Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Daerah » ODL Kembali Hidup! Wujudkan Generasi Cerdas dengan Belajar di Alam Terbuka

ODL Kembali Hidup! Wujudkan Generasi Cerdas dengan Belajar di Alam Terbuka

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Sebuah angin segar berembus dari Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. Bupati Subandi kembali terbitkan Surat Keputusan (SK) ODL buat anak – anak sekolah. Rindu suara canda tawa anak-anak yang dulu riuh di kaki bukit, di hamparan sawah, atau saat menulis di bawah rindangnya pohon, yang sempat terhenti beberapa bulan belkangan.

Outdoor Learning (ODL), pembelajaran yang membawa anak menyatu dengan alam, sempat dihentikan karena cuaca ekstrem. Namun kini, harapan itu kembali tumbuh. Anak-anak bisa kembali belajar dengan langkah kecil dan mata penuh cahaya di luar kelas.

Di tengah kesibukannya, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan kabar menggembirakan: ODL resmi diizinkan kembali. Surat Edaran Bupati Nomor: 400.3/1308/438.5.1/2025 yang sebelumnya melarang kegiatan belajar di luar ruangan, kini resmi dicabut dan digantikan dengan SE Nomor: 400.3/4611/438.5.1/2025. SK itu diterbitkannya kembali pada Sabtu pagi (3/5).

“Anak-anak kita rindu tertawa bersama di alam. Tapi, saya tidak akan membiarkan satu pun dari mereka berada dalam risiko. Outdoor Learning boleh, tapi keselamatan tetap di atas segalanya,” ujar Subandi saat kegiatan di Pendopo Delta Wibawa.

Bukan Sekadar Belajar, Tapi Menyentuh Jiwa Anak

ODL bukan semata jalan-jalan. Di balik itu, ada ruang tumbuh bagi karakter, empati, dan kecintaan pada lingkungan. Anak-anak tidak hanya belajar membaca buku, tapi juga membaca semesta. Seperti kisah Dila (8), siswi kelas 2 SD di Buduran, yang sejak dua bulan lalu terus bertanya pada ibunya, “Bu, kapan kita belajar sambil memetik bunga lagi?”

Seperti Dila, ribuan anak di Sidoarjo merindukan belajar dengan cara yang tak membosankan. Rindu menyanyikan lagu kebangsaan dengan kaki di rerumputan, mendengarkan gurunya bercerita sambil menatap awan.

Baca Juga  Trans Jatim Siap Hadirkan Rute Baru Sidoarjo–Porong: Solusi Cerdas Atasi Kemacetan, Murah dan Humanis

“ODL membuat anak-anak tidak merasa sedang belajar. Tapi justru di sanalah nilai-nilai hidup meresap paling dalam,” tutur Pak Roni, seorang guru SD di Tanggulangin yang telah membina kelas alam selama lima tahun.

Edukatif, Disiplin, dan Tetap Aman

Namun keputusan Bupati Subandi bukan tanpa syarat. Dalam Surat Edaran terbaru yang berlaku mulai 2 Mei 2025 ini, sekolah diminta merancang ODL dengan penuh tanggung jawab. Kegiatan harus sesuai dengan kurikulum atau projek penguatan Profil Pelajar Pancasila. Orang tua dan komite sekolah wajib dilibatkan. Proposal kegiatan juga harus diajukan minimal dua minggu sebelum pelaksanaan.

Selain itu, lokasi yang dipilih wajib bebas dari potensi bahaya. Tidak boleh dekat sungai, air terjun, kolam renang, maupun lokasi yang rawan longsor. Surat layak jalan kendaraan dari Dinas Perhubungan pun harus dikantongi. Semua demi satu hal: memastikan anak-anak pulang dengan senyum, bukan air mata.

Untungkan EO dan Kontroversi Wali Murid VS Guru Sekolah Kembali Tak Terelakkan

Terkit terbitnya kembali diperbolehkan ODL, kebanyakan yang diuntungkan adalah dari pihak ketiga dari kegiatan itu, yakni pihak EO (Event Organizer) meski kontroversi antara orang tua/ wali murid dengan guru atau pihak sekolah kerap kali tak terelakkan. Terutama masalah pembebanan biaya ODL tinggi dan tidak mengandung nilai edukasi bagi siswa atau terkesan kegiatan rekreasi semata, masih menjadi perdebatan bagi orang tua/ wali murid yang tingkat perekonomiannya menengah dan keluarga miskin.

Sebut saja Bu P, satu dari sekian orang tua/ wali murid yang mengaku pernah berdebat dengan pihak sekolah ketika anaknya tidak diikutkan ODL lantaran biayanya sngt memberatkan. “ Anak saya tidak saya ikutkan karena ada unsur pemaksaan dan memaksakan kehendak, ODL tak ubahnya hanya rekreasi yang tidak ada nilai edukasinya, mungkin sangat kecil, yang kelihatannya ada keuntungan satu sisi buat pihak sekolah dan EO Tour disertai dengan bumbu mengancam nilai pada anak saya dan siswa yang tidak ikut ODL,” ungkapnya.

