Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Sidang Komisi Informasi Jatim! Diskominfo Jatim Tak Siap Hadapi Sengketa Dugaan Penyimpangan Anggaran, PKN Kecewa Berat

Sidang Komisi Informasi Jatim! Diskominfo Jatim Tak Siap Hadapi Sengketa Dugaan Penyimpangan Anggaran, PKN Kecewa Berat

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Sidang permohonan keterbukaan informasi publik terkait dugaan penyimpangan dana anggaran pengadaan barang dan jasa, serta laporan pertanggungjawaban perjalanan dinas di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur (Jatim) pada tahun 2021, digelar di ruang sidang Komisi Informasi (KI) Provinsi Jatim, Selasa (4/3). Sidang ini dihadiri oleh pemohon dari lembaga Pemantau Keuangan Negara (PKN) dan termohon dari Diskominfo Jatim.

Namun, sidang yang seharusnya menjadi momen penting untuk mengungkap fakta justru berjalan tidak lancar. Pihak Diskominfo Jatim mengaku tidak siap menghadapi sidang karena tidak membawa dokumen yang diminta. Hal ini membuat PKN, sebagai pemohon, merasa kecewa berat.

Dalam sidang yang dipimpin oleh M. Sholahuddin, S.Si., M.PSDM, Edi Purwanto, S.Psi., M.Si., dan Yunus Mansyur Yasin, S.Pd., pihak PKN mengungkapkan kekecewaannya. Mayjen TNI (purn) Patar Sihotang, SH.,MH., Ketua Umum PKN Pusat, menyatakan bahwa pihak Diskominfo Jatim tidak serius menghadapi sidang.

“Kami sangat kecewa. Pihak termohon menghadirkan orang-orang yang mengaku tidak memiliki surat kuasa dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim. Ini adalah institusi negara, bukan main-main,” tegas Patar.

Patar juga menambahkan bahwa PKN telah datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Sumenep, Sampang, Bangkalan, Surabaya, dan Sidoarjo, hanya untuk menemui kenyataan bahwa pihak Diskominfo Jatim tidak membawa dokumen yang diperlukan.

Di sisi lain, Masrul Ali Nuri dari Biro Hukum Pemprovinsi Jatim dan Ayu Saulina dari Humas Diskominfo Jatim menjelaskan bahwa mereka hadir hanya berdasarkan surat tugas sementara. Menurut mereka, surat kuasa resmi masih dalam proses di Biro Hukum Pemprovinsi Jatim.

“Kami hadir untuk menjalankan surat tugas dari pimpinan. Surat kuasa masih berproses dan perlu koordinasi dengan BPID (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) dan Sekda,” jelas Masrul Ali.

Baca Juga  1.855 Jemaah Haji Jatim Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Dengan ketidaksiapan ini, pihak Diskominfo Jatim tidak dapat menunjukkan dokumen-dokumen yang diminta oleh PKN. Akibatnya, majelis hakim memutuskan untuk menjadwal ulang sidang pemeriksaan dan pembuktian kedua.

PKN mengajukan permohonan sidang ini karena merasa permintaan informasi mereka tidak diindahkan oleh Diskominfo Jatim. Padahal, permintaan tersebut seharusnya dipenuhi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Patar menjelaskan bahwa temuan dugaan penyimpangan dana anggaran pengadaan barang dan jasa, serta laporan pertanggungjawaban perjalanan dinas Diskominfo Jatim pada tahun sebelum 2021, sempat ditanggapi oleh Pemprovinsi Jatim. Namun, informasi yang diberikan dinilai masih bersifat normatif.

“Yang kami minta adalah dokumen kontrak dan dokumen perjalanan dinas. Tapi tidak pernah diberikan dengan alasan itu adalah rahasia negara,” ungkap Patar.

UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik bertujuan untuk menjamin hak warga negara dalam memperoleh informasi yang akurat dan tepat waktu. Selain itu, UU ini juga mendorong transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

Dalam konteks yang lebih luas, keterbukaan informasi publik menjadi kunci penting dalam meningkatkan akuntabilitas pemerintah. Semua pihak, termasuk lembaga pemerintah, memiliki kewajiban untuk memberikan akses informasi yang jelas dan terbuka kepada masyarakat.

