Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Hukrim » Nyanyian Sumbang Lupa Yang Mulia, Saean Choir Sang Residivis Makelar Dana Hibah Jatim Menembus Pengadilan Tipikor

Nyanyian Sumbang Lupa Yang Mulia, Saean Choir Sang Residivis Makelar Dana Hibah Jatim Menembus Pengadilan Tipikor

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) menyeret Sae’an Choir ke muka persidangan Pengadilan Tipikor Surabaya di Raya Juanda, guna membongkar skandal ijon dana hibah Pemprov Jatim senilai miliaran rupiah pada Kamis (29/1/2026).

Langkah kaki Sae’an Choir memasuki ruang sidang membawa aura kelam masa lalu. Pria kelahiran Lamongan ini bukan sosok asing dalam jagat korupsi Jawa Timur.

Mantan dosen Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang ini merupakan residivis kasus korupsi P2SEM (Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat) tahun 2008, yang pernah mendekam di penjara selama empat tahun. Kini, sejarah kelam itu berulang dalam pusaran dana hibah Pokir (Pokok Pikiran) DPRD Jatim.

Di hadapan Majelis Hakim, Sae’an Choir sempat menunjukkan gelagat amnesia yang akut. Kalimat “Lupa” berkali-kali, meluncur dari bibirnya, saat jaksa mencecar aliran uang dari terdakwa Hasanuddin. Namun, tembok kebohongan itu runtuh saat JPU KPK menunjukkan bukti otentik transfer bank dan catatan komunikasi yang tak terbantahkan.

“Apa yang dikatakan Sae’an Choir soal lembaga survei itu tidak ada. Saya pernah ditipu. Saya menyerahkan uang total Rp2,5 miliar kepadanya untuk akses ke pimpinan,” tegas Terdakwa Hasanuddin dengan nada bicara yang meledak-ledak di dalam ruang sidang.

Hasanuddin tidak membual. Berdasarkan data persidangan, aliran dana tersebut mengalir deras dalam beberapa termin: Rp1 miliar diserahkan di sebuah hotel di Surabaya, Rp500 juta di kantor DPD partai besar, dan sisanya tersebar dalam transaksi-transaksi kecil namun rutin.

Sae’an Choir berperan sebagai “pintu masuk” atau makelar yang menghubungkan para korlap (Koordinator Lapangan) dengan almarhum Kusnadi, mantan Ketua DPRD Jatim.

Struktur korupsi ini sangat rapi sekaligus menyayat hati. Uang rakyat yang seharusnya membangun desa-desa di Bojonegoro, Lamongan, dan Gresik justru diperas sejak awal dengan skema ijon fee.

Skemanya yang terbilang kejam 25 persen untuk aspirator, 2,5 persen untuk korlap, dan sisanya yang tinggal sedikit baru digunakan untuk proyek fisik. Akibatnya, banyak pembangunan yang hanya menyisakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) administratif tanpa wujud fisik yang memadai.

Baca Juga  Drama Hibah Jatim: 4 Penyuap Diseret ke Pengadilan Tipikor, 16 Tersangka Masih Melenggang Tak Tersentuh

Khoirul Anwar, seorang korlap asal Bojonegoro, mengakui di bawah sumpah, bahwa dirinya mengirimkan uang kepada Sae’an Choir mulai dari nominal Rp15 juta hingga Rp50 juta. “Sae’an ini orangnya Pak Kusnadi. Dia yang mengenalkan Hasan ke lingkaran elit,” ujar Khoirul Anwar dengan suara pelan namun menggetarkan ruang sidang.

Penelitian mendalam mengungkap bahwa praktik ini melanggar UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. JPU KPK juga mendalami keterkaitan aliran dana ini dengan istri kedua almarhum Kusnadi, Fujika Senna Oktavia, melalui bukti transfer ratusan juta rupiah yang ditemukan dalam rekening korlap.

Majelis Hakim bahkan sempat naik pitam melihat inkonsistensi keterangan Sae’an Choir. “Saudara sudah disumpah! Ada konsekuensi pidana kesaksian palsu di sini,” bentak hakim mengingatkan sang saksi yang terus berkelit. Kesaksian Sae’an sangat penting karena ia adalah simpul utama yang menghubungkan pihak swasta dengan penguasa anggaran di legislatif.

Skandal ini membuktikan bahwa lubang hitam korupsi dana hibah di Jawa Timur masih menganga lebar. P2SEM yang dulu menjerat Sae’an ternyata menjadi “sekolah” bagi praktik serupa di masa kini. Rakyat Jawa Timur kembali menjadi korban dari kerakusan para makelar proyek yang menjual pengaruh demi tumpukan rupiah di rekening pribadi.

Baca Juga  Akal Bulus Korupsi Dana Hibah Jatim Terbongkar, Seret Nama dengan kode Kunci Akun

Sidang ini menjadi ujian nyali bagi KPK untuk menuntaskan 16 tersangka lainnya yang masih dalam antrean proses hukum. Publik menanti keberanian lembaga antirasuah ini untuk tidak hanya memotong rantai di level makelar seperti Sae’an Choir, tetapi juga hingga ke akar elit yang paling dalam.

Bongkar Aliran Dana Panas Lewat Makelar Sae’an Choir

Meski saat ini JPU KPK menyeret Sae’an Choir ke meja hijau Pengadilan Tipikor Surabaya, sebagai saksi atas terdakwa Hasanuddin, guna membongkar skandal ijon dana hibah Pemprov Jatim senilai miliaran rupiah pada Kamis (29/1/2026).

