Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Itikad Baik Davis Meringankan Vonis dalam Kasus Korupsi RPHU Lamongan

Itikad Baik Davis Meringankan Vonis dalam Kasus Korupsi RPHU Lamongan

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Setelah melalui proses persidangan yang panjang dan mendalam, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Surabaya akhirnya menjatuhkan putusan terhadap Davis Maherul Abbasiya. Perkara dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas di Kabupaten Lamongan ini resmi mencapai titik akhir. Majelis hakim memutuskan vonis pidana penjara selama satu tahun dua bulan kepada terdakwa dalam sidang putusan yang digelar Senin, (29/9/2025).

Putusan ini menjadi penutup dari kasus korupsi proyek RPHU yang sempat menyita perhatian publik luas. Proyek yang seharusnya berdampak positif bagi sektor peternakan lokal justru berujung pada jeratan hukum pidana korupsi. Nama Moch. Wahyudi, mantan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan yang saat itu bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen, juga ikut terseret dalam sorotan investigasi penyidikan kasus ini.

Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Lamongan, Widodo Hadi Pratama, sebelumnya menilai telah terjadi penyalahgunaan kewenangan dalam proyek tersebut. Namun, majelis hakim yang diketuai oleh Ni Putu Sri Indayani memiliki pertimbangan yang berbeda dalam amar putusannya untuk perkara nomor 72/Pid.Sus-TPK/2025/PN Sby. Proses hukum yang berjalan telah mempertimbangkan berbagai aspek secara komprehensif.

Baca Juga  Sidang Korupsi RPHU Lamongan Kerugian Negara Nol Rupiah Nundang Bacakan Pledoi Davis

Majelis hakim membebaskan Davis dari dakwaan Pasal 2, tetapi menyatakannya terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi berdasarkan Pasal 3 Undang-Undang Tipikor. Vonis satu tahun dua bulan penjara dan denda biaya perkara Rp7.500 pun dijatuhkan sebagai bentuk pertanggungjawaban hukum. Keputusan ini tidak lepas dari analisis mendalam terhadap nilai kerugian keuangan negara yang terjadi.

Majelis hakim menyatakan bahwa kerugian negara dalam proyek ini bukan sebesar Rp242 juta seperti yang didakwakan dalam proses penuntutan. Pertama, dana sebesar Rp92 juta yang merupakan kelebihan bayar berdasarkan audit BPK telah disetor kembali ke kas negara. Fakta pengembalian dana ini langsung mempengaruhi perhitungan akhir kerugian negara.

Kedua, nilai Rp99 juta yang terkait dengan uji instalasi pengolahan air limbah dinyatakan tidak dapat dijadikan dasar perhitungan kerugian. Hal ini disebabkan perhitungan tersebut hanya berdasar pada diskusi informal, bukan analisa teknis yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Selain itu, pekerjaan taman senilai Rp10 juta terbukti dikerjakan sehingga tidak bisa digolongkan sebagai kerugian keuangan negara.

Dengan demikian, setelah melalui proses verifikasi yang ketat dan cermat, kerugian negara yang sesungguhnya dibuktikan dalam persidangan hanya sekitar Rp41 juta. Penyusutan nilai kerugian inilah yang menjadi salah satu fondasi utama pertimbangan hukum majelis dalam menjatuhkan vonis.

Baca Juga  Strategi Kooperatif Terdakwa Korupsi RPHU Lamongan

Kuasa hukum terdakwa, Nundang Rusmawan dari kantor hukum Rus & Co, menyambut putusan ini dengan perasaan lega. Ia menyatakan penghormatannya terhadap seluruh proses hukum yang telah dijalani secara profesional. Nundang menilai majelis hakim telah menunjukkan objektivitas dengan mempertimbangkan seluruh fakta persidangan secara komprehensif dan proporsional.

“Putusan ini sesuai dengan apa yang kami sampaikan dalam pledoi. Hal-hal yang meringankan sudah dipertimbangkan, termasuk pengembalian kerugian negara sebagaimana diminta BPK maupun pihak lain. Itu semua sudah dikembalikan,” ujarnya usai sidang berlangsung. Pernyataan ini menegaskan bahwa pihak terdakwa telah memenuhi kewajiban restitusinya secara maksimal.

Nundang menekankan bahwa pengembalian dana tersebut merupakan bukti nyata itikad baik kliennya dalam menyelesaikan masalah hukum ini. Sikap kooperatif Davis selama proses hukum berlangsung juga menjadi pertimbangan yang menguntungkan dalam proses peradilan. Proses hukum ini diakui telah memberikan keringanan hukuman yang signifikan bagi kliennya yang terbukti beritikad baik.

