Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Ekbis » Pelindo Tanam 5.000 Pohon Wujudkan Pelabuhan Hijau di Surabaya

Pelindo Tanam 5.000 Pohon Wujudkan Pelabuhan Hijau di Surabaya

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Sebuah lanskap baru mulai bersemi di pusat logistik nasional. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional Jawa Regional 3 secara resmi melaksanakan kegiatan penanaman pohon serentak dalam skala besar di kawasan Jalan Laksda M. Natsir, yang terletak di dalam Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Rabu, (03/12/2025). Aksi penghijauan kawasan pelabuhan yang mengusung tema “Hijaukan Daratan, Birukan Laut — Tanjung Perak Asri, Logistik Lestari” ini bukanlah kegiatan seremonial biasa. Ini merupakan tindak lanjut transformasi kawasan yang berkelanjutan, sekaligus deklarasi nyata komitmen menuju konsep pelabuhan hijau atau green port yang berwawasan lingkungan.

Gerakan penanaman massal oleh BUMN pelabuhan ini berhasil menyatukan seluruh ekosistem maritim. Turut serta dalam momentum penting ini perwakilan dari Pelindo Group, KSOP Utama Tanjung Perak, TNI AL, Polri, serta para tenant dan stakeholder kawasan. Kolaborasi ini menegaskan bahwa penataan lingkungan pelabuhan adalah agenda kolektif. Secara spesifik, program penghijauan Pelindo ini menjadi babak baru pasca operasi penertiban PKL dan parkir liar yang sebelumnya dilakukan di lokasi yang sama, mengubah area yang sempat tak teratur menjadi ruang yang produktif.

Sebanyak 5.000 tanaman pelabuhan dengan varietas yang beragam kini menghampar di lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi. Persiapan lahan dilakukan secara matang, termasuk pengurugan tanah taman sebanyak 23 ton untuk memastikan media tanam yang subur. Pemilihan jenis tanaman dilakukan dengan pertimbangan estetika dan fungsi ekologi yang mendukung estetika kawasan pelabuhan. Terdapat Bougenville dan Pucuk Merah masing-masing 141 tanaman sebagai pemberi aksen warna, Tabebuya sebanyak 46 tanaman, serta Palem Bismark yang kokoh berjumlah 27. Untuk menutup tanah dan memperindah bagian bawah, ditanam pula Krokot atau Brokoli Hias, Brokoli Hias biasa, dan Ubi Hias—masing-masing 200 tanaman—yang dilengkapi dengan Rumput Hias seluas 248 meter persegi. Kombinasi tanaman hias pelabuhan ini dirancang untuk menciptakan ruang hijau Pelabuhan Tanjung Perak yang visually appealing dan fungsional.

Baca Juga  Masalah dan Solusi dalam Penggunaan CoreTax DJP Evaluasi dan Rekomendasi 2025

Sub Regional Head Jawa Pelindo Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, menegaskan makna strategis di balik aksi penghijauan Tanjung Perak ini. “Penanaman pohon ini adalah simbol transformasi kawasan Pelabuhan Tanjung Perak. Setelah penertiban PKL dan parkir liar, kami memastikan area ini tidak kembali kumuh dengan menjadikannya ruang hijau yang bermanfaat bagi semua. Ini adalah komitmen Pelindo untuk menghadirkan pelabuhan yang tertib, aman, dan berwawasan lingkungan,” tegas Purwanto. Lebih lanjut, ia berharap kegiatan pelestarian lingkungan ini dapat menjadi role model pelabuhan hijau bagi pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia, membuktikan bahwa penataan kawasan pelabuhan harus sejalan dengan upaya penghijauan berkelanjutan.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh otoritas setempat. Kepala Kantor KSOP Utama Tanjung Perak Surabaya, Agustinus Maun, S.T., M.T., mengapresiasi langkah Pelindo Sub Regional Jawa tersebut. Ia menilai penghijauan kawasan strategis ini sebagai bagian integral peningkatan daya saing pelabuhan. “Penghijauan kawasan pelabuhan merupakan bagian penting dari upaya kami bersama Pelindo untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan daya saing Pelabuhan Tanjung Perak. Ruang publik yang hijau akan mendukung operasional logistik yang lebih baik serta meningkatkan citra lingkungan pelabuhan,” jelas Agustinus. Ia menambahkan, “Semoga sinergi seperti ini terus meningkat, karena pelabuhan yang tertata dan hijau menjadi kebutuhan utama sektor maritim modern.”

Partisipasi aktif dari anak perusahaan, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), menunjukkan pendekatan terintegrasi Pelindo Group. Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, menjelaskan filosofi transformasi logistik dan ekologi yang berjalan paralel. “Sebagai terminal petikemas berstandar internasional, TPS tidak hanya fokus pada peningkatan produktivitas dan kualitas layanan, tetapi juga pada tanggung jawab lingkungan. Penghijauan merupakan langkah nyata mewujudkan pelabuhan hijau yang menjadi standar di Pelindo Grup, termasuk pemanfaatan energy terbarukan, pengurangan emisi dan pelestarian serta perluasan area hijau sebagai penyangga lingkungan terminal,” paparnya. Pernyataan ini memperkuat bahwa program ecoport tidak hanya tentang menanam pohon, tetapi merupakan sistem yang mencakup pengurangan emisi karbon dan pemanfaatan energi terbarukan.