Pria residivis kasus P2SEM (Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat) ini terjepit bukti transfer bank yang valid saat bersaksi di hadapan Majelis Hakim. Meski berkali-kali melontarkan jawaban “lupa“, JPU KPK berhasil menyingkap tabir penyerahan uang tunai Rp2,5 Miliar dari terdakwa Hasanuddin. Uang pelicin ini diduga kuat sebagai mahar akses “pintu masuk” kepada pimpinan legislatif Jawa Timur demi memuluskan proyek pokok pikiran (pokir).

“Saya menyerahkan uang total Rp2,5 miliar kepadanya. Sae’an mengaku bisa mengatur disposisi pimpinan DPRD,” tegas Terdakwa Hasanuddin dengan nada bicara pedas yang mengguncang ruang sidang di Jalan Raya Juanda tersebut.

Baca Juga  KPK Tetapkan 12 Anggota DPRD Jatim Sebagai Tersangka

Fakta persidangan mengungkap rincian transaksi yang menyayat hati: Rp1 miliar berpindah tangan di hotel, Rp500 juta di kantor partai, hingga Rp500 juta di parkiran gedung rakyat. Ironisnya, dana hibah yang seharusnya membangun desa justru disunat melalui skema ijon sebesar 25 hingga 30 persen untuk jatah aspirator. Sisanya, rakyat hanya menerima “remah-remah” anggaran yang kualitas fisiknya diragukan.

Praktik ini melanggar UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. KPK kini terus memvalidasi aliran dana ke lingkaran keluarga pejabat, termasuk bukti transfer ke istri kedua mantan Ketua DPRD Jatim. Keberanian hakim sangat dinanti untuk menyudahi rantai mafia anggaran yang terus merampok hak masyarakat Jawa Timur.

Kesaksian Sae’an Choir menjadi drama yang menyayat hati nurani publik. Di tengah kemiskinan warga pelosok Jawa Timur, uang miliaran rupiah justru berpindah tangan di parkiran gedung rakyat dan lobi hotel mewah.

Meski Sae’an kerap melontarkan jawaban “lupa“, JPU KPK tidak tinggal diam dengan menyodorkan tumpukan bukti transaksi bank yang valid dan tidak terbantahkan.

KPK kini membidik babak baru. Jika Sae’an Choir terbukti secara aktif menikmati dan menyalurkan dana suap tersebut, statusnya dari saksi bisa berubah menjadi tersangka, menyusul 21 orang lainnya yang sudah terlebih dahulu memakai rompi oranye.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libur Nasional Idulfitri 2025

    Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Idulfitri 2025 Persiapan Libur Panjang Lebaran 1446 H

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Masyarakat Indonesia bersiap menyambut momen spesial Idulfitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025. Pemerintah telah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri. Simak informasi lengkapnya agar Anda bisa merencanakan liburan dengan baik! Libur Nasional dan Cuti Bersama Idulfitri 2025 Tahun 2025, Lebaran akan dirayakan dengan libur panjang […]

  • Jadwal Mudik Lebaran 2025

    PT DLU Siapkan 8 Jadwal Mudik Lebaran 2025 Rute Sampit-Surabaya-Semarang, Segera Booking Tiketnya Sebelum Kehabisan!

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Menyambut arus mudik Lebaran 1446 Hijriah, PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Sampit telah menyiapkan delapan jadwal pelayaran untuk memudahkan perjalanan pemudik. Dengan rute utama Sampit-Surabaya dan Sampit-Semarang, PT DLU memastikan layanan yang aman dan nyaman bagi penumpang. Segera booking tiket mudik 2025 sebelum kehabisan! Jadwal Lengkap Mudik Lebaran 2025 dari Sampit PT […]

  • Radja rilis lagu baru Apa Sih

    Lagu Radja “Apa Sih” yang Dibilang Serupa APT-nya Rose ft. Bruno Mars

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Baru-baru ini, dunia maya kembali heboh dengan topik musik yang cukup mengejutkan. Netizen membandingkan salah satu lagu dari band legendaris Indonesia, Radja, yang berjudul “Apa Sih” dengan lagu hits internasional berjudul “APT” yang dinyanyikan oleh Rose (BLACKPINK) bersama Bruno Mars. Banyak yang mengklaim ada kemiripan di antara keduanya, baik dari segi melodi […]

  • Penyertaan modal BUMD Jatim

    Angin Segar Bagi BUMD Jatim Suntikan Modal Rp500 Miliar Tingkatkan PAD

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pembahasan Rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang penyertaan modal untuk badan usaha milik daerah (BUMD) Jatim yang mulai dibahas DPRD Jatim dalam rapat paripurna Kamis, (22/5). membuat BUMD merasa bakal mendapatkan angin segar. Pasalnya, selama ini BUMD- BUMD tersebut dituntut untuk bisa meningkatkan PAD. Sehingga dengan adanya penyertaan modal akan sangat membantu perusahaan plat […]

  • Wanita Independen Lebih Lambat menikah

    5 Faktor Dibalik Wanita Independen Cenderung Menikah Lebih Lambat

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Perubahan zaman membawa angin segar bagi peran perempuan dalam masyarakat. Salah satu perubahan signifikan adalah meningkatnya jumlah wanita mandiri atau independen. Wanita-wanita ini memiliki karier yang sukses, finansial yang stabil, dan memiliki pandangan hidup yang lebih luas. Namun, fenomena menarik yang sering dikaitkan dengan wanita independen adalah kecenderungan mereka untuk menunda pernikahan. […]

  • Survei Litbang Kompas Polri 2026

    Survei Litbang Kompas Konfirmasi Pelayanan Polri Makin Profesional

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Ruang.co.id – Hasil Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dirilis Litbang Kompas mengonfirmasi tren positif. Masyarakat menilai pelayanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kini kian profesional dan berkualitas. Apresiasi publik meningkat signifikan pada aspek yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan mereka sehari-hari. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny […]

expand_less