Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Ekbis » Efisiensi Anggaran Pemerintah Terancam Rontokkan Industri Perhotelan,

Efisiensi Anggaran Pemerintah Terancam Rontokkan Industri Perhotelan,

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Industri perhotelan Indonesia sedang menghadapi tantangan besar akibat kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh pemerintah. Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani, memperingatkan bahwa kebijakan ini berpotensi menghilangkan pendapatan sebesar Rp24,5 triliun dari sektor perhotelan. Dampaknya sudah mulai dirasakan di hotel-hotel berbintang, terutama hotel bintang 3, bintang 4, dan bintang 5, yang selama ini sangat mengandalkan sektor pemerintah sebagai salah satu pasar utama mereka.
“Jika kebijakan ini berlanjut, kami mengestimasi bahwa pendapatan sektor perhotelan akan hilang sekitar Rp24,5 triliun untuk seluruhnya, dari hotel-hotel bintang 3, 4, dan 5,” ujar Hariyadi dalam konferensi pers Musyawarah Nasional (Munas) XVIII PHRI 2025.

Dampak Pemangkasan Anggaran Terhadap Industri Perhotelan

Efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh pemerintah berdampak langsung pada sektor perhotelan. Sebagai contoh, sektor MICE (meetings, incentives, conferences, and exhibitions), yang merupakan salah satu sumber pendapatan utama bagi banyak hotel berbintang, mengalami penurunan yang tajam. Selama ini, sektor pemerintah menjadi salah satu penyewa utama ruang pertemuan dan penyelenggara acara di hotel-hotel tersebut.

Hariyadi menambahkan, kurangnya pemesanan dari kalangan pemerintah untuk acara seperti konferensi atau pertemuan sudah sangat terasa. Sehingga, pendapatan yang biasanya berasal dari acara-acara ini mengalami penurunan yang signifikan.

Selain di tingkat nasional, penurunan okupansi hotel juga terlihat di beberapa daerah. Di Kabupaten Cirebon, misalnya, Hotel Aston dan Hotel Patra, dua hotel besar di daerah tersebut, mengalami penurunan signifikan dalam tingkat hunian mereka. Hotel Aston mencatatkan penurunan okupansi sebesar 33,04% sepanjang 2024, sementara Hotel Patra mengalami penurunan 6,12%.

Penurunan okupansi ini juga dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah daerah yang melarang penyelenggaraan acara seremonial di hotel-hotel tersebut. Sektor MICE yang merupakan salah satu tulang punggung pendapatan hotel berbintang sangat terhambat dengan kebijakan tersebut.

Baca Juga  Jatim Pacu Produksi Beras 2 Juta Ton untuk Swasembada Pangan Nasional 2027

Daya Beli Masyarakat dan Persaingan dengan Penginapan Non-Hotel

Di samping kebijakan efisiensi anggaran, daya beli masyarakat yang masih lemah juga turut memperburuk kondisi industri perhotelan. Banyak wisatawan kini beralih memilih penginapan non-hotel seperti guest house dan apartemen sewa, yang menawarkan harga lebih terjangkau.

Ketua PHRI Kabupaten Cirebon, Ida Khartika, mengungkapkan bahwa daya beli masyarakat yang tertekan ditambah persaingan dengan penginapan non-hotel semakin memperburuk kondisi industri perhotelan.

Pemangkasan Anggaran dan Potensi PHK Massal

Tidak hanya sektor pendapatan, kebijakan efisiensi anggaran ini juga berisiko menyebabkan PHK massal di industri perhotelan. Rizki Handayani Mustafa, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar, mengungkapkan bahwa pemangkasan anggaran di sejumlah kementerian dan lembaga negara, termasuk di Kemenpar, akan berdampak pada sektor perhotelan.

“Pemangkasan anggaran ini sangat berisiko bagi industri pariwisata dan perhotelan. Kami berharap seluruh asosiasi dan pihak terkait dapat memberikan dukungan agar industri pariwisata tetap berkembang,” ujar Rizki.

Tantangan Berat untuk Sektor Perhotelan Indonesia

Dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, sektor perhotelan Indonesia menghadapi tantangan berat. Hotel bintang 3 hingga bintang 5 yang selama ini mengandalkan sektor pemerintah sebagai klien utama diperkirakan akan kehilangan pendapatan yang sangat besar. Ditambah lagi, dengan adanya persaingan ketat dari penginapan non-hotel dan daya beli masyarakat yang melemah, industri perhotelan membutuhkan strategi yang tepat untuk bertahan dan bangkit dari krisis ini.

