Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Daerah » Drama Politik Sidoarjo Bak “Krawang-Bekasi” Rakyat Hanya Jadi Penonton

Drama Politik Sidoarjo Bak “Krawang-Bekasi” Rakyat Hanya Jadi Penonton

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id — Aroma panas perseteruan antara Bupati Sidoarjo Subandi dan sejumlah anggota DPRD Sidoarjo belum juga reda. Upaya damai yang mungkin digagas atau inisiasi Sekretaris Daerah, Dr. Fenny Apridawati, atau mungkin sebaliknya ada yang memerintahkan, malah memunculkan tafsir baru yang memantik kontroversi. Masyarakat prihatin, politik yang semestinya menjadi ruang aspirasi, justru jadi ajang ego dan saling sindir.

Minggu siang (29/6/2025), surat undangan dengan lampiran deretan nama yang diundang, sudah bocor beredar beberapa jam sebelumnya di ruang percakapan publik Sidoarjo.

Sebuah pertemuan tertutup digelar di sebuah rumah makan di kawasan Larangan, Sidoarjo. Undangan resmi itu berkop Sekretariat Daerah dan ditujukan pada para pimpinan partai dan fraksi DPRD.

Tujuannya, secara tertulis, untuk silaturrahmi bersama Bupati dan Wakil Bupati. Tapi, ketidakhadiran tokoh kunci seperti Wakil Bupati Mimik Idayana ( yang juga Ketua Partai Gerindra Sidoarjo) beserta Fraksi Gerindra, Ketua DPRD Cak Nasik alias Abdillah Nasih (PKB), dan sebagian kecil pimpinan fraksi beserta anggota lainnya, menimbulkan tanda tanya besar.

“Acaranya hanya silaturahmi, saya rasa tidak ada maksud lain, tidak ada pembahasan politik, dan semoga semuanya sudah kembali baik-baik saja,” ujar M. Nizar, Ketua Fraksi Partai Golkar kepada Ruang.co.id.

Namun, ketidakhadiran tokoh sentral dalam pertemuan ini justru menegaskan masih terdapat lebarnya jarak antar pihak. Laksana sebuah puisi “Antara Anyer dan Bekasi”.

Dalam grup percakapan publik WhatsApp, Usman, politisi senior PKB Sidoarjo, menilai langkah Sekda ini bisa dianggap melewati batas.

“Kalau ini dianggap penting, mestinya yang mengundang adalah Bupati sendiri, bukan Sekda. Apalagi undangan ini untuk para ketua fraksi dan parpol,” tulisnya, menyisipkan emotikon permohonan maaf.

Baca Juga  Kasus Perkosaan Anak Disabilitas di Sidoarjo, Tim Hukum Terdakwa Tolak Tuntutan JPU 13 Tahun

Pandangan berbeda disampaikan Sujani, aktivis budaya yang dikenal dengan sebutan Buwas (Bupati Swastanya Sidoarjo).

Ia memandang undangan itu sebagai itikad baik meski disayangkan tetap memicu polemik.

“Kalau memang ini inisiatif Bu Sekda sendiri, saya rasa tujuannya mulia, meskipun wajar jika sebagian pihak merasa tidak pas,” katanya.

Namun, di tengah upaya damai yang justru dipersoalkan, suara hati masyarakat kecil terasa begitu jernih.

Puteri, Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sidoarjo, menyuarakan kegelisahan generasi muda yang menyaksikan pertikaian ini terus bergulir.

“Yang kami tekankan, baik Bupati maupun DPRD seharusnya fokus pada tanggung jawab mereka, menyejahterakan rakyat. Polemik ini hanya memperlambat pembangunan,” tegas Puteri.

Polemik elite memang sering luput dari rasa. Di balik meja perundingan dan surat undangan bersampul resmi, ada jutaan warga yang menanti kepastian pelayanan, pendidikan yang layak, infrastruktur yang baik, dan lapangan kerja yang nyata. Ketika politik kehilangan empati, rakyatlah yang membayar harga tertingginya.

“Saya hanya ingin melihat Sidoarjo damai. Gak usah cari siapa yang salah, coba saja dua-duanya saling menurunkan tensi. 50 persen saja cukup. Minta maaf dan maafkan,” pungkas Sujani, dengan rasa prihatinnya.

