi terkait unggahan viral di media sosial yang menyebut adanya selisih pendapatan iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sekitar Rp44 triliun. Badan hukum publik itu menegaskan, asumsi penghitungan warganet tidak bisa dibandingkan langsung dengan laporan keuangan resmi.

Deputi Direksi Bidang Komunikasi Organisasi BPJS Kesehatan, M. Iqbal Anas Ma’ruf, menyampaikan hak jawab pada Kamis, (13/8/2026) di Jakarta. Ia merespons perhitungan akun Threads @dian_amali*** yang mengalikan jumlah peserta per kelas dengan tarif iuran lalu membandingkannya dengan pendapatan iuran 2025 sebesar Rp176,72 triliun.

“Asumsi yang digunakan akun tersebut menganggap seluruh peserta membayar iuran secara mandiri sesuai kelas perawatan dan membayar penuh selama 12 bulan. Itu tidak tepat,” kata Iqbal.

Iqbal menjelaskan, Program JKN memiliki banyak segmen kepesertaan dengan mekanisme pembiayaan berbeda. Penerima Bantuan Iuran (PBI) iurannya dibayar pemerintah. Pekerja Penerima Upah (PPU) dihitung berdasarkan persentase upah, bukan tarif kelas rawat.

Sementara itu, Peserta Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU/BP) membayar sesuai kelas: Rp150 ribu untuk kelas 1, Rp100 ribu untuk kelas 2, dan Rp42 ribu untuk kelas 3. Ada pula skema PBPU Pemda yang dibiayai pemerintah daerah.

Selain itu, terdapat peserta tidak aktif yang tidak membayar iuran. Karena itu, data kepesertaan dan data pendapatan iuran tidak bisa dikalikan langsung.

“Tidak ada dasar untuk menyimpulkan ada dana iuran yang hilang atau tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Iqbal.

Ia menambahkan, laporan keuangan 2025 memperoleh predikat Wajar Tanpa Modifikasian dari Kantor Akuntan Publik. BPJS Kesehatan juga diaudit BPK serta diawasi DJSN, OJK, KPK, Dewan Pengawas, dan SPI. Predikat Wajar Tanpa Pengecualian bahkan diraih selama 12 tahun berturut-turut.

Di akhir klarifikasi, Iqbal menyatakan komitmen lembaganya menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Masyarakat diimbau merujuk laporan resmi untuk memahami pengelolaan keuangan JKN secara utuh.

  • Penulis: Ruang Sely

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yona Bagus Widyatmoko bedah 4 pilar Perda Hunian Layak

    Yona Bagus Widyatmoko Bedah 4 Pilar Perda Hunian Layak di Refleksi Hari Kemanusiaan Sedunia

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Hujan deras dan atap bocor masih menjadi ketakutan harian bagi sebagian ibu di perkampungan padat Kota Surabaya. Di titik itulah Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menaruh tolok ukur keberhasilan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Hunian Layak. Dalam refleksi Hari Kemanusiaan Sedunia. Rabu, (19/8/2026), Yona menegaskan bahwa […]

  • Petugas Kereta Api

    567 Petugas Disiagakan Selama Periode Mudik Lebaran PT KAI Daop 8 Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya, menyiagakan 567 petugas untuk mengantisipasi gangguan perkeretaapian pada masa mudik lebaran 2024. Hal tersebut diungkapkan Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya. Luqman Arif, mengatakan 567 petugas Kereta Api akan disiagakan mulai 31 Maret hingga 21 April untuk mengantisipasi gangguan selama masa mudik lebaran. “Daop […]

  • KORMI Surabaya FORNAS VIII

    Surat Gubernur Jatim ‘Tersendat’, KORMI Surabaya Terancam Gagal Tancap Gas di FORNAS VIII NTB

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – KORMI Surabaya menghadapi kendala serius menjelang keberangkatan kontingennya ke Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII di Nusa Tenggara Barat. Sekretaris Umum KORMI Kota Surabaya, Bobbin Nila Prasanta Yudha atau yang akrab disapa Cak Boni, mengungkapkan kekhawatirannya atas belum turunnya surat dukungan resmi dari Gubernur Jawa Timur. Rabu, (16/7/2025). “Dokumen ini sangat krusial karena […]

  • rambut beruban usia 25

    Rambut Beruban Padahal Usia Baru 25 Tahun, Simak Pemicu yang Jarang Disadari

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sebagian orang mulai menemukan helai rambut putih saat masih duduk di bangku kuliah atau baru memasuki dunia kerja. Kondisi ini sering memicu tanda tanya, bahkan membuat sebagian lainnya merasa kurang percaya diri. Dilansir dari Cleveland Clinic, perubahan warna rambut menjadi abu-abu terjadi karena folikel rambut kehilangan kemampuan memproduksi melanin dalam jumlah cukup. Melanin […]

  • Perlindungan anak di dunia digital

    Kemenkomdigi Nyalakan Alarm! Lindungi Anak dari Jerat Bahaya Siber

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Surabaya kembali menjadi pusat perhatian nasional. Bukan karena hiruk-pikuk politik atau festival budaya, melainkan karena satu isu yang menyentuh jantung masa depan bangsa: perlindungan anak di dunia digital. Dalam gelaran Forum Nasional Komunikasi dan Digital (Komdigi) Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-VII, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) hadir dengan misi […]

  • turnamen catur junior

    Garam Cap Kapal Junior Kembali Gelar Turnamen Catur di Surabaya

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Arena turnamen catur junior Garam Cap Kapal kembali menghadirkan gelaran bergengsi di kota Surabaya. Event yang bertepatan dengan HUT PT Susanti Megah ini menyajikan dua kegiatan menarik yaitu Run Festival dan Turnamen Catur Junior yang berlangsung di Gwalk, Citraland Surabaya Barat pada (28/9). Antusiasme peserta ternyata sangat tinggi sehingga panitia harus membatasi jumlah […]

expand_less