Breaking News
Senin, 8 Juni 2026
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Dinsos Sidoarjo Tebang Pilih Larang Anak Jurnalis Terima Beasiswa Pendidikan, Ini Alasannya

Dinsos Sidoarjo Tebang Pilih Larang Anak Jurnalis Terima Beasiswa Pendidikan, Ini Alasannya

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 120
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sidoarjo R. Martha Wara Kusuma, memastikan 500 mahasiswa penerima beasiswa 2026, berasal dari keluarga tidak mampu berstatus buruh serabutan, sementara anak jurnalis dan pekerja swasta resmi dicoret dari daftar penerima.

Kebijakan diskriminatif ini terungkap saat rapat dengar pendapat antara Dinsos Sidoarjo dengan Komisi D DPRD Sidoarjo, sepekan menjelang Ramadan 2026.

Martha menegaskan bahwa klasifikasi penerima beasiswa senilai Rp5 juta per mahasiswa ini, sangat ketat dan mengacu pada kreteria nasional dan status pekerjaan di e-KTP.

Dinsos Sidoarjo mematok aturan bahwa, hanya warga yang beralamatkan e-KTP Sidoarjo dan dengan pekerjaan tidak tetap atau pengangguran, yang berhak mengakses bantuan pendidikan tersebut.

Sebaliknya, anak dari jurnalis atau wartawan media Pers, serta karyawan swasta, dianggap tidak memenuhi kriteria keluarga prasejahtera dalam skema bantuan ini.

“Anak jurnalis bukan termasuk kriteria keluarga penerima program bantuan untuk periode 2026 ini. Kita prioritaskan dulu untuk keluarga prasejahtera atau tidak mampu dan kurang mampu sesuai kreteria pada e-KTP nya, begitu pula keluarga dengan e-KTP pekerja swasta,” tegas Martha kepada jurnalis peliput sebelum acara hearing dengan Komisi D DPRD Sidoarjo, sepekan lalu.

Program ini juga menutup pintu rapat bagi keluarga pejabat, Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, hingga Aparat Penegak Hukum (APH).

Pembatasan ini memicu perdebatan, mengenai keadilan akses pendidikan bagi pekerja sektor formal bergaji rendah, yang juga terdampak ekonomi.

Penyaluran dana Rp5 juta tersebut hanya menyasar mahasiswa semester 4 hingga semester 8 yang memiliki e-KTP Sidoarjo. Ironisnya, Dinsos memutus harapan mahasiswa tingkat akhir karena bantuan tidak dapat cair, jika pemohon sudah menempuh Skripsi atau Tugas Akhir (TA).

Di sisi lain, Pemkab Sidoarjo mengklaim telah mengalokasikan APBD 2026 sebesar Rp5,716 triliun untuk sektor sosial, termasuk kuota 4.000 beasiswa secara total. Namun, sinkronisasi data di lapangan, seringkali membentur dinding birokrasi yang kaku, terhadap status profesi orang tua.

Berdasarkan regulasi, penyaluran bantuan sosial wajib berpedoman pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, yang menekankan akurasi data sebagai instrumen utama pemenuhan hak warga negara.

Data referensi menunjukkan bahwa per Februari 2026, terdapat 38.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Sidoarjo yang menerima bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) dari pusat. Pemerintah pusat menyalurkan bantuan bervariasi, seperti Rp750.000 per tahap untuk ibu hamil dan balita melalui Bank Himbara.

Selain beasiswa, terdapat program PKH Plus dari Pemprov Jatim yang memberikan Rp2 juta per tahun bagi lansia berusia 70 tahun ke atas.

Sinergi ini seharusnya menjadi jaring pengaman, namun kriteria sempit di level kabupaten, justru menyisakan celah ketidakadilan bagi profesi tertentu.

Transparansi anggaran dan objektivitas verifikasi, menjadi tuntutan utama warga yang merasa terabaikan oleh sistem administrasi e-KTP.

