Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » MPLS 2025 di Surabaya: “Sekolahku Rumahku, Guruku Orang Tuaku”, Hari Pertama Ortu Wajib Antar Anak!

MPLS 2025 di Surabaya: “Sekolahku Rumahku, Guruku Orang Tuaku”, Hari Pertama Ortu Wajib Antar Anak!

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id — Senyuman malu-malu, tangan menggenggam erat, dan mata anak-anak yang berbinar kembali terlihat di gerbang-gerbang sekolah Surabaya. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2025 resmi dimulai, dan tahun ini terasa istimewa, yakni Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur mendorong semua orang tua untuk hadir, mengantar sang buah hati di hari pertama.

Dengan mengangkat tema menyentuh, “Sekolahku Rumahku, Guruku Orang Tuaku”, MPLS tahun ini bukan sekadar rutinitas administratif.

Ia menjadi panggung awal bagi tumbuhnya ikatan emosional antara anak, guru, dan orang tua dalam ruang belajar yang penuh kasih.

“Pendidikan bukan semata urusan sekolah, melainkan kerja bersama antara keluarga, sekolah, dan pemerintah kota,” tutur M. Isa Ansori, pengurus LPA Jatim, Minggu (13/7/2025).

Menurut Isa, sekolah harus menjadi rumah kedua tempat anak merasa aman dan diterima, sementara guru adalah orang tua kedua yang membimbing dengan kasih dan keteladanan.

Tidak hanya sebagai ajakan simbolik, Isa bahkan mendorong Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk menerbitkan kebijakan khusus.

Memberi keleluasaan bagi orang tua, baik ASN, pekerja swasta, maupun pelaku UMKM. Agar bisa mengantar anak mereka di hari pertama sekolah.

“Kebijakan ini akan menjadi simbol kuat bahwa pendidikan anak Surabaya adalah urusan bersama, bukan hanya tanggung jawab guru,” ujarnya, menekankan pentingnya momen itu sebagai bentuk cinta pertama terhadap dunia belajar.

Lebih progresif lagi, Isa mengusulkan agar jam kerja pada hari pertama MPLS diundur menjadi pukul 09.00 WIB.

Agar orang tua punya waktu cukup untuk hadir dan bahkan menjemput anak-anak mereka.

“Ini bukan soal presensi. Ini adalah soal membangun ikatan awal yang hangat antara anak dan sekolah. Di Surabaya, anak adalah prioritas utama,” tegas kolumnis STT Multimedia Internasional Malang itu.

Baca Juga  Jangan Asal Pilih! Ini 5 Faktor Penting Saat Memutuskan Memilih Jurusan Kuliah

MPLS kini tidak lagi menakutkan. Ia menjadi ruang penyambutan yang penuh cinta, harapan, dan semangat gotong royong.

Di kota ini, pendidikan tidak dianggap beban, melainkan investasi bersama untuk masa depan yang lebih manusiawi.

“MPLS bukan sekadar perkenalan. Ia adalah awal peradaban. Anak disambut dengan cinta, bukan tekanan,” pungkas Isa penuh makna.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semut bisa mengangkat beban 50 kali berat tubuhnya

    Semut Bisa Mengangkat Beban 50 Kali Lipat dari Berat Tubuhnya, Benarkah?

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa sangka makhluk sekecil semut menyimpan kekuatan yang luar biasa? Pernahkah Anda memperhatikan semut membawa potongan daun atau makanan yang jauh lebih besar dari tubuhnya? Kemampuan semut mengangkat beban yang jauh melebihi berat tubuhnya memang mengagumkan. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa semut bisa mengangkat beban hingga 50 kali lipat dari berat tubuhnya […]

  • obat setelan campuran apa saja

    Panduan Praktis Membuat Obat Setelan Herbal yang Berkhasiat

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Obat setelan campuran telah lama menjadi solusi tradisional untuk menjaga kesehatan. Popularitasnya tetap bertahan, apalagi dengan banyaknya pertanyaan seperti “Obat setelan campuran apa saja yang terbaik?” atau “Apa rahasia di balik obat setelan campuran?”. Dalam artikel ini, kami akan mengungkap rahasia membuat obat setelan herbal yang tidak hanya ampuh tetapi juga mudah […]

  • Ketua KPU Sidoarjo Fauzan Adhim

    Fauzan Adhim: Ketua KPU Muda yang Berobsesi Jadi Peneliti

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Fauzan Adhim, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo, mencuri perhatian dengan usianya yang terbilang muda. Pria kelahiran Kangean, salah satu pulau kecil di Madura, Jawa Timur ini, dikenal sebagai sosok yang gemar membaca dan melakukan observasi. Dengan penampilan berkacamata dan pembawaan tenang, Fauzan memiliki visi besar di balik tugasnya sebagai Ketua […]

  • Jalan Sempit Karangbong Surati Gubernur

    Komisi C DPRD Sidoarjo Surati Gubernur soal Jalan Sempit Karangbong

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Komisi C DPRD Sidoarjo bersama dinas terkait PU BMSDA dan Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo, melakukan inspeksi (sidak) mendadak ke Jalan Surowongso, Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Kamis pagi (24/9/2026). Langkah penting ini diambil, guna merespons keresahan warga atas lalu lalang kendaraan berat jenis truk golongan dengan sumbu roda atau gander III hingga […]

  • Gudang ilegal Surabaya

    Jangan Main Api! Gudang Sentoso Seal Kembali Disegel, Sanksi Pidana Mengancam

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Keberanian melawan aturan kembali dipertontonkan oleh CV Sentoso Seal. Gudang yang telah disegel Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sejak 22 April 2025 karena tidak memiliki Tanda Daftar Gudang (TDG), ternyata diam-diam kembali beroperasi. Fakta ini terungkap saat tim gabungan Pemkot Surabaya dan Polres Tanjung Perak mendapati aktivitas produksi pada Jumat malam (2/5/2025). Padahal, perusahaan […]

  • Gus Kikin terpilih Ketum PBNU

    Resmi Terpilih Ketum PBNU, Ketua PCNU Jombang Sebut Gus Kikin Teduh dan Adem

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Jombang, Ruang.co.id – KH Abdul Hakim Mahfudz yang akrab disapa Gus Kikin resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmah 2026-2031. Penetapan itu berlangsung dalam Sidang Pleno V Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Senin (31/8). Keputusan diambil melalui musyawarah mufakat sembilan ulama Ahlul Halli Wal Aqdi atau […]

expand_less