Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Ekbis » Masalah dan Solusi dalam Penggunaan CoreTax DJP Evaluasi dan Rekomendasi 2025

Masalah dan Solusi dalam Penggunaan CoreTax DJP Evaluasi dan Rekomendasi 2025

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – CoreTax DJP adalah sistem administrasi pajak digital yang mulai diterapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sejak 1 Januari 2025. Sebagai bagian dari proyek pembaruan sistem administrasi pajak (PSIAP) yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2018, CoreTax dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, dengan fitur seperti pendaftaran NPWP online, pembuatan faktur pajak digital, dan penerbitan Surat Keterangan Fiskal (SKF).

Namun, meskipun memiliki potensi besar, penerapan CoreTax tidak lepas dari masalah teknis dan keluhan dari pengguna yang merasa kesulitan dalam mengoperasikan sistem ini. Salah satu masalah terbesar yang dihadapi masyarakat adalah antarmuka yang tidak ramah pengguna, yang membuat banyak orang merasa bingung dan kesulitan dalam mengakses berbagai fitur yang disediakan.

Sejak penerapannya, banyak masyarakat yang melaporkan berbagai kendala operasional terkait penggunaan sistem pajak digital CoreTax. Beberapa masalah utama yang ditemukan adalah:

1. Antarmuka yang Tidak Ramah Pengguna
Banyak pengguna mengeluhkan bahwa antarmuka CoreTax DJP sulit dipahami, terutama bagi masyarakat yang tidak terbiasa dengan teknologi digital. Terdapat banyak pilihan dan tools yang membingungkan, serta kurangnya panduan yang jelas dalam menggunakan sistem.

2. Kesulitan dalam Pendaftaran NPWP
Salah satu fitur yang menjadi sorotan adalah pendaftaran NPWP online. Masyarakat melaporkan bahwa mereka kesulitan untuk membuat NPWP secara online melalui CoreTax, terutama ketika ditemukan adanya celah keamanannya. Bahkan, beberapa waktu lalu, seorang pengguna media sosial mengungkapkan bahwa mereka bisa membuat NPWP tanpa melalui validasi data tambahan, yang seharusnya menjadi salah satu mekanisme keamanan utama.

3. Masalah Keamanan Data
Seiring dengan penggunaan CoreTax, masalah keamanan data pajak juga muncul. Beberapa pengguna merasa khawatir bahwa data pribadi mereka bisa disalahgunakan, mengingat adanya celah yang ditemukan di dalam sistem. Keamanan menjadi hal yang sangat penting, terutama karena sistem ini menyimpan informasi sensitif terkait kewajiban pajak masyarakat.

Baca Juga  Jemari Difabel Menenun Harapan, Karya Tuna Daksa Sidoarjo Menembus Batas Stigma

4. Kesulitan dalam Membuat Faktur Pajak
Pengguna juga mengeluhkan kesulitan dalam membuat faktur pajak digital, terutama pada masa transisi tarif PPN yang berubah dari 11% menjadi 12%. Proses pembuatan faktur transisi ini dianggap rumit, dan sering kali menimbulkan kesalahan penghitungan yang harus diperbaiki secara manual.

Agung Satryo Wibowo, pakar perpajakan dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG), mengungkapkan pandangannya mengenai berbagai kendala yang dihadapi oleh masyarakat terkait penggunaan CoreTax DJP. Menurut Agung, meskipun CoreTax dirancang dengan tujuan mempermudah administrasi pajak, penerapannya di lapangan belum sesuai harapan. Berikut adalah statement yang beliau sampaikan:

“Direktorat Jenderal Pajak sudah membuat sebuah terobosan luar biasa dengan meluncurkan CoreTax untuk memberikan kemudahan dalam administrasi perpajakan. Namun, implementasi sistem ini menunjukkan banyak kekurangan. Sistem yang tidak ramah pengguna ini membingungkan masyarakat, terutama mereka yang tidak terbiasa dengan teknologi. Selain itu, kami juga menemukan celah dalam pendaftaran NPWP yang memungkinkan pembuatan NPWP tanpa validasi data yang memadai,” ujar Agung Satryo Wibowo.

Agung juga menyoroti masalah keamanan data dalam sistem ini, yang menjadi perhatian utama masyarakat. “Penting bagi DJP untuk memperkuat lapisan keamanan dalam sistem CoreTax ini. Masyarakat harus merasa aman dan percaya bahwa data pribadi mereka terlindungi dengan baik.”

Agung menyarankan agar DJP melakukan uji coba lebih lanjut di beberapa Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang telah dipilih sebagai percontohan. Langkah ini akan memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah yang ada sebelum CoreTax digunakan secara luas oleh masyarakat. “Sistem ini perlu diuji terlebih dahulu di beberapa KPP untuk memastikan bahwa kendala-kendala operasional yang muncul dapat segera diperbaiki,” tambah Agung.