Dengan adanya sidang ini, diharapkan proses pengungkapan informasi terkait dugaan penyimpangan anggaran di Diskominfo Jatim dapat berjalan dengan lancar dan transparan. Semua pihak, terutama lembaga pemerintah, harus memahami betapa pentingnya keterbukaan informasi publik dalam membangun kepercayaan masyarakat.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • FLPP Program 2025

    FLPP Solusi Terbaik untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah Miliki Rumah Murah di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) hadir sebagai solusi pembiayaan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah murah dengan skema KPR murah yang sangat terjangkau. Presiden Prabowo Subianto dalam pernyataannya menyebutkan bahwa tiga juta rumah murah akan dibangun untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkan rumah subsidi. Apa Itu Skema FLPP dan Bagaimana […]

  • Rumah Pompa Kedungpeluk

    Bupati Sidoarjo Pacu Rumah Pompa Kedungpeluk Lawan Waktu Cegah Banjir

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Bupati Subandi memerintahkan seluruh jajaran proyek, mempercepat penyelesaian lantai bawah Rumah Pompa Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi. Karena jika hujan ekstrem tiba, rumah pompa ini menjadi titik paling krusial dalam pengendalian debit air dari Kecamatan Tanggulangin. Ia meminta tambahan tenaga kerja, dan pengawasan ketat dari Dinas PU Bina Marga (PUBM). Bupati menekankan, bahwa […]

  • Lirik Maju Tak Gentar charger mental

    Cara Aneh tapi Manjur, Menyulap Lirik Maju Tak Gentar Jadi Charger Mental Tiap Pagi

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pagi itu, hujan belum juga reda. Jadwal meeting pertama sudah menunggu, sementara kepala masih terasa berat akibat tidur yang kurang berkualitas. Di tengah godaan untuk menunda semuanya, tanpa sadar mulut ini bergumam pelan: “Maju tak gentar… Maju tak gentar…” Lucu, memang. Sebuah lagu yang biasanya terdengar gagah di lapangan upacara, tiba-tiba keluar begitu […]

  • Runner Up Raka Raki paksa pacar aborsi Play Button

    Duta Wisata Diduga Paksa Pacar Aborsi, Korban Jadi Prioritas Perlindungan

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Ruang Teja
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – TFR, Runner Up Raka Raki Jawa Timur 2026, diduga meminta pacarnya yang hamil 12 minggu untuk menggugurkan kandungan. Di tengah sorotan terhadap terduga pelaku, Ikatan Raka Raki Jatim menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan korban kini menjadi prioritas utama. Isu mencuat setelah tangkapan layar percakapan WhatsApp viral di media sosial. Dalam percakapan itu, TFR […]

  • Budayawan Doa Bersama

    Budayawan Sidoarjo Gelar Doa Bersama untuk Santri Korban Ponpes Al Khoziny

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Puluhan tokoh budaya, budayawan, dan tokoh lintas agama larut dalam suasana haru saat menggelar doa bersama di halaman Museum Negeri Mpu Tantular, Jumat malam (3/10/2025). Acara ini dipersembahkan untuk para santri korban ambruknya Musala dan asrama putra Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Asap dupa mengepul di antara kerumunan, menjadi simbol doa, […]

  • Konser Amal Gempa NTT

    Konser Amal Happy Asmara di Sidoarjo Raup Ratusan Juta untuk Gempa NTT

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sabtu malam Minggu (22/8/2026), ribuan warga Sidoarjo tumpah ruah memadati hamparan lapang dengan sebuah panggung berukuran besar, di Mal Pelayanan Publik (MPP), di kawasan jalan lingkar timur. Di balik kilauan lampu panggung dan irama musik, yang membakar semangat warga di MPP Sidoarjo ini, ada denyut empati dan menggugah simpati yang bergetar dahsyat. Malam […]

expand_less