Di Sidoarjo dan secara nasional, diketahui menurut undang – undang, terutama UUD 1945 Pasal 31 tentang pendidikan merupakan hak dasar yang semestinya tidak terhalang oleh label profesi, selama kondisi ekonomi riil keluarga memang membutuhkan uluran tangan negara.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aturan RHU Surabaya

    Surabaya Terbitkan Aturan RHU Iduladha 1446 H, Tekankan Nilai Humanis & Sosial

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Ruang.co.id — Menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerbitkan Surat Edaran (SE) revolusioner yang sarat nilai edukatif, human interest, dan kebersamaan sosial. Kebijakan ini bukan hanya soal keamanan, tapi juga mencerminkan wajah kota yang terus mengedepankan nilai religius, sosial, dan budaya dalam satu harmoni kehidupan urban. Melalui SE Nomor 300/11229/436.8.6/2025, […]

  • Ahli Waris Tambak

    Dugaan Penyerobotan Tambak Dipatok TKD, Ahli Waris Murka Tuntut Oknum Mafia Aparat Desa Kalitengah Tanggulangin

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang co id – Ahli waris H. Shokeh almarhum, bernama H. Aqif Mustakim warga Desa Putat, akhirnya mengobarkan semangat bela hak terhadap dugaan kuat aksi penyerobotan tanah tambaknya, dengan cara pematokan menjadi tambak TKD (Tanah Kas Desa) sepihak, di lahan Tambak Bangoan, di Desa Banjarpanji, Kec. Tanggulangin, Sidoarjo, Senin (22/12/2025). Aksi pembelaan hak H. […]

  • Timnas Futsal Putri Vs China

    Garuda Pertiwi Hadang Naga Tiongkok: Laga Sengit Timnas Futsal Putri vs China di Perempat Final Piala Asia 2025

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pertarungan sengit akan mewarnai Perempat Final Piala Asia Futsal Putri 2025 ketika Timnas Futsal Putri Indonesia berhadapan dengan Timnas China di Hohhot Sport Centre, Selasa (13/5/2025). Laga yang digelar pukul 16.00 WIB ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan gerbang menuju Piala Dunia Futsal Putri 2025 di Filipina. Bagi Indonesia, ini adalah kesempatan emas […]

  • tren aplikasi makanan

    GoFood vs GrabFood vs ShopeeFood: Siapa Pemenang Hati Generasi di 2025?

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • visibility 3.789
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Persaingan ketiga raksasa pesan makanan online—GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood—kian memanas di tahun 2025. Survei terbaru Jakpat (Maret 2025) mengungkap pola menarik: GoFood masih menjadi primadona Generasi X, GrabFood merajai milenial, sementara ShopeeFood memikat Gen Z dengan strategi diskonnya. Lalu, apa saja faktor yang membentuk preferensi generasi ini? Mari telusuri datanya! Peta Persaingan Berdasarkan […]

  • Made Satria Menguat, Calon Bumi Serombotan Satu Di Pilkada 2024

    Made Satria Menguat, Calon Bumi Serombotan Satu Di Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • visibility 612
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id – Made Satria menguat, calon Bumi Serombotan satu, di Pilkada 2024. Anggota DPRD Klungkung dari Fraksi PDI Perjuangan Klungkung, Made Satria nampak menguat menjadi calon kepala daerah di Bumi Serombotan, sebutan kabupaten Klungkung. Made Satria menguat, calon Bumi Serombotan satu, di Pilkada 2024 tersirat, ketika Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan semakin mantap mengusung […]

  • Megawati Hangestri gabung Gresik Petrokimia (dok. @petrovoli)

    Debut Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2025: Gresik Petrokimia Bidik Gelar Perdana!

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga—Megawati Hangestri siap kembali ke lapangan di final four Proliga 2025 seri Semarang. Ia akan membela Gresik Petrokimia dalam misi besar: merebut gelar pertama sepanjang sejarah klub. Setelah absen di seri Kediri karena pemulihan cedera usai tampil gemilang di Liga Voli Korea, Pemain dengan julukan Megatron kini sudah kembali […]

expand_less