Breaking News
light_mode
Sabtu, 24 Oktober 2026
Beranda » Daerah » SP LEM Mojokerto Unjuk Rasa Damai Didepan Obvitnas Kawasan Industri Intiland

SP LEM Mojokerto Unjuk Rasa Damai Didepan Obvitnas Kawasan Industri Intiland

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mojokerto, Ruang.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik, dan Mesin (FSP LEM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Mojokerto melaksanakan aksi unjuk rasa damai didepan pintu masuk obyek vital nasional (obvitnas) PT. Kawasan Industri Intiland di Ngoro Industrial Park (NIP) Kabupaten Mojokerto pasa Senin (16/02/1026). Aksi damai diikuti 75 anggota dan dipimpin langsung oleh Ketua DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Mojokerto. Iswantoro.

Didepan pintu masuk obbitnas terdapat papan besar bewarna merah terkait peraturan larangan unjuk rasa pada obvitnas. Pada papan tersebut, tertulis bahwa sesuai indang-undang no. 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum. Poin 1, pasal 9 ayat (2) menyampaikan pendapat radius 500 meter dari pagar terluar. Poin 2, penyampaian pendapat dapat dibubarkan apabila tidak memenuhi ketentuan dan dikenakan sanksi hukum apabila melakukan perbuatan melanggar hukum.

Unjuk rasa damai ini terkait nasib anggota PUK FSP LEM SPSI yang bekerja di PT Logisteed Indonesia. Iswantoro mengatakan terkait kronologi, bahwa kasus ini nggak pertama kali ini. “Sudah ada dua kali, sejalan berjalannya waktu ternyata perusahaan mengingkari. Ada salah satu karyawan yang ditetapkan tanpa pemberitahuan ke SPSI,” ungkap Iswantoro. Kejadian ini terjadi sekitar tahun 2023, Iswantoro menambahkan, teman-teman yang bergabung kita melakukan protes ke pengurus.

“Pak, ini ada penetapan tapi kok tidak konfirmasi ke pengurus. Akhirnya teman-teman mendesak pengurus untuk diperjuangkan menjadi tetap,” kata Iswantoro. Selanjutnya terjadi koordinasi dengan DPC dan dikomunikasikan dengan pihak manajemen perusahaan. DPC juga menawarkan ke teman-teman terkait perubahan status atau minta kerja terus.

Setelah menjelaskan semua plus minus, termasuk kompensasi dan kenyamanan bekerja hingga teman-teman karyawan PT Logisteed Indonesia ingin kerja terus. “Akhirnya pada saat bulan Juni 2025, saya melayangkan surat ke perusahaan hingga terjadi kunjungan ke perusahaan dan komunikasi untuk membahas masa depan teman-teman,” urai Iswantoro disekitar lokasi aksi unjuk rasa damai.

Baca Juga  Pemkab Sidoarjo Tancap Gas Betonisasi 11 Jalan demi Akses Lancar

Ketika menanyakan arah status teman-teman ke perusahaan, tetapi Iswantoro tidak mendapatkan jawaban. “Dan dilempar balik ke kita. Dan saya menawarkan solusi sekiranya teman-teman bisa kerja terus tapi secara hukum tidak melawan dan melanggar aturan,” ungkap Iswantoro. Tetapi usulan solusi ditolak pihak PT Logisteed Indonesia, hingga DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Mojokerto pada bulan Agustus 2025 mengajukan pengaduan ke pihak pengawas provinsi Jawa Timur.

Pada akhir Desember 2025, pihak pengawas provinsi mengeluarkan hasil nota pengawasan. “Menyatakan bahwa PT Logisteed tidak memenuhi syarat untuk melakukan PKWT. Intinya perusahaan tidak mau melakukan perubahan status karena karena apa yang dilakukan perusahaan itu sudah benar,” jelas Iswantoro. Di PT Logisteed Indonesia terdapat 330 karyawan dengan masa kerja antara 2 tahun hingga 4 tahun. “Yang tetap itu 130, dan yang diperselisihkan itu 27 karyawan. Dan 7 karyawan per 31 Januari sudah di end kontrak karena alasan perusahaan sudah habis kontrak,” ujar Ketua DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Mojokerto.

Dalam ijin aksi unjuk rasa, pihak DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Mojokerto mengajukan ijin selama 3 hari. “Kita difasilitasi oleh pihak Dharmala untuk melakukan mediasi. Untuk aksi-aksi selanjutnya, kita lihat hasil mediasi nanti. Kalau misalkan terjadi deadlock, kemungkinan besar besok kita kan melakukan aksi,” terang Iswantoro.

