Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Terkini » Amnesti dan Abolisi untuk Kasus Korupsi: Preseden Baru atau Intervensi Politik? Ini Analisis Prof. Dr. Hufron

Amnesti dan Abolisi untuk Kasus Korupsi: Preseden Baru atau Intervensi Politik? Ini Analisis Prof. Dr. Hufron

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Keputusan Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti kepada Hasto Kristiyanto dan abolisi untuk Tom Lembong – dua kasus yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi – telah menimbulkan perdebatan sengit di kalangan ahli hukum. Prof. Dr. Hufron, pakar hukum tata negara Universitas 17 Agustus Surabaya, menyatakan keprihatinan mendalam atas langkah ini. “Ini adalah preseden berbahaya dalam penegakan hukum Indonesia,” tegasnya. Jum’at, (08/7/2025).

Dalam analisis mendalamnya, Prof. Dr. Hufron menjelaskan bahwa secara historis dan konstitusional, amnesti dan abolisi seharusnya hanya diberikan untuk kasus-kasus yang berkaitan dengan keamanan negara atau delik politik. “Sejak era Orde Lama hingga Reformasi, instrumen ini hanya digunakan untuk kasus seperti DI/TII, Permesta, atau GAM. Tidak pernah untuk korupsi,” paparnya.

Pakar hukum ini menekankan bahwa setelah amandemen UUD 1945, mekanisme pemberian amnesti dan abolisi memang memerlukan pertimbangan DPR. Namun, hal ini justru semakin menguatkan argumentasi bahwa instrumen ini bersifat politis dan tidak tepat untuk kasus pidana biasa seperti korupsi.

Baca Juga  Prof. Dr. Hufron Beberkan Strategi Penguatan Kewenangan Advokat dalam RUU KUHAP Dalam Diskusi Nasional KAI

Prof. Dr. Hufron menggarisbawahi bahwa korupsi telah ditetapkan sebagai extraordinary crime yang dampaknya jauh lebih merusak daripada kejahatan biasa. “Memberikan amnesti untuk koruptor sama saja dengan mengirim pesan bahwa kejahatan terhadap uang rakyat bisa dimaafkan,” ujarnya.

Kasus Hasto Kristiyanto yang telah divonis 3,5 tahun penjara dan Tom Lembong dengan hukuman 4,5 tahun, menurutnya, seharusnya melalui proses grasi jika ingin diberikan keringanan. “Grasi masih dalam koridor penghormatan terhadap putusan pengadilan, sementara amnesti seolah-olah mengabaikan proses peradilan yang sudah berjalan,” jelasnya.

Yang lebih mengkhawatirkan, menurut Prof. Dr. Hufron, adalah dampak jangka panjang dari keputusan ini terhadap sistem peradilan Indonesia. “Ketika hukum bisa dibelokkan untuk kepentingan politik tertentu, kita sedang menciptakan preseden yang sangat berbahaya,” tandasnya.

Baca Juga  Pemulihan Nama Baik Gus Dur: Tanggapan Pakar Hukum Tata Negara UNTAG Surabaya

Prof. Dr. Hufron juga mempertanyakan mengapa seluruh fraksi DPR dengan mudah menyetujui usulan presiden. “Ini menunjukkan betapa hukum bisa menjadi alat kompromi di tangan kekuasaan,” tambahnya.

Sebagai alternatif, Prof. Dr. Hufron menyarankan penggunaan mekanisme grasi yang lebih sesuai dengan prinsip-prinsip hukum. “Grasi melalui pertimbangan Mahkamah Agung masih menjaga independensi peradilan, berbeda dengan amnesti yang sepenuhnya berada di ranah politik,” paparnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam sejarah Indonesia modern, belum pernah ada presiden yang memberikan amnesti atau abolisi untuk kasus korupsi. “Ini benar-benar preseden baru yang patut diwaspadai oleh semua pihak yang peduli dengan pemberantasan dan penegakan hukum korupsi di Indonesia,” pungkasnya.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas U-23 kalah dari Vietnam

    Timnas U-23 Gagal Juara Piala AFF 2025: Nobar di Masjid Al-Haq Jadi Penghibur Kekecewaan Suporter

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 1-0 di laga puncak Piala AFF 2025. Pertandingan sengit yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa malam (30/7/2025) ini menjadi bukti ketangguhan tim berjuluk The Golden Star tersebut. Gol tunggal Nguyen Cong Phuong di menit ke-36 babak pertama menjadi penentu kemenangan […]

  • Makeup sesuai jenis kulit

    Tips Memilih Produk Makeup yang Tepat untuk Jenis Kulitmu

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Memilih produk makeup yang tepat untuk jenis kulitmu bisa menjadi tantangan yang menyenangkan, seperti mencari harta karun di lautan kosmetik. Dengan berbagai pilihan yang ada, kadang kita bingung harus memilih yang mana. Apakah kulitmu cenderung berminyak, kering, atau kombinasi? Tak perlu khawatir, karena artikel ini akan memberikan panduan lengkap untuk menemukan makeup yang […]

  • tukang rumput naik haji

    Buruh Pencari Rumput Ternak Wujudkan Impian Istri Naik Haji

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Wujudkan impian, ibadah haji adalah panggilan dari Ilahi kepada hamba-Nya yang terpilih. Ungkapan ini begitu bermakna bagi Paridjan (65), jemaah haji kloter 7 asal Lamongan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pencari rumput hewan ternak. Paridjan merasa sangat bersyukur karena tahun ini ia berkesempatan pergi haji ke tanah suci bersama istri tercintanya, Tasriyatun. Pria […]

  • manfaat mandi pagi dan malam

    Manfaat Mandi Pagi dan Malam! Kenapa Kamu Harus Melakukannya Setiap Hari?

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mandi pagi dan malam adalah kebiasaan sehari-hari yang sering kita abaikan, padahal keduanya memiliki manfaat luar biasa bagi tubuh dan kesehatan kulit. Tidak hanya sekadar untuk membersihkan keringat dan kotoran, mandi pagi dan malam dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, menjaga kulit sehat, serta memberikan energi pagi dan relaksasi malam yang sangat penting untuk […]

  • Pertalite tercampur air SPBU Klaten

    Pertalite Tercampur Air di SPBU Klaten Bikin Kendaraan Mogok Massal! Ini Fakta Lengkapnya

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kejadian tak terduga terjadi di SPBU Pertamina di Trucuk, Klaten, ketika puluhan kendaraan tiba-tiba mogok setelah mengisi BBM jenis Pertalite. Dugaan kuat muncul bahwa bahan bakar tersebut tercampur air, memicu reaksi cepat dari Pertamina dan aparat kepolisian. Awal Mula Temuan dan Dampak pada Konsumen Keresahan mulai terasa dini hari ketika beberapa pengendara melaporkan […]

  • Lirik lagu Lyodra soundtrack film Moana 2, Jauh Di Sana

    Lirik dan Makna Lagu Lyodra “Jauh Di Sana” – OST Film Moana 2

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Lyodra Ginting telah membuktikan bahwa penyanyi muda Indonesia memiliki potensi yang luar biasa. Kolaborasi Lyodra Ginting dengan Disney Indonesia untuk mengisi soundtrack film Moana 2 merupakan langkah besar bagi penyanyi muda berbakat ini. “Jauh di Sana” adalah versi Indonesia dari lagu “Beyond” yang terdapat dalam soundtrack asli Moana 2. Lyodra berhasil membawakan […]

expand_less