Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Seniman Reog Surabaya Bertolak ke Ponorogo Rebut Piala Presiden

Seniman Reog Surabaya Bertolak ke Ponorogo Rebut Piala Presiden

  • account_circle Ruang M Andik
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Pemerintah Kota Surabaya secara resmi melepas keberangkatan Persatuan Unit-unit Reog Surabaya (Purbaya) menuju ajang Grebeg Suro 2026, Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI di Kabupaten Ponorogo. Pelepasan ini menandai kesiapan kontingen Kota Pahlawan untuk memperebutkan Piala Presiden dalam festival yang mengusung tema “Reogvolution” tersebut pada Jum’at (12/6/2026).

Asisten I Pemerintah Kota Surabaya, Mohammad Fikser, memimpin langsung prosesi pelepasan sebagai wujud dukungan penuh terhadap pelestarian seni tradisional. Purbaya diharapkan mampu membawa harum nama Surabaya dalam kompetisi seni budaya bergengsi tingkat nasional itu.

“Pemerintah Kota Surabaya memberikan dukungan penuh kepada Purbaya. Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kota Surabaya,” ujar Fikser saat melepas kontingen.

Ia menambahkan bahwa keikutsertaan dalam festival bukan sekadar kompetisi, melainkan juga bagian dari strategi kebudayaan daerah. Pemerintah kota menilai seni reog merupakan aset budaya yang harus terus diperkenalkan kepada khalayak luas. Fikser juga menyampaikan apresiasinya kepada para pihak yang selama ini mendukung pelestarian reog di Surabaya. “Kami pemerintah kota mengucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat Ponorogo, tokoh reog yang ada di Surabaya, yang kemudian mewadahi kegiatan ini. Ke depannya, pemerintah kota juga akan memfasilitasi Purbaya dengan gedung serbaguna milik pemerintah kota di MERR, yang bisa dipakai secara rutin untuk pelatihan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fikser menegaskan bahwa Purbaya merupakan binaan dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Surabaya, yang fokus pada pelestarian kesenian. Komitmen ini diperkuat dengan perhatian besar Wali Kota Surabaya yang telah menerima anugerah sebagai pemerhati budaya untuk reog pertama di Indonesia. “Di setiap acara, reog selalu menjadi tampilan seni utama yang mendapat kesempatan untuk dimunculkan. Di luar Ponorogo yang menjadi tempat asal reog, Surabaya memiliki perhatian luar biasa terhadap kesenian ini,” tambahnya.

Budi Sutrisno, Ketua Reog Purbaya Surabaya

Budi Sutrisno, Ketua Reog Purbaya Surabaya

Sementara itu, Ketua Purbaya Budi Sutrisno mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan secara intensif. Seluruh personel menjalani latihan rutin dan pematangan materi pertunjukan selama lebih dari dua bulan untuk menghadapi persaingan ketat.

Baca Juga  Berkas Lengkap, KH Yusuf Hasyim Siap Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional! Simak Perjalanan dan Jasanya

“Kami telah berlatih secara serius selama lebih dari dua bulan. Dengan dukungan dari Pemkot Surabaya dan kerja keras seluruh anggota, kami optimistis dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih hasil yang membanggakan,” katanya.

Budi menargetkan Purbaya minimal mampu menembus nominasi lima besar. Optimisme itu didasari oleh kekompakan tim serta pengalaman sejumlah anggota yang pernah tampil di festival serupa sebelumnya.

Optimisme serupa juga disampaikan oleh Sugiri Heru Sangoko, Pembina Purbaya. Ia berpesan agar kontingen Kota Surabaya menunjukkan jiwa pahlawan dan tampil dengan gagah tanpa rasa grogi. “Festival ini merupakan momen yang paling ditunggu, terlebih para pemain sudah melakukan persiapan matang, baik latihan selama lebih dari dua bulan maupun mendatangkan pelatih terbaik,” ujarnya. Menurutnya, masuk sebagai juara 1 tentu akan menjadi kebanggaan bagi Kota Surabaya. Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para seniman reog, baik dari pihak pembina Purbaya maupun Pemerintah Kota Surabaya telah menyiapkan bonus bagi kontingen yang berhasil meraih juara 1 atau setidaknya masuk lima besar.

Hal tersebut dipertegas oleh Mohammad Fikser yang menyatakan bahwa Wali Kota Surabaya telah menyiapkan bonus sebesar 100 juta rupiah bagi Purbaya jika berhasil menjadi juara 1. “Pak Wali Kota memberikan bonus 100 juta untuk tim Purbaya bila juara 1. Ada pula bonus-bonus lain yang disiapkan untuk menyemangati tim. Mudah-mudahan di Festival Reog Nasional di Ponorogo ini, tim Surabaya bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” pungkasnya.

