Breaking News
light_mode
Senin, 14 September 2026
Beranda » Hukrim » Pilu Nasib Tanah Sengketa Surabaya Disulap Jadi Bisnis Kost

Pilu Nasib Tanah Sengketa Surabaya Disulap Jadi Bisnis Kost

  • account_circle Ruang M Andik
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Kondisi pilu menyelimuti proses hukum atas sebidang tanah sengketa di Surabaya yang justru dialihfungsikan menjadi bisnis kost menguntungkan. Pemohon eksekusi mendesak Pengadilan Negeri Surabaya segera menerbitkan penetapan eksekusi mengingat putusan Mahkamah Agung telah berkekuatan hukum tetap. Desakan ini semakin menguat karena pihak tergugat diduga melakukan perlawanan hukum dengan mengubah fungsi lahan serta mempromosikannya secara agresif. Senin, (15/9/2025).

Putusan inkracht dari Peninjauan Kembali Mahkamah Agung RI No. 222 juncto Putusan PN Surabaya No. 782/Pdt/2022/PN Surabaya ternyata belum juga dapat dieksekusi. Berkas perkara masih berada di tingkat Ketua PN Surabaya tanpa adanya progres signifikan. Kondisi ini memunculkan kritik terhadap lambatnya proses eksekusi yang berpotensi merugikan pemohon dan mengaburkan objek sengketa. Padahal, permohonan telah diajukan sejak 10 Juni 2025.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pihak tergugat tidak menyia-nyiakan kesempatan selama eksekusi tertunda. Mereka secara aktif mengelola tanah sengketa tersebut untuk keuntungan komersial dengan mengubahnya menjadi rumah kost. Promosi dilakukan secara terbuka, baik melalui pemasangan spanduk besar di lokasi maupun iklan online. Tindakan ini dinilai telah melanggar hukum dan prinsip kepastian justice.

Baca Juga  Kemenangan Hak Waris di MA: Gulung Tikar Surat Wasiat Ilegal di Surabaya

Albertus Soegeng, SH., selaku kuasa hukum pemohon, menyoroti tindakan tergugat yang dinilai semakin berbahaya. Albertus Soegeng menegaskan, “Kami menghormati proses hukum, namun kami juga memohon perhatian serius dari Bapak Ketua PN Surabaya agar segera menerbitkan penetapan eksekusi.” Ia menambahkan, “Saat ini termohon sudah menjadikan tanah sengketa sebagai rumah kost. Itu jelas tidak seharusnya dilakukan.” Pernyataan ini disampaikannya pada Sabtu, 14 September 2025.

Pemohon berharap agar media dan publik memahami urgensi situasi ini. Percepatan proses eksekusi tidak hanya penting untuk menyelesaikan sengketa antar pihak, tetapi lebih jauh sebagai bukti nyata penegakan supremasi hukum. Tindakan cepat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan aset sengketa yang berkelanjutan dan melindungi integritas objek perkara. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi dunia peradilan di Indonesia.

  • Penulis: Ruang M Andik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makanan Khas Yogya

    Makanan Khas Yogyakarta yang Wajib Dicoba

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Yogyakarta, kota tujuan wisatawan terbanyak di Indonesia. Kota yang terkenal manis dan syahdu ini menjadi kota pariwisata favorit para wisawatan lokal maupun turis. Selain tempat yang unik dan bersejarah, Yogyakarta terkenal dengan berbagai makanan khas yang lezat. Tidak sedikit wisawatan sengaja berlibur ke Yogyakarta hanya untuk mencoba beberapa makanan khas di sini. […]

  • Amass menikmati menit pertamanya saat melawan Leicister City.

    Manchester United Lumbung Talenta Muda, Masa Depan Cerah di Liga Inggris!

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Hei teman-teman pecinta sepak bola! Siapa yang tidak kagum dengan Manchester United? Klub legendaris ini ternyata punya fokus yang luar biasa pada pengembangan pemain talenta muda. Dan tahu nggak? Di musim 2024/25 ini, mereka menduduki peringkat kedua di Liga Inggris dalam hal menit bermain yang diberikan kepada pemain remaja! Keren banget, kan? Saya […]

  • Lirik Lagu Yovie Nuno Yang Baru

    Lirik dan Makna Lagu Yovi & Nuno “Yang Baru” dengan Wajah Baru

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Band legendaris Indonesia, Yovie & Nuno, sukses membuat para penggemarnya berbahagia dengan perilisan single terbaru mereka yang berjudul “Yang Baru” pada 25 Oktober 2024. Lagu ini membawa nuansa optimisme yang khas Yovie & Nuno, seolah menjadi suntikan semangat bagi siapa saja yang sedang mengejar cinta. “Yang Baru” yang ditulis oleh Yovie Widianto […]

  • pengamanan 3 Pilar Simokerto

    Tunjukkan Kesigapan, 3 Pilar Simokerto Amankan Malam Tahun Baru 2025 dengan Cemerlang

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Malam pergantian tahun 2025 di wilayah Simokerto, Surabaya, berlangsung meriah dan damai berkat kesiapan tiga pilar keamanan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol PP. Sinergi kuat ini memastikan perayaan tahun baru bebas dari gangguan keamanan dan kerusuhan. Patroli gabungan melibatkan 50 personel dengan pimpinan langsung dari Kapolsek Simokerto, Kompol Didik Triwahyudi, […]

  • Urus Dokumen Tanpa Surat RT/RW

    Urus Dokumen Kependudukan Apa Saja Kini Tidak Perlu Lagi Surat RT/RW, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Wajib diketahui! Mengurus sejumlah dokumen kependudukan saat ini oleh pemerintah dipermudah, lantaran tidak lagi membutuhkan surat pengantar dari RT, RW, maupun desa atau kelurahan. Hal ini pernah disampaikan oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Teguh Setyabudi. Dikatakannya, surat pengantar RT, RW, desa, atau kelurahan hanya diperlukan […]

  • Bernardo Tavares Pelatih PERSEBAYA (Dok. Ruang)

    Bernardo Tavares Kecewa Persebaya Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain atas Dewa United

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengaku kecewa setelah timnya gagal meraih kemenangan saat menjamu Dewa United. Padahal, tim tamu harus bermain dengan 10 orang sejak babak pertama. Persebaya sebenarnya memulai laga dengan cukup baik. Green Force mencetak gol pembuka melalui Francisco Rivera pada menit ke-22. Gol tersebut sempat memberi momentum positif bagi tuan rumah. Namun, Dewa […]

expand_less