Baca Juga  UMK Indonesia 2025 Resmi Ditetapkan Naik Sebesar 6,5%

Pada spektrum yang lebih luas, penanaman 5.000 pohon di Surabaya ini memiliki tujuan multidimensi. Kegiatan ini adalah batu fondasi dari komitmen Pelindo mewujudkan Ecoport. Tujuannya jelas: menciptakan ruang publik hijau yang aman bagi pengguna jasa dan masyarakat, meningkatkan estetika, serta berkontribusi pada pengurangan jejak karbon operasional pelabuhan. Program pelabuhan berkelanjutan ini juga selaras dengan visi Kota Surabaya sebagai kota ramah lingkungan. Yang tak kalah penting, inisiatif penghijauan di Tanjung Perak ini dirancang sebagai pondasi program serupa yang akan direplikasi di pelabuhan-pelabuhan lain dalam pengelolaan Pelindo Group, menyebarkan praktik baik tata kelola pelabuhan hijau secara nasional.

Pelindo Sub Regional Jawa Regional 3 memastikan komitmen berkelanjutan dalam menjaga tata ruang lingkungan pelabuhan. Pemeliharaan akan mencakup aspek pengamanan, peningkatan estetika, dan integrasi ruang hijau terintegrasi dengan operasional logistik. Dengan demikian, kegiatan penanaman pohon serentak ini menjadi penegasan peran BUMN kepelabuhanan yang tidak hanya fokus pada layanan operasional, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan pelabuhan dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya, membangun logistik yang lestari untuk masa depan.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • kuota haji 2025

    Kuota Haji 2025: Jawa Barat Dominasi, NTT dan Bali Santai di Belakang

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Apa kabar persiapan Kuota Haji 2025? Kementerian Agama (Kemenag) sudah gerak cepat, selain nentuin biaya, mereka juga ngumumin kuota jemaah haji untuk tiap provinsi. Total jemaah Indonesia tahun ini mencapai 221.000. Nah, penasaran provinsi mana yang jadi “Raja Kuota”? Yuk, simak ulasannya! Berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1196 Tahun 2024, Jawa […]

  • Menyelami Jiwa Zaman di ARTSUBS 2026 Pameran Seni Rupa Kontemporer Surabaya

    Menyelami Jiwa Zaman di ARTSUBS 2026 Pameran Seni Rupa Kontemporer Surabaya

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pameran seni rupa kontemporer ARTSUBS 2026, resmi dibuka di Balai Pemuda, Kota Surabaya, pada Sabtu, 19 September 2026. Ajang bertajuk Border, Threshold, and Beyond ini, menampilkan lebih dari 300 karya dari 120 seniman. Kegiatan ini mendukung ekonomi kreatif dan wisata kota. Pemerintah Kota Surabaya menyatakan apresiasi mendalam atas terselenggaranya pameran tahunan tersebut, […]

  • Makna Kurban

    Kurban Bukan Sekadar Hewan: Melepas Keterikatan Duniawi

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Ruang Mujiono
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Idul Adha sering kali terjebak dalam pemahaman dangkal: sekadar ritual penyembelihan hewan. Padahal, esensi ibadah kurban adalah pembedahan jiwa yang melepaskan belenggu materialisme. Momentum ini dirancang untuk mengasah kepasrahan total pada Allah SWT, sekaligus meneguhkan keseimbangan antara spiritualitas dan solidaritas sosial. Mari selami makna transendental di balik tradisi tahunan ini. Kamis, (5/6/2025). Penyembelihan […]

  • Komisi B DPRD Sidoarjo

    Pedagang Kecil Sidoarjo Terusir Mengadu ke Dewan, Kusumo Komisi B: Siap Rangkul Semua Pihak

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Wakil Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho, S.E., tegas merangkul para pihak terkait dan mewadahi pengaduan minta perlindungan dari warga Pedagang Kaki Lima (PKL), yang tergabung dalam Ikatan Pedagang Pasar Masyarakat (IPPM), yang kerap terusir saat mencari nafkah di wilayah Sidoarjo, Senin (26/1/2026). Ruang rapat Komisi B (Bidang Perekonomian da […]

  • Pacific Caesar Surabaya IBL 2025

    Pacific Caesar Surabaya Targetkan Playoff IBL 2025: Optimisme Tinggi Sambut Kompetisi

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2025 akan segera dimulai pada 11 Januari, dan Pacific Caesar Surabaya datang dengan optimisme tinggi. Sang Owner, Irsan Pribadi Susanto, menegaskan bahwa target tim tahun ini adalah lolos ke babak playoff, bahkan lebih baik dari musim sebelumnya. “Kami juga ada tambahan Frank Victor Johnson sebagai pemain heritage. […]

  • AHWA pilih pemimpin PBNU

    KH Zahrul Azhar Harap AHWA Pilih Pemimpin PBNU Independen Tanpa Intervensi

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jombang, Ruang.co.id – Wakil Rektor Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang, H.M. Zahrul Azhar As’ad atau Gus Hans, berharap Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) menentukan pemimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara independen tanpa intervensi. Harapan itu ia sampaikan menyusul keputusan Muktamar ke-35 NU mengubah mekanisme pemilihan ketua umum menjadi voting, Minggu (30/8/2026). Perubahan […]

expand_less