Breaking News
light_mode
Kamis, 2 Juli 2026

Krista Exhibitions Gaet Industri Kemasan dan Kecantikan Kawasan Timur di Surabaya

  • account_circle Mascim
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Krista Exhibitions Group resmi membuka pameran ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) dan East Beauty Pack Expo 2026 di Grand City Convention Hall, Surabaya, pada Selasa (1/7/2026). Gelaran berskala internasional ini bertujuan mempertemukan para pelaku industri pengemasan, percetakan, dan kecantikan untuk memperluas jaringan bisnis serta mendorong inovasi di kawasan Indonesia Timur.

Penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum krusial karena kedua pameran untuk pertama kalinya digelar secara independen. Sebelumnya, ajang ini selalu berlangsung bersamaan dengan EastFood Indonesia (IIFEX) Surabaya. Pemisahan ini merupakan respons langsung atas tingginya permintaan pasar dan antusiasme pelaku industri yang terus meningkat signifikan dari tahun ke tahun.

Pameran ALLPACK Surabaya 2026 diikuti oleh lebih dari 120 peserta, termasuk di antaranya 10 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan. Mereka menampilkan beragam solusi dan inovasi di sektor pengemasan, pemrosesan, otomasi, farmasi, hingga logistik. Di lokasi yang sama, East Beauty Pack Expo 2026 memamerkan teknologi terkini untuk industri kecantikan, meliputi kemasan kosmetik fungsional, mesin produksi, serta bahan baku berkualitas tinggi.

Baca Juga : Pameran B2B Internasional Ramaikan Surabaya, Pacu Pertumbuhan Ekonomi Jatim

Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menegaskan bahwa langkah ini adalah wujud nyata dukungan terhadap geliat ekonomi kawasan timur. “Melalui penyelenggaraan ALLPACK Surabaya dan East Beauty Pack Expo secara mandiri, kami ingin menghadirkan peluang kolaborasi yang lebih luas bagi pelaku industri. Surabaya memiliki peran strategis sebagai pusat perdagangan di kawasan Indonesia Timur, sehingga kami optimistis pameran ini akan menjadi momentum bagi dunia usaha untuk memperluas pasar serta mempercepat adopsi teknologi,” ungkap Daud D. Salim dalam sambutan pembukaannya.

Lebih dari sekadar pameran produk, penyelenggara menyiapkan serangkaian program strategis untuk memaksimalkan potensi transaksi. Pihaknya menghadirkan program Business Matching serta Hosted Buyer Program yang mempertemukan peserta pameran secara langsung dengan pembeli potensial dari dalam dan luar negeri melalui jadwal pertemuan yang terstruktur.

Baca Juga : UMKM Jatim Dipacu Masuk Rantai Pasok Industri via EastFood 2026

Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai seminar informatif yang relevan dengan tantangan industri saat ini. Beberapa sesi unggulan antara lain seminar bertajuk “Building Circular Packaging Ecosystems in Indonesia” oleh Indonesian Packaging Federation (IPF), serta “Peran Kemasan dalam Meningkatkan Daya Saing Industri Kecil dan Menengah” dari Kementerian Perindustrian. Sesi lainnya meliputi penguatan rantai pasok industri tenun plastik nasional hingga strategi kepatuhan regulasi bagi UMKM makanan dan minuman.

Pameran ini membuktikan bahwa Jawa Timur tetap menjadi salah satu pusat gravitasi utama industri manufaktur nasional. Ajang ini tidak hanya menjadi pasar bagi transaksi mesin dan material, tetapi juga titik temu bagi produsen teknologi, pemilik pabrik, akademisi, serta asosiasi industri untuk membahas masa depan sektor pengemasan dan kecantikan. Pameran ini akan berlangsung hingga 4 Juli 2026 mendatang dan menargetkan ribuan pengunjung profesional dari berbagai sektor.

  • Penulis: Mascim
expand_less