Untuk itu, diperlukan upaya bersama dari pemerintah dan industri perhotelan untuk mencari solusi agar sektor ini tetap dapat berkembang di tengah tantangan yang ada.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal kapal Lombok-Surabaya

    Jadwal & Harga Tiket Kapal Lombok-Surabaya April 2025 Mudik Lebaran Nyaman Tanpa Macet

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi masyarakat Lombok yang merencanakan mudik Lebaran ke Surabaya atau sebaliknya, transportasi laut menjadi pilihan yang semakin diminati. Tidak hanya lebih terjangkau dibandingkan pesawat, perjalanan dengan kapal juga menawarkan pengalaman berbeda dengan pemandangan laut yang menenangkan. Pekan ini, PT. Dharma Lautan Utama (DLU) menghadirkan tiga armada andalannya untuk melayani rute strategis ini, yaitu […]

  • NIkmati kehidupan JOMO daripda FOMO

    JOMO Nikmati Kehidupan Tanpa Tekanan FOMO

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – FOMO atau Fear of Missing Out sudah menjadi istilah yang familiar di era digital ini. Rasa takut ketinggalan momen seru atau tren terbaru seringkali membuat kita merasa tertekan dan tidak tenang. Namun, ada alternatif yang lebih menyegarkan, yaitu JOMO atau Joy of Missing Out. Apa itu JOMO? JOMO adalah kebalikan dari FOMO. […]

  • Mentan Cek Gudang Bulog

    Mentan Amran Buktikan Kritikan Swasembada Beras: Gudang Terbuka, Data Diuji, Beras Dibuktikan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan pembuktian ketersediaan beras nasional, membuka akses gudang, memperlihatkan kondisi stok, serta mengajak mahasiswa dan publik memverifikasi data secara langsung, yang mencakup jumlah stok nasional, kapasitas gudang, dan distribusi beras, kepada masyarakat luas, di Gudang Bulog Banjarkemantren, Sidoarjo, pada Minggu sore (19/4/2026). Gudang berdiri luas. […]

  • Jadwal Film 1 kakak 7 ponakan di bioskop

    Jangan Sampai Terlewat! Jadwal Tayang Film 1 Kakak 7 Ponakan di Bioskop Surabaya Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Saksikan perjuangan mengharukan seorang arsitek muda bernama Moko dalam film ‘1 Kakak 7 Ponakan’. Hidupnya yang semula dipenuhi impian dan cinta, berubah drastis ketika ia harus menjadi ‘orang tua tunggal’ bagi tujuh keponakannya setelah kematian mendadak kakak-kakaknya. Dihadapkan pada pilihan sulit antara mengejar karier dan kehidupan cintanya, atau mengabdikan diri untuk membesarkan keponakan-keponakannya, […]

  • Film Rumah Dinas Bapak

    Film Horor Komedi Terbaru Dodit Mulyanto “Rumah Dinas Bapak”

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dodit Mulyanto, yang terkenal dengan komedi stand-upnya yang cerdas, kini mencoba peruntungan di dunia akting. Film terbarunya, Rumah Dinas Bapak, adalah sebuah horor-komedi yang menarik perhatian. Film ini akan segera tayang pada 8 Agustus 2024, menampilkan Dodit sebagai pemeran utama. Menggabungkan unsur horor dan komedi, film ini menjanjikan pengalaman menonton yang menghibur […]

  • Jadwal Tayang Film Perayaan Mati Rasa surabaya

    Jadwal Tayang Film Perayaan Mati Rasa di Bioskop Surabaya Hari Ini, Kisah Emosional Tentang Kehidupan dan Kehilangan

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mengenal Film ‘Perayaan Mati Rasa’: Sebuah Refleksi tentang Kehidupan, Kehilangan, dan Persahabatan. “Perayaan Mati Rasa” bukan sekadar sebuah film, tetapi sebuah perjalanan emosional yang mengajak penonton untuk menggali lebih dalam tentang arti kehidupan, kehilangan, dan pentingnya mengungkapkan perasaan. Dibintangi oleh aktor muda berbakat, Iqbaal Ramadhan, dan disutradarai oleh Umay Shahab, film ini menyajikan […]

expand_less