Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Lifestyle » Gengsi atau Butuh? Ledakan Tren Sewa iPhone Jelang Lebaran Bikin Psikiater Khawatir!

Gengsi atau Butuh? Ledakan Tren Sewa iPhone Jelang Lebaran Bikin Psikiater Khawatir!

  • account_circle Ruang Sely
  • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Dalam beberapa pekan terakhir, permintaan penyewaan iPhone di Indonesia melonjak drastis, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Fenomena ini bukan sekadar tren pasar, melainkan cerminan kompleksitas psikologis masyarakat modern yang terjebak antara kebutuhan riil dan tekanan sosial. Menurut data dari penyedia jasa sewa gadget, lonjakan permintaan bisa mencapai 300% saat mendekati hari raya seperti Lebaran.

Psikiater Leonardo Lalenoh menjelaskan bahwa fenomena ini terkait erat dengan teori pembelajaran sosial Albert Bandura, di mana individu cenderung meniru perilaku lingkungannya untuk mendapatkan pengakuan. “Lebaran menjadi momen krusial dimana orang ingin menunjukkan upgrade status sosial, meski secara finansial belum siap,” ujarnya.

Di balik gempita tren ini, tersembunyi motivasi psikologis yang dalam. Bagi sebagian kalangan, terutama perantau yang pulang kampung, iPhone bukan sekadar gadget—melainkan simbol kesuksesan. Media sosial memperparah tekanan ini. Ketika melihat teman atau kerabat pamer iPhone terbaru di Instagram atau TikTok, muncul fear of missing out (FOMO) yang mendorong orang untuk ikut-ikutan, meski harus merogoh kocek dalam-dalam.

Tak sedikit penyewa yang mengaku merasa “terpaksa” mengikuti tren ini. “Kalau pulang kampung bawa HP biasa, rasanya seperti tidak berkembang,” tutur Andi, seorang perantau asal Bandung yang menyewa iPhone 15 Pro Max seharga Rp800 ribu per hari. Padahal, jika diakumulasi, biaya sewa selama dua minggu bisa setara dengan uang muka pembelian unit bekas.

Leonardo Lalenoh memperingatkan bahwa kebiasaan ini bisa memicu gangguan kecemasan sosial dan masalah finansial jangka panjang. “Ketika seseorang terus-menerus memaksakan diri mengikuti standar orang lain, lama-kelamaan ia kehilangan identitas diri yang sebenarnya,” jelasnya.

Selain itu, ada efek domino yang jarang disadari. Misalnya, seseorang yang awalnya hanya ingin menyewa iPhone untuk Lebaran, akhirnya terbiasa hidup dengan gaya konsumtif. “Ini bisa menjadi pintu masuk ke hutang tak terkendali,” tambah Leo.

Baca Juga  Lebih dari Sekadar Lalapan, Rasakan Khasiat Seiris Mentimun

Pertama, kenali motivasi diri. Apakah Anda benar-benar membutuhkan iPhone, atau sekadar ingin terlihat “wah” di depan keluarga? Kedua, hitung ulang biaya sewa vs kepuasan psikologis. Jika biaya sewa dua minggu hampir menyamai cicilan bulanan, mungkin lebih baik menabung untuk membeli unit bekas.

Terakhir, kurangi paparan media sosial yang memicu rasa tidak percaya diri. “Banyak orang terjebak dalam ilusi kesempurnaan di media sosial, padahal realitanya berbeda,” pungkas Leo.

Tren sewa iPhone hanyalah satu dari banyak gejala konsumerisme modern. Daripada terjebak dalam siklus gengsi, mungkin ini saatnya kita mempertanyakan: Benarkah kebahagiaan diukur dari merk gadget? Bagaimana pendapat Anda? Share pengalaman di kolom komentar!

  • Penulis: Ruang Sely

Rekomendasi Untuk Anda

  • BOSDA Sidoarjo

    BOSDA Rp153 Miliar Terancam ‘Menguap’: DPRD Sidoarjo Desak Transparansi dan Keadilan Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Dana BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) senilai Rp 153.782.919.000 yang digelontorkan untuk tahun 2025 menuai sorotan tajam dari Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo. Dalam rapat dengar pendapat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) yang digelar Rabu (14/5), para legislator secara tegas meminta agar pengelolaan dana BOSDA lebih tepat sasaran, transparan, dan dapat […]

  • izin ODL Sidoarjo 2025

    ODL Kembali Hidup! Wujudkan Generasi Cerdas dengan Belajar di Alam Terbuka

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sebuah angin segar berembus dari Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. Bupati Subandi kembali terbitkan Surat Keputusan (SK) ODL buat anak – anak sekolah. Rindu suara canda tawa anak-anak yang dulu riuh di kaki bukit, di hamparan sawah, atau saat menulis di bawah rindangnya pohon, yang sempat terhenti beberapa bulan belkangan. Outdoor Learning (ODL), […]

  • Minuman detox dari Lemon dan Madu untuk Kulit

    Minuman Detox Berbahan Lemon dan Madu Rahasia Kulit Cerah Bersinar

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pernah nggak sih, bangun tidur lihat kaca terus kaget karena wajah kusam, jerawat tiba-tiba muncul, dan perut terasa penuh kayak habis makan seharian? Jangan panik! Bisa jadi tubuhmu sedang ‘protes’ karena terlalu banyak racun yang menumpuk. Daripada buru-buru cari skincare mahal atau diet ekstrem yang bikin kepala pusing, kenapa nggak coba cara alami […]

  • 5 Zodiak yang Love Language-nya Quality Time: Nempel Terus

    5 Zodiak yang Love Language-nya Quality Time: Nempel Terus

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk mengungkapkan dan merasakan cinta. Dalam dunia astrologi, bahasa cinta atau love language ini banyak yang mengaitkan dengan zodiak seseorang. Salah satu love language yang paling umum adalah quality time atau waktu berkualitas. Bagi zodiak-zodiak tertentu, menghabiskan waktu bersama pasangan adalah cara paling efektif untuk merasa […]

  • Dinamika Generasi

    Dinamika Generasi dari Baby Boomers sampai Alpha

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Istilah generasi ke generasi merujuk pada pengelompokan orang berdasarkan tahun kelahiran dan karakteristik sosial serta budaya yang mereka alami. Dalam dunia yang terus berubah, setiap generasi membawa karakteristik unik yang dipengaruhi oleh peristiwa sejarah, teknologi, dan perkembangan sosial yang terjadi selama masa mereka tumbuh. Dari Baby Boomers yang lahir setelah Per4ng Dunia […]

  • Kain Tenun Ikat NTT

    Makna di Balik Motif! Kain Tenun Ikat NTT, Setiap Motif Bercerita

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sebuah kain bisa lebih dari sekadar penutup tubuh. Di tangan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), tenun ikat bukan hanya kain, tapi juga medium untuk bercerita, simbol identitas, dan ekspresi budaya yang diwariskan turun-temurun. Motif-motif yang terukir di atas kain tenun ikat bukanlah sekadar dekorasi indah, tetapi menggambarkan kisah, kepercayaan, dan harapan masyarakatnya. Ada […]

expand_less