Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » Gus Iwan Ingatkan Pilkades Digital Jangan Dipaksakan Tanpa Persiapan

Gus Iwan Ingatkan Pilkades Digital Jangan Dipaksakan Tanpa Persiapan

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Pelaksanaan pemilihan kepala desa yang menggunakan sistem digital yang sudah mulai dipersiapkan di beberapa daerah di Indonesia, mendapat sorotan tajam anggota komisi A DPRD Jatim, H Ahmad Iwan Zunaih. Menurut legislator yang biasa dipanggil Gus Iwan ini, sistem pemilihan kepala desa dengan sistem digital ini harus dikaji lebih matang dahulu jika harus dilaksanakan di Jawa Timur.

Sebab, lanjutnya, tidak semua warga di desa melek teknologi digital. Sehingga jika Pilkades dilaksanakan dengan tanpa kajian maupun evaluasi yang benar, bisa saja menimbulkan ekses.

“Saya kira pelaksanaan Pilkades dengan instrumen digital dengan cara online itu bagus. Hanya saja, perlu dikaji dulu infrsatukturnya, kemampuan masyarakatnya dan lainnya. Jika dirasa mampu ya bisa dilanjutkan. Namun jika tidak bisa, jangan dipaksakan. Misalkan di tengah jalan terjadi error, malah bisa membuat cost-nya terlalu besar,” jelas politikus partai Nasdem ini, sabtu (16/8).

Karena itu, lanjut Gus Iwan, yang jika tidak bisa menggunakan digital lebih baik tetap menggunakan Pilkades secara manual saja.

Terlebih lagi, panitia Pilkades biasanya diambil dari masyarakat desa setempat. Sehingga jika harus melakukan Pilkades secara digital. Maka panitia harus dibekali pengetahuan tentang digitalisasi secara menyeluruh. Karena jika sampai terjadi salah input data akan berakibat fatal dan beresiko.

Sementara itu, saat ditanya kemungkinan melibatkan KPUD kabupaten untuk turut serta menangani Pilkades mengingat kerja mereka yang nyaris tidak berkegiatan usai Pemilu dan Pilkada yang lima hanya berlangsung lima tahunan. Gus Iwan kurang sependapat. Karena dengan melibatkan KPU bisa jadi biayanya bisa bertambah. Karena yang terpentinh dalam Pilkada itu legistimasinya harus kuat. Sehingga jika dengan panitia dari masyarakat hasil Legistimasinya kuat dan biaya lebih murah maka Pilkada itu menjadi lebih baik dan mengasilkan kepala desa yang baik pula.

Baca Juga  Sembilan Pilar Strategis Dongkrak Pendapatan Daerah Jatim 2026
  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Generasi Alpha dan beta

    Bulan Terakhir Generasi Alpha: Menyambut Lahirnya Generasi Beta, Era Baru Dimulai

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Desember 2024 menjadi bulan yang istimewa dalam perjalanan sejarah manusia. Generasi Alpha, yang lahir sejak tahun 2010, akan mencapai akhir masanya. Mulai Januari 2025, generasi Beta resmi hadir sebagai generasi baru yang akan mewarnai dunia. Peralihan ini tidak hanya simbolis, tetapi juga membawa banyak spekulasi mengenai bagaimana ciri-ciri unik generasi Beta akan […]

  • Kesenian dan Budaya gorontalo

    Mengenal Kesenian dan Budaya Daerah Gorontalo: Tanah Serambi Madinah yang Sarat Tradisi

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Gorontalo, Ruang.co.id – Gorontalo, sebuah provinsi di Sulawesi bagian utara, dikenal dengan julukan “Serambi Madinah.” Nama ini menggambarkan kuatnya nilai-nilai agama yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Gorontalo. Selain itu, Gorontalo juga kaya akan kesenian dan budaya tradisional yang mencerminkan kearifan lokal. Tradisi ini tidak hanya menjadi identitas masyarakat setempat, tetapi juga warisan […]

  • mahasiswa unusa BUGS 2024

    Buddy’s Global Symposium 2024, Empat Mahasiswa Unusa Wakili Indonesia

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Buddy’s Global Symposium 2024 (BUGS 2024) Empat mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menjadi wakil Indonesia yang diselenggarakan di Universiti Putra Malaysia 7-11 Mei 2024. Keempat mahasiswa tersebut, Krisna Fatahillah (S1 Manajemen), Sukma Cahya Ramadhan (S1 Keperawatan), Orchida Nada (S1 Gizi), dan Nadhiroh (S1 Pendidikan Bahasa Inggris). Selain 4 peserta dari Indonesia, terdapat […]

  • PH penggugat menyerahkan barang bukti

    14 Bukti Surat dalam Sidang Gugatan Anak pada Ibu Kandung

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id- Sidang Gugatan Anak pada Ibu Kandung dengan nomor perkara no.1198/Pdt.G/2023 Berlanjut di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Hakim yang diketuai Moch Tatas, memberikan waktu kepada Penggugat untuk menyerahkan bukti, setelah semua bukti surat sudah cukup, maka hakim meminta kepada Tergugat I dan Tergugat II untuk segera menyiapkan bukti surat berikutnya, dan disertakan pada persidangan […]

  • Unusa gandeng kampus informatika Jepang

    Unusa Gandeng Kampus Informatika Jepang, Pacu Kolaborasi Riset dan Pertukaran Mahasiswa

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Poin Utama : Unusa resmi menandatangani MoU secara virtual dengan KCGI dan KCG Jepang untuk memperkuat kolaborasi di bidang riset, pendidikan, dan pertukaran akademik. Rektor Unusa Prof. Tri Yogi Yuwono dan Presiden KCGI sekaligus Principal KCG Dr. Yoichi Terashita memimpin langsung prosesi penandatanganan kemitraan strategis tersebut. Kemitraan ini didorong oleh kebutuhan sinergi global dalam menghadapi […]

  • hilirisasi perikanan Lamongan

    HNSI Lamongan Matangkan Hilirisasi Perikanan untuk Tembus Pasar Ekspor Jatim 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Ruang Mujiono
    • 0Komentar

    Lamongan, Ruang.co.id – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Lamongan menyatakan komitmen untuk mematangkan strategi hilirisasi hasil perikanan. Langkah ini disiapkan guna membuka jalur pasar ekspor Jawa Timur pada tahun 2026 sekaligus mendongkrak nilai tambah produk nelayan lokal. Hilirisasi dinilai sebagai kunci agar hasil tangkapan nelayan tidak melulu dijual dalam bentuk mentah. Selama ini, sebagian […]

expand_less