Ada 3 tuntutan dari DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Mojokerto dalam aksi unjuk rasa damai hari ini. Pertama yaitu laksanakan nota pengawasan dari pengawas Jatim. “Karena disitu sudah tertera, bahwasanya PT Logisteed tidak memenuhi syarat melakukan PKWT. Kedua, kami minta 7 orang yang sudah di end kontrak dipekerjakan kembali. Dikeluarkan dengan bahasa bahwasanya selesai kontrak. Padahal nota bolanya terbalik,” jelas Iswantoro.

Baca Juga  Ini Alasan Kenapa Warga Akui Made Satria Cocok Pimpin Klungkung 2024-2029

Tuntutan yang ketiga, karyawan yang di end kontrak dibayarkan gaji penuh. Iswantoro menyebutkan, sesuai undang-undang bahwa perusahaan wajib menggaji apabila pekerja bersedia melakukan pekerjaan namun pengusaha tidak memberikan pekerjaan karena kesalahan sendiri atau kesalahan sendiri yang seharusnya bisa dihindari oleh perusahaan. “Undang-Undang itu berada di Omnibus Law. Di Undang-Undang 13 Ketenaga-kerjaan ada karena Unsang-Undang 13 tidak serta mertua dicabut,” pungkas Iswantoro yang sudah dihampiri utusan Dharmala untuk melakukan proses mediasi. (Djayadi)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arti Imlek

    Makna Imlek yang Sebenarnya dan Arti Ucapan Tahun Baru Populer

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Perayaan Tahun Baru Imlek selalu dinanti, namun makna sebenarnya sering kali luput dari perhatian. Padahal, pemahaman mendalam tentang arti Imlek dan ucapan-ucapan populer di dalamnya dapat membuat perayaan menjadi lebih bermakna, bukan sekadar rutinitas seremonial belaka. Artikel ini akan mengupas asal-usul istilah Imlek dan makna filosofis di balik ucapan “Gong Xi Fa Cai” […]

  • monumen bersejarah

    Ketahui, Ini 3 Monumen Bersejarah di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Indonesia memiliki banyak monumen bersejarah yang mencerminkan kekayaan budaya, sejarah, dan arsitektur negara ini. Tiga di antaranya adalah Candi Borobudur, Monumen Nasional (Monas), dan Candi Prambanan. Berikut ini adalah artikel tentang ketiga monumen tersebut: 1. Candi Borobudur Candi Borobudur adalah candi Buddha terbesar di dunia dan terletak di Magelang, Jawa Tengah. Dibangun […]

  • tenaga kesehatan

    Jangan Panik, Ini Tips Hindari Flu Singapura dan Kenali Gejala Jika Tertular

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tips Hindari Flu Singapura dan Kenali Gejala merebaknya penyakit Flu Singapura di Masyarakat direspon Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya. Dan mengimbau masyarakat agar tidak panik terhadap penyakit Flu Singapura. Selain itu, Dinkes Surabaya membagikan tips mencegah penularan virus tersebut. Masyarakat juga diminta dapat mengenali gejala atau indikasi […]

  • Efektivitas Kerja di Kafe

    Ngopi Sambil Kerja: Ritual Produktif atau Sekadar Pencitraan Generasi Digital?

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di balik gemericik mesin espresso dan denting sendok di cangkir kopi, kafe-kafe perkotaan telah bertransformasi menjadi kantor kedua bagi generasi digital. Fenomena work-from-cafe ini bukan sekadar tren, melainkan cerminan perubahan pola kerja modern. Namun, di balik daya tarik estetikanya, tersembunyi pertanyaan kritis: seberapa efektif sebenarnya bekerja di antara keramaian ini? Psikologi di Balik […]

  • Ijazah disandera perusahaan

    Terbongkar! 21 Ijazah Karyawan Disandera, Wabup Mimik Turun Tangan! Buruh Menang, Perusahaan Tak Berkutik

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Deretan wajah penuh harap di balik pagar baja perusahaan PT Tedmonnindo Pratama Semesta akhirnya mengurai senyum lega. Sebanyak 21 ijazah milik mantan karyawan yang sempat ditahan secara sepihak oleh manajemen, dipastikan dikembalikan menyusul sidak langsung Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, Senin (2/6/2025). Kejadian ini mencuat ke publik setelah puluhan mantan karyawan melakukan […]

  • Dandim Sidoarjo Beraksi! Bersih-Bersih Sungai Berjibaku dengan Sampah Diapers

    Dandim Sidoarjo Beraksi! Bersih-Bersih Sungai Berjibaku dengan Sampah Diapers

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Musim hujan yang disertai banjir rob kembali melanda Sidoarjo. Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama di kawasan pedesaan yang kerap terendam air. Tidak ingin berdiam diri, Forkompinda Sidoarjo turun tangan dengan menggelar aksi gotong royong untuk membersihkan aliran sungai yang tersumbat enceng gondok dan sampah rumah tangga. Pagi ini, Komandan […]

expand_less