Festival Nasional Reog Ponorogo merupakan agenda tahunan yang menjadi barometer perkembangan seni reog di Indonesia. Ajang ini rutin digelar dalam rangkaian Grebeg Suro dan selalu menarik perhatian peserta dari berbagai provinsi.

Kehadiran Purbaya dalam festival kali ini diharapkan dapat memperkuat diplomasi budaya antardaerah. Kontingen Surabaya juga membawa misi memperkenalkan karakter seni reog khas pesisiran yang menjadi identitas komunitas seniman di ibu kota Jawa Timur tersebut.

Baca Juga  Jadwal Kapal Pelni Balikpapan ke Surabaya Maret 2025: Tiket, Rute, dan Info Terbaru
  • Penulis: Ruang M Andik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benjamin Sesko setelah mencetak gol ke gawang Everton. (Official ManUtd)

    Benjamin Sesko Ngebut 35,3 Km/Jam, MU Taklukkan Everton Lewat Gol Tunggal

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Benjamin Sesko langsung memberi dampak saat Manchester United menghadapi Everton. Ia masuk sebagai pemain pengganti dan langsung mengubah arah pertandingan. Satu sprint cepat, satu peluang matang, satu gol. Manchester United pun membawa pulang tiga poin penting dari laga tandang tersebut. Tinggalkan Tarkowski, Taklukkan Pickford Momen krusial itu berawal ketika lini tengah MU membuka […]

  • TPST Berbek

    Kisah TPST Berbek: Sepuluh Tahun Mengubah Sampah Menjadi Cuan dan Harapan Kemanusiaan

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Bau busuk yang menyengat, seketika sirna, manakala langkah kaki puluhan orang menapaki kawasan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Berbek. Di sinilah, denyut nadi kehidupan warga Desa Berbek, Kecamatan Waru, berdetak kencang, merajut asa di tengah kepungan limbah hunian masyarakat berbatasan dengan kota Surabaya. Tepat pada 1 Agustus lalu, fasilitas TPST mandiri ini […]

  • physical sunscreen

    4 Jagoan Physical Sunscreen Lokal di Bawah 100 Ribu, Aman untuk Kulit Sensitif!

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi pemilik kulit sensitif, memilih sunscreen ibarat mencari jarum di tumpukan jerami. Salah pilih, bukannya terlindungi, malah jerawat meradang atau kulit memerah. Untungnya, physical sunscreen dengan kandungan mineral seperti zinc oxide dan titanium dioxide menjadi solusi aman karena bekerja dengan memantulkan sinar UV seperti cermin, bukan menyerapnya seperti chemical sunscreen. Tak perlu khawatir […]

  • Tragedi Puncak Carstensz Pyramid

    Kronologi Insiden yang Merenggut Nyawa Pendaki Usia 60 Tahun, Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono, di Puncak Carstensz Pyramid

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Langit di Puncak Carstensz Pyramid, Papua, yang awalnya cerah tiba-tiba berubah drastis. Salju tipis yang menempel di bebatuan kini disertai dengan hujan deras dan angin kencang. Cuaca ekstrem ini akhirnya membawa bencana: dua pendaki WNI, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, meninggal dunia akibat hipotermia saat turun dari puncak. Tiga pendaki lainnya, yang […]

  • Perda IMB

    DPRD Sidoarjo Paripurnakan Pencabutan Perda IMB No 4 Tahun 2012, Warga Harap Kemudahan PBG dan Bukan Mencekik Leher

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi sorotan publik, setelah rapat paripurna pertama masa persidangan ketiga tahun 2025 digelar, Jumat (15/8). Agenda penting itu membahas penyampaian nota penjelasan Bupati Sidoarjo, terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), tentang pencabutan Perda No. 4 Tahun 2012 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sidang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua […]

  • Parkir RSUD Notopuro

    Makin Mengeras Viral Tarif Parkir RSUD Notopuro Dikeluhkan Publik Sidoarjo, Ini Penjelasanya

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Keluarga pasien RSUD RT Notopuro, Dirga Anabil, warga Sidoarjo, mengeluhkan tarif retribusi parkir progresif di area rumah sakit, mencakup motor, mobil, dan kendaraan besar, bagi pengunjung layanan kesehatan, yang berlangsung penerapan sejak 2025, berujung sorotan hingga April 2026. Dirga, satu dari sejumlah keluarga pasien RSUD Notopuro, sedikitnya 10 orang yang mengirim pesan […]

expand_less