Poin terpenting yang ditekankannta, Rakyat Sidoarjo butuh pemimpin yang legawa, bukan yang larut dalam ego dan gengsi.

Islah bukan soal siapa kalah atau menang, tapi soal siapa yang berani mengutamakan rakyat di atas segalanya. Dengan penghujung harapan masyarakat Sidoarjo, Paripurna yang akan digelar Selasa ini tidak lagi batal dn ditunda lagi.

Setidaknya masyarakat Sidoarjo butuh kepastian jawaban parleman antara diterima atau sebaliknya ditolak atas RPJMD yang dipresentasikan Bupati Subandi waktu lalu di gedung yang sama.

Baca Juga  Tender Ulang RSUD Sedati Rp47,5 M Jadi Sorotan, DPRD Sidoarjo “Jangan Ada Kong Kali Kong”
  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Film Flight Risk

    Film “Flight Risk” Membawa Ketegangan Mendebarkan di Ketinggian 10 Ribu Kaki

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – “Flight Risk,” sebuah film thriller terbaru yang disutradarai oleh Mel Gibson, akan segera hadir dengan cerita penuh aksi dan ketegangan di langit. Dibintangi oleh Mark Wahlberg dan Michelle Dockery, film ini akan tayang perdana di Amerika Serikat pada 24 Januari 2025. Namun, untuk penonton Indonesia, sudah ada di layar bioskop mulai tanggal […]

  • Pemain AC Milan ketika menghadapi Cremonese (Dok. Official AC MIlan)

    Cremonese Permalukan AC Milan 1-2 di San Siro, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Jadi Pahlawan

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – AC Milan memulai laga dengan percaya diri. Bermain di hadapan publik San Siro, AC Milan kalah dari Cremonese 1-2.  Rossoneri langsung menekan pertahanan Cremonese. Alur serangan mereka banyak digerakkan oleh Luka Modric yang menjadi otak permainan di lini tengah. Meski terus digempur, justru Cremonese yang membuka keunggulan lebih dulu. Pada menit ke-28, Federico […]

  • Kasus perkosaan anak disabilitas

    Kasus Perkosaan Anak Disabilitas di Sidoarjo, Tim Hukum Terdakwa Tolak Tuntutan JPU 13 Tahun

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sidang kasus pemerkosaan terhadap BIM, seorang anak gadis disabilitas tuna netra dari Desa Bligo, Kecamatan Candi, Sidoarjo, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo. Sidang kali ini membahas Duplik dari tim kuasa hukum terdakwa SW sebagai jawaban atas Replik Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Kamis (5/3). Dalam Duplik-nya, Dibertius Deimau, […]

  • Anggota DPD RI Lia Istifhamah HUT ke-64 IKWI PWI Jatim

    Anggota DPD RI Lia Istifhamah Warnai HUT ke-64 IKWI PWI Jatim dengan Literasi Digital

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Gedung Abdul Aziz PWI Jawa Timur saat Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) merayakan hari jadinya yang ke-64. Acara yang digelar pada Jumat, 19 Juli 2025, ini bukan sekadar perayaan biasa, melainkan momentum yang sarat makna bagi seluruh anggota, pengurus, dan tamu undangan, termasuk anggota DPD RI Lia […]

  • THR PNS 2025

    THR PNS 2025 Cair 100%, Sri Mulyani Beberkan Komponen Lengkap dan Jadwalnya

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali memberikan kabar gembira bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS). THR Idulfitri 2025 akan dibayarkan secara penuh atau 100%, sama seperti tahun sebelumnya. Kabar ini disampaikan langsung oleh Sri Mulyani saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/3/2025). “Segera [disalurkan THR-nya, red]. Insyaallah [100%],” ujarnya dengan penuh […]

  • kasus korupsi dana hibah pokmas

    Kusnadi, Mantan Ketua DPRD Jatim Siap Bongkar Kasus Korupsi Dana Hibah di Hadapan KPK

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggali informasi terkait dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) yang bersumber dari APBD Jawa Timur tahun anggaran 2021-2022. Mantan Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi, yang sebelumnya telah menjalani pemeriksaan oleh KPK, menyatakan kesiapannya untuk mengungkap seluruh informasi yang diketahuinya saat Kembali dimintai keterangan lebih lanjut. Hal […]

expand_less