Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » Usia 19 Tahun, Arek Bondowoso Jadi Wisudawan Termuda di ITS

Usia 19 Tahun, Arek Bondowoso Jadi Wisudawan Termuda di ITS

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Genap berusia 19 tahun 9 bulan, Giselle Hage resmi dikukuhkan sebagai wisudawan termuda pada gelaran Wisuda ke-129 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Meski masih usia muda tidak menghambat wisudawan dari Departemen Teknik Elektro ITS ini untuk bisa lebih dulu lulus dan akan diwisuda pada gelaran hari kedua, Minggu (21/4) nanti.

Memulai pendidikan di usia belia, Giselle menuturkan bahwa ia mengenyam pendidikan di bangku Sekolah Dasar (SD) sejak berusia 4 tahun di SD Dabasah 2 Bondowoso. Hal ini tidak lepas dari kecakapannya dalam menguasai kemampuan membaca dan berhitung di usia dini. “Waktu itu aturan terkait usia minimal belum terlalu ketat, jadi bisa didaftarkan sebagai siswa SD di usia belia,” ungkap Giselle.

Alumnus Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Jember ini bercerita bahwa dalam setiap jenjang pendidikannya, ia selalu menjadi pelajar termuda di antara rekan-rekannya. Kendati demikian, hal tersebut tidak menghalanginya untuk cepat beradaptasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Mahir di bidang fisika, Giselle gemar mengeksplorasi alat mikrokontroler sejak SMA. Hal itu juga yang mendasari keputusannya untuk mendaftar ke Departemen Teknik Elektro ITS.

Minatnya pada sistem kontrol tersebut dituangkan dalam tugas akhirnya yang berjudul Kontrol Pembagian Tugas Multiagen Menuju Multitarget dengan Penghindaran Halangan menggunakan Artificial Potential Field. “Pada dasarnya, penelitian ini mengatur bagaimana sistem mengambil keputusan secara otomatis berdasarkan kondisi yang diberikan,” jelas putri dari almarhum Iwan Sugiharto dan Tryphena Hage tersebut.

Lebih lanjut, Giselle mengungkapkan multiagen yang dikembangkannya berupa tujuh buah drone yang masing-masing memiliki empat baling-baling atau disebut quadcopter. Dengan memperhitungkan faktor jarak dan kecepatan, setiap drone tersebut akan mempertimbangkan cara untuk mencapai target berdasarkan medan artifisial. Penelitian ini memanfaatkan daya tolak dan daya tarik yang diberikan pada agen, target dan halangan yang ada.

Baca Juga  Membangun Generasi Hukum Berintegritas, Dr. Sarbini Bawa Visi Besar untuk Fakultas Hukum UNIMAS Mojokerto

Lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,71, bungsu dari tiga bersaudara itu mengungkapkan bahwa keluarga dan rekan-rekannya menjadi motivasi dan semangatnya dalam belajar. Di samping itu, beasiswa Fast Track yang diterimanya untuk melanjutkan studi di Program Magister Teknik Sistem Kontrol ITS mendorongnya untuk menyelesaikan studinya dengan lebih cepat.

Wisudawan kelahiran Bondowoso, 16 Juli 2004 ini juga aktif dalam Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (Himatektro) ITS di bidang Ilmu Keprofesian. Giselle mengungkapkan keinginannya untuk dapat berkontribusi meningkatkan keterampilan profesi bagi mahasiswa Teknik Elektro. “Saya senang dengan hal yang berbau akademik dan ingin bermanfaat bagi sekitar,” tutur Giselle.

Kesenangannya untuk memberikan manfaat akademik juga ditunjukkan saat menjadi asisten laboratorium. Di tahun ketiganya berkuliah, ia bergabung di Laboratorium Sistem dan Sibernetika Departemen Teknik Elektro ITS sebagai asisten praktik. Bersama rekan-rekannya, Giselle membimbing serta menyediakan alat bantu praktikum bagi mahasiswa.