Baca Juga  Kisruh Retribusi Parkir Sidoarjo: Ketika Miliaran Rupiah Tak Jelas Arah

“Setiap anak butuh ruang untuk tumbuh. Sekolah tak cukup membentuk karakter. Alam bisa menjadi guru yang paling jujur dan sabar,” kata Ibu Nur, orang tua murid dari Balongbendo.

Sebagai seorang ibu yang juga relawan sekolah, Nur melihat bagaimana anaknya yang dulunya pendiam berubah menjadi lebih berani, peduli, dan komunikatif setelah mengikuti ODL di tahun-tahun sebelumnya.

Kini, dengan dibukanya kembali izin kegiatan belajar di luar kelas, harapan itu kembali merekah. Tidak hanya bagi anak, tapi bagi guru yang selama ini berjuang membuat pembelajaran lebih hidup dan bermakna.

Dengan keputusan ini, Sidoarjo mengambil langkah berani namun terukur. Bukan demi popularitas, tetapi demi masa depan generasi yang lebih tangguh, mencintai lingkungan, dan mampu bekerja sama.

“Ini bukan hanya kebijakan administratif. Ini adalah keputusan yang menyentuh kehidupan ribuan anak dan guru di Sidoarjo. Kita ingin anak-anak bahagia saat belajar. Tapi kita juga ingin mereka aman, pulang ke rumah dengan cerita indah, bukan duka,” pungkas Bupati Subandi.

Outdoor Learning bukan sekadar metode atau kegiatan belajar di luar ruang kelas secara formil. Namun itu adalah jembatan antara pendidikan dan kehidupan di lingkungan sekitar. Atas dasar pertimbangan itulah “Bapaknya Sidoarjo” kembali membukakan lagi pintu itu, dengan hati, dengan cinta, dan dengan ketegasan perlindungan yang tak tergoyahkan.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Windmolen Kerstboom Natal UK Petra

    Windmolen Kerstboom: Pohon Natal dari Buku yang Sarat Makna

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Perpustakaan Universitas Kristen (UK) Petra kembali menghadirkan kreasi unik untuk menyambut perayaan Natal 2024. Tahun ini, mereka menampilkan pohon Natal setinggi tujuh meter yang terbuat dari ribuan buku. Bertemakan “Windmolen Kerstboom” atau “Windmill Christmas Tree”, pohon Natal ini tidak hanya estetis tetapi juga sarat filosofi. Dian Wulandari, Kepala Perpustakaan UK Petra, menjelaskan […]

  • Jadwal Tayang Film Dark Nuns

    Jadwal Tayang Film Dark Nuns di Bioskop Surabaya Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Siapa sangka Song Hye Kyo akan tampil begitu mencekam dalam balutan habit biarawati? Dalam “Dark Nuns”, ia memerankan Suster Junia, seorang wanita religius yang harus berhadapan dengan kekuatan gelap yang mengancam jiwa seorang anak kecil. Perjuangannya antara iman dan ketakutan akan membuat Anda bertanya-tanya hingga akhir. Akting memukau Song Hye Kyo dalam film […]

  • Cara Mengatasi Sakit Maag

    Penyebab Maag dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Maag atau gastritis adalah kondisi yang ditandai oleh peradangan pada lapisan lambung. Peradangan ini seringkali menyebabkan rasa tidak nyaman seperti perih, panas, atau nyeri di bagian perut atas. Penyebab utama maag termasuk infeksi bakteri Helicobacter pylori, penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang berlebihan, serta pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. […]

  • tips Suasana nyaman saat lebaran kumpul keluarga

    5 Tips Menjaga Suasana Lebaran Tetap Nyaman Saat Berkumpul Keluarga

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Lebaran, momen sakral yang penuh dengan kebersamaan, kehangatan, dan tentu saja makanan yang menggoda selera. Namun, di balik opor ayam yang menggoda dan ketupat yang menggugah selera, ada satu tantangan besar lebaran yaitu menjaga suasana tetap nyaman saat berkumpul keluarga. Terlalu banyak orang dengan kepribadian berbeda dalam satu ruangan bisa jadi kombinasi yang […]

  • Cara mengurangi overthinking

    10 Cara Efektif Mengurangi Overthinking Agar Kesehatan Mental Aman

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Overthinking atau kebiasaan memikirkan segala hal secara berlebihan adalah masalah yang sering kali mengganggu kehidupan sehari-hari banyak orang. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi fokus, tetapi juga dapat menimbulkan kecemasan, stres, hingga gangguan tidur. Bagi sebagian orang, overthinking bisa terasa seperti lingkaran yang sulit dihindari dan membuat pikiran terjebak pada hal-hal yang tidak […]

  • Bambang Haryo Soekartono

    Masyarakat Bawah Terbebani Tarif Listrik, BHS Dorong Pemerintah Evaluasi Tarif Listrik

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 1Komentar

    Ruang.co.id – Naiknya tarif listrik khususnya yang dirasakan penuh oleh Masyarakat kelah bawah, membuat caleg DPR RI terpilih dari dapil 1 Surabaya-Sidoarjo Bambang Haryo Soekartono (BHS) meminta pemerintah mengaudit PLN yang membuat masyarakat terbebani dengan tarif listrik. Permintaan BHS ini berdasarkan temuan ketika dirinya berkunjung ke rumah warga di kawasan Jalan Pacar Keling Surabaya, di […]

expand_less