Baca Juga  Cara Bayar GoPayLater di Tokopedia Panduan Praktis dan Tips Hemat Tanpa Ribet

Sebagai respon terhadap berbagai keluhan ini, Agung Satryo Wibowo menyarankan beberapa langkah konkret untuk memperbaiki dan memaksimalkan CoreTax DJP:

1. Penyederhanaan Antarmuka Pengguna
Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah menyederhanakan antarmuka sistem agar lebih ramah pengguna. DJP bisa menyusun panduan penggunaan yang jelas dan mudah dipahami oleh masyarakat awam, sehingga mereka bisa lebih mudah mengakses layanan perpajakan.

2. Memperkuat Sistem Keamanan
Keamanan data wajib pajak harus diperkuat dengan meningkatkan lapisan validasi data dan memastikan protokol keamanan yang lebih baik agar celah yang ada dapat ditutup. “DJP perlu menjamin bahwa setiap langkah pendaftaran, pembuatan NPWP, atau pengelolaan faktur pajak benar-benar aman dan terlindungi,” ujar Agung.

3. Uji Coba di Kantor Pelayanan Pajak
Sebelum sistem digunakan secara luas, DJP harus melakukan uji coba di beberapa KPP terlebih dahulu. Dengan melakukan evaluasi dan perbaikan berdasarkan feedback pengguna, DJP dapat memastikan bahwa sistem ini berfungsi dengan baik dan dapat diakses oleh masyarakat secara efektif.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Band Arek Suroboyo

    Festival Band Arek Suroboyo 2025, Panggung Kreatif Musisi Muda Surabaya Berbakat

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Suasana Balai Pemuda Surabaya terasa berbeda pada Jumat malam, 29 Mei 2025. Dentuman musik dari panggung Festival Band Arek Suroboyo mengalun penuh semangat, membawa energi baru dalam perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732. Festival ini digagas oleh PDAM Surya Sembada bersama Pemerintah Kota Surabaya, menjadi ruang terbuka bagi para pelajar untuk mengekspresikan […]

  • Debat kedua Pilgub Jatim 2024

    Debat Kedua Pilgub Jatim 2024: Luluk Tantang Incumbent, Risma Fokus Nelayan, Khofifah Pamer Penghargaan

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 2Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Debat kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2024 yang berlangsung di Grand City, Surabaya pada Minggu (3/11) berlangsung lebih panas dibandingkan dengan debat pertama. Suasana memanas sejak masing-masing pasangan calon (paslon) mulai memaparkan visi dan misinya. Pasangan petahana, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak, tampil pertama dengan menyoroti kemajuan dan […]

  • Adele Dalam Konsernya Umumkan Hiatus

    Adele Umumkan Hiatus Setelah Selesaikan Konsernya

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kabar duka bagi para penggemar Adele. Penyanyi berbakat asal Inggris ini mengumumkan rencana hiatus dari dunia musik setelah menyelesaikan konser residensi terakhirnya di Las Vegas dan Jerman. Keputusan ini mencuat setelah Adele merasa lelah dan membutuhkan waktu untuk beristirahat setelah menjalani serangkaian pertunjukan yang cukup panjang. Dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, […]

  • Kodam Brawijaya Kalahkan PWI Jatim

    Kemenangan Kodam Brawijaya Atas PWI Jatim dalam Laga Persahabatan Penuh Semangat

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Laga persahabatan antara Kodam V/Brawijaya dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur di Stadion Brawijaya, Selasa (20/5), menyuguhkan tontonan spektakuler penuh semangat dan nilai sportivitas yang tinggi. Pertandingan berlangsung seru dinamis sejak peluit pertama. Kerap kali tim PWI mencecar serangan – serangan tajam, baik dari pemain sayap maupun dari lini tengah. Salah satunya […]

  • Sengketa waris Sidoarjo

    Sengketa Waris Memanas di PA Sidoarjo, Achmad Shodiq Kuasa Tergugat Ajukan Gugatan Balik Rp500 Juta

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Perselisihan waris dalam satu keluarga, kembali mencuat ke ruang sidang. Perkara yang terdaftar dengan nomor 4647/Pdt.G/2025/PA.Sda di Pengadilan Agama Sidoarjo, kini memasuki babak baru, setelah pihak tergugat tidak hanya mengajukan eksepsi dan jawaban, tetapi melalui tim kuasa hukumnya dari Palenggahan Hukum Nusantara (PHN), juga menggugat balik para penggugat, pada sidang yang digelar […]

  • Ijazah disandera perusahaan

    Terbongkar! 21 Ijazah Karyawan Disandera, Wabup Mimik Turun Tangan! Buruh Menang, Perusahaan Tak Berkutik

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Deretan wajah penuh harap di balik pagar baja perusahaan PT Tedmonnindo Pratama Semesta akhirnya mengurai senyum lega. Sebanyak 21 ijazah milik mantan karyawan yang sempat ditahan secara sepihak oleh manajemen, dipastikan dikembalikan menyusul sidak langsung Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, Senin (2/6/2025). Kejadian ini mencuat ke publik setelah puluhan mantan karyawan melakukan […]

expand_less