Giselle menuturkan harapannya agar pengalaman yang didapatkannya selama berkuliah dapat membantu dalam perjalanan karirnya ke depan. Ia bertekad akan tetap konsisten untuk mengembangkan potensi agar dapat bermanfaat lewat bidang ilmunya. “Selama melanjutkan studi di ITS, saya akan terus mengembangkan diri di tempat (ITS, red) ini,” tuturnya mengakhiri. (*)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lengsernya Bupati Pati

    Ketika Kursi Bupati Bergetar di Alun-Alun Pati

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Sultoni Fikri (Dosen Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan Direktur Eksekutif di Nusantara Center for Social Research)   Ruang.co.id – Ada pepatah Jawa yang berbunyi “Aja gumunan, aja kagetan, aja dumeh”. Artinya, jangan mudah terkejut, jangan mudah heran, dan jangan merasa lebih tinggi hanya karena sedang berkuasa. Sepertinya, nasihat ini sedang “mengetuk” […]

  • Ilustrasi umat Islam beribadah pada 10 hari terakhir Ramadhan mencari malam Lailatul Qadar

    Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan: Lailatul Qadar, I’tikaf, dan Pintu Ampunan Terbuka

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id -Sepuluh hari terakhir Ramadhan selalu menjadi momen paling istimewa bagi umat Islam. Pada periode ini, umat Muslim berlomba-lomba meningkatkan ibadah untuk meraih pahala besar dari Allah SWT. Selain itu, pada malam-malam tersebut umat Islam juga mengejar Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Saya sering merasakan suasana yang berbeda ketika Ramadhan […]

  • Kesenian tradisional ntb Bau Nyale

    Bau Nyale, Perayaan Mistis Indonesia Timur yang Memikat Dunia

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id  – Setiap tahunnya, masyarakat Suku Sasak di Lombok menggelar sebuah perayaan unik yang terkenal dengan nama Bau Nyale. Lebih dari sekadar festival budaya, Bau Nyale adalah perpaduan antara sejarah, tradisi, dan mistisisme yang menarik perhatian dunia. Di balik kemeriahan Bau Nyale, tersimpan sebuah legenda indah tentang Putri Mandalika. Konon, putri cantik ini rela […]

  • Regulasi Pencak Silat

    Siapa yang Diuntungkan Regulasi Baru Persilat 2026? dan Ini Hasil PORKAB Cabor Pencak Silat

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) bersama PERSILAT (Persatuan Pencak Silat Internasional), resmi menetapkan regulasi terbaru Pencak Silat 2026, berlaku penuh pertengahan tahun, dengan fokus keselamatan atlet, modernisasi pertandingan, dan standar internasional Olimpiade. Aturan baru menegaskan larangan teknik berisiko tinggi seperti serangan kepala, bantingan berbahaya, dan kuncian ekstrem, demi melindungi pesilat dari cedera […]

  • Karakteristik Pembaca yang Berbeda dari lainnya

    Mengapa Pembaca Itu Berbeda? Mengungkap Karakteristik Uniknya

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Di tengah hiruk pikuk dunia digital, masih ada sekelompok orang yang memilih untuk menyelami dunia lain melalui buku. Mereka adalah para pembaca sejati, yang tak pernah kehabisan cerita untuk dinikmati. Membaca buku telah lama menjadi hobi yang digemari oleh banyak orang. Namun, di balik kebiasaan membaca ini, tersimpan karakteristik unik yang membedakan […]

  • KAI Daop 8 Surabaya Angkutan Nataru 2024

    Daop 8 Surabaya Siap Maksimalkan Layanan Angkutan Nataru 2024/2025

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menegaskan kesiapan mereka dalam mendukung suksesnya Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Hal ini disampaikan oleh Executive Vice President (EVP) KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, saat memimpin apel gelar pasukan yang berlangsung di Halaman Kantor Daop 8 Surabaya, Kamis (19/12). Acara […]

expand_less