“Proses hukum ini sudah memberi keringanan hukuman bagi klien kami,” pungkasnya dengan penuh keyakinan. Pernyataan ini menguatkan posisi bahwa pengembalian kerugian negara memang menjadi faktor kunci dalam putusan yang diambil majelis hakim dalam mengadili perkara tindak pidana korupsi ini.

Dengan vonis yang telah dijatuhkan, perkara korupsi RPHU Lamongan ini resmi berakhir di meja hijau. Kasus ini memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program pembangunan daerah. Setiap penyimpangan dalam pengelolaan keuangan negara, sekecil apapun, berpotensi besar berujung pada konsekuensi hukum yang serius meskipun ada itikad baik untuk memperbaikinya.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sulaisi Ketua APSI Jatim 2025

    Sulaisi Abdurrazaq Kembali Pimpin APSI Jatim, Pacu Advokasi Syariah Lebih Progresif

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kabar menggembirakan datang dari dunia advokasi syariah di Jawa Timur. Sulaisi Abdurrazaq, pengacara senior yang dikenal konsisten memperjuangkan hukum Islam, kembali terpilih memimpin Asosiasi Pengacara Syari’ah Indonesia (APSI) Jawa Timur untuk periode 2025-2030. Penetapan ini dilakukan secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) III APSI Jatim yang digelar di Hotel Suites Surabaya pada 30-31 […]

  • Penyimpangan Warisan Engkong

    Kesaksian Queeny Buktikan Dugaan Penyimpangan Warisan Engkong

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gelombang dugaan penyimpangan dalam pengelolaan warisan keluarga almarhum Engkong, Kwee Quarry Kuota Kusuma, menemukan bentuknya yang lebih konkret. Dalam sidang lanjutan perkara warisan bernomor register 433/Pdt.G/2025/PN Surabaya yang digelar di Ruang Kartika, Rabu (03/12/2025), keterangan saksi kunci dari pihak penggugat seperti menerangi sudut-sudut gelap sengketa harta keluarga ini. Queeny, cucu almarhum, hadir untuk […]

  • Tujuh terdakwa korupsi Desa Entalsewu Sidoarjo meminta dibebaskan

    Tujuh Terdakwa Korupsi Entalsewu kompak Minta Bebas Pidana dan Minta Direktur Pengembang juga Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Permohonan tujuh Terdakwa dari klaster 2 itu, merupakan rangkaian kasus korupsi di Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Mereka merupakan perangkat dan warga Dusun Pendopo, yang didera perkara ambiguitas antara dana kompensasi ataukah CSR senilai 3,6 miliar yang dicairkan oleh PT. Cahaya Fajar Abaditama, pengembang perumahan Citra Garden. Pada Klaster 1 sebelumnya, majelis […]

  • Cek Kesehatan Gratis 2025

    Simak Cara Daftar Program Cek Kesehatan Gratis 2025 dan Dapatkan Manfaatnya!

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2025 telah resmi dimulai pada 10 Februari 2025, memberikan peluang bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis. Dalam program ini, ada beberapa jenis pemeriksaan yang dapat diikuti, termasuk pemeriksaan rutin berdasarkan usia dan ulang tahun. Seiring dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, mari kita simak […]

  • Bruno Fernandes Berusaha Melewati Pemain Tottenham Hotspurs. (c) Manchester UNited Official

    Manchester United Tumbang di Markas Tottenham: 9 Fakta Menarik yang Bikin Syok!

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Manchester United kembali menelan pil pahit di lanjutan Premier League! Bertandang ke markas Tottenham Hotspur Stadium pada Minggu (16/2/2025) malam WIB, Setan Merah harus menyerah 0-1 lewat gol cepat James Maddison di menit ke-13. Meski memiliki beberapa peluang emas untuk menyamakan kedudukan, skuad Erik ten Hag gagal menembus pertahanan solid Tottenham. Kekalahan ini […]

  • Parade DJ Surabaya 2025

    Surabaya Gelar Parade DJ Terbesar di Jatim Akhir 2025

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kota Pahlawan bersiap menjadi pusat gravitasi musik elektronik Indonesia. “Soundextrem Roaring East Java DJ’s Parade 2025” yang digelar di Kenjeran Park pada 27 Desember mendatang bukan sekadar acara biasa. Event berskala nasional ini diproyeksikan menjadi magnet bagi 250 ribu penonton dari berbagai penjuru, mulai dari Malang hingga Jakarta. Rabu, (13/8/2025). Heru, tokoh di […]

expand_less