Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Terkini » Kampung Pancasila Kedurus: Harapan Baru dari Surabaya untuk Indonesia

Kampung Pancasila Kedurus: Harapan Baru dari Surabaya untuk Indonesia

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Sebuah kabar membanggakan datang dari ujung barat Kota Surabaya. Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karangpilang, sukses masuk dalam tiga besar nominasi Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025. Prestasi ini bukan sekadar kebanggaan administratif, melainkan cermin nyata dari semangat gotong royong, solidaritas sosial, dan ketahanan komunitas ala “Kampung Pancasila” yang kini jadi ruh baru kehidupan warga Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima langsung kedatangan Tim Penilai Provinsi di Balai Kota, Rabu (4/6). Ia menegaskan bahwa Kedurus bukan sekadar kelurahan biasa, tapi representasi nyata dari wajah Surabaya Masa Depan.

“Hari ini Pemerintah Kota Surabaya diwakili Kelurahan Kedurus, tapi sejatinya kami membentuk Kampung Pancasila di Surabaya. Dan InsyaAllah tahun ini akan terbentuk 500 Kampung Pancasila,” tegas Eri penuh semangat.

Konsep Kampung Pancasila bukan isapan jempol. Di sana, data mikro digarap serius: dari jumlah penduduk, asal-usul, hingga peta stunting dan kemiskinan. Semua tertata dalam basis data akurat, berkat sinergi dengan BPS, Kemendagri, dan Bappenas.

Baca Juga  Dari Kampung untuk Indonesia Koperasi Merah Putih Surabaya Bangun Ekonomi Gotong Royong

Tapi yang paling mencolok bukan angka, melainkan semangat hidup warganya. Di Kedurus, mereka menciptakan program seperti Nona Centil (inovasi pemberdayaan perempuan), Jebol Anduk (jemput bola administrasi kependudukan), dan kampung wisata berbasis kearifan lokal. Dari tangan warga biasa, lahir gerakan luar biasa.

“Bagaimana orang yang mampu membantu orang yang lemah. Jadi kami membuka donatur untuk orang kampung itu. Orang kampung itu membantu untuk orang yang tidak mampu di kampungnya,” terang Eri, menyoroti pentingnya solidaritas internal.

Baca Juga  Sejarah Kota Padang: Dari Perkampungan Nelayan hingga Kota Metropolis

Ketua Tim Penilai, Budi Sarwoto, turut memberi apresiasi tinggi. Menurutnya, Kedurus tidak hanya unggul dalam dokumentasi, tapi juga inovasi yang menyentuh akar rumput.

“Kami selaku tim penilai akan berlaku objektif. Penilaian ini bukan hanya formalitas, tetapi harus memberi dampak langsung bagi masyarakat,” kata Budi.

Tak berlebihan jika disebut, apa yang dilakukan Kedurus adalah prototipe kemajuan desa berbasis nilai luhur Pancasila. Di era yang sering kali penuh perpecahan dan individualisme, kampung ini justru hadir membawa pesan persatuan dan harapan baru.

Bukan hanya Surabaya, Indonesia membutuhkan lebih banyak “Kedurus-Kedurus” lainnya. Tempat di mana gotong royong bukan kenangan, tapi praktik harian. Di mana perubahan bukan slogan, tapi aksi kolektif yang nyata. Bagi Pemkot lomba ini bukan hanya soal juara, tapi tentang siapa yang paling memberi arti.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manfaat Makan Makanan Masih Hangat

    Jangan Tunggu Dingin! Ini Alasan Kenapa Makan Makanan Hangat Lebih Baik untuk Tubuh

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bayangkan pulang ke rumah setelah seharian sibuk, lalu di meja makan sudah tersaji semangkuk sup panas yang mengepul, nasi hangat yang pulen, atau segelas teh hangat yang menghangatkan tenggorokan. Rasanya langsung nyaman, bukan? Makanan yang masih hangat memang memiliki daya tarik tersendiri. Tidak hanya dari segi rasa yang lebih nikmat, tetapi juga dari […]

  • Jadwal Tayang Film Anak Kunti di Bioskop Surabaya Hari Ini

    Jadwal Pemutaran Film Anak Kunti di Bioskop Surabaya Hari Ini 24 Februari 2025

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – “Anak Kunti” menghadirkan atmosfer horor yang mencekam dengan sentuhan era 90-an yang kuat, membawa penonton ke Desa Wonoenggal yang menyimpan rahasia kelam. Di bawah arahan Bambang Drias, sang sutradara berhasil menciptakan suasana yang penuh teror dan memikat. Gisellma Firmansyah tampil memukau sebagai Sarah, seorang santriwati yang kembali ke desa untuk mencari tahu asal-usul […]

  • Robert Simangunsong

    Penggunaan Gelar Akademik Palsu, Robert Simangunsong Didakwa di PN Surabaya

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Robert Simangunsong, S.H., M.H., didakwa menggunakan gelar akademik Magister Hukum (S2) tanpa hak dalam sebuah perkara kepailitan yang melibatkan PT. Pelayaran Wahana Gemilang Samudera Raya. Perkara ini sedang diperiksa oleh Pengadilan Negeri Surabaya. Perkara ini bermula ketika Robert, yang bertindak sebagai kuasa debitur dalam kasus kepailitan PT. Pelayaran Wahana Gemilang Samudera Raya, […]

  • Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan

    Kapolrestabes Surabaya Puji Polsek Simokerto: Dari Renovasi Hingga Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kunjungan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, ke Polsek Simokerto, Jum’at (17/01/2025), membawa angin segar bagi jajaran Polsek dan masyarakat. Dalam kunjungan ini, Kombes Pol Luthfie tidak hanya mengapresiasi kerja keras Kapolsek Simokerto, Kompol Didik, dan timnya, tetapi juga menyoroti berbagai langkah inovatif yang telah diambil. Mengawali kunjungannya, Kombes Pol Luthfie mengapresiasi […]

  • Guru Sekolah Rakyat

    Mendidik Generasi, Guru Sekolah Rakyat Perlu Bekali Diri dengan Ilmu Psikologi

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Anggota komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo Mengevaluasi problem sekolah rakyat yang saat ini sudah berjalan adalah guru. Menurutnya, guru yang mengajar di sekolah rakyat tidak hanya hanya pandai menguasai mata pelajaran yang diajarkannya. Tetapi juga harus mengerti ilmu psikologi. Hal ini karena siswa-siswa yang dihadapi berlatar belakang yang berbeda-beda. “Pemahaman anak-anak didik […]

  • Pelantikan serentak DPD II Golkar

    Pelantikan Serentak DPD II Golkar se-Jatim Dipuji Bahlil sebagai gerakan inovatif

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pelantikan serentak 38 DPD II Golkar se-Jawa Timur yang berlangsung di Surabaya, dinilai ketua umum Golkar Bahlil Lahadalia sebagai langkah yang inovatif. Karena belum pernah dilakukan oleh DPD di provinsi lain di Indonesia. Hal Ini menjadi bukti bahwa Golkar Jatim menerapkan pentingnya konsolidasi struktural sebagai kunci utama kekuatan partai menghadapi kontestasi politik ke […]

expand_less