Breaking News
light_mode
Senin, 24 Agustus 2026
Beranda » Kesehatan » Waspadai Penyakit dari Kotoran Tikus, Tingkat Kematiannya Sampai 15 Persen

Waspadai Penyakit dari Kotoran Tikus, Tingkat Kematiannya Sampai 15 Persen

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Penyakit yang cukup membahayakan itu disebut “hantavirus”. Penyakit ini disebabkan oleh kotoran tikus liar di sekitar lingkungan kita.

Jejak digital, pada Mei 2026, dilaporkan adanya kasus hantavirus tipe HPS di kapal pesiar MV Hondius, di luar negeri. Sementara di Indonesia, strain yang lebih umum ditemukan adalah Seoul virus (HFRS) yang ditularkan oleh tikus rumah (Rattus rattus & Rattus norvegicus).

Oleh karenanya, Kementerian Kesehatan menerbitkan Surat Edaran Nomor SR.03.01/C/2572/2026 tentang kewaspadaan hantavirus. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo pun membunyikan alarm Siaga.

Kepala Dinkes Sidoarjo, Lkhasmie Herawati Yuwantina mengingatkan masyarakat tentang bahaya hantavirus, penyakit zoonosis dari tikus liar, kepada warga dan tenaga kesehatan di Sidoarjo setelah terbit surat kewaspadaan nasional pada Senin (11/05/2026).

Penyakit tergolong baru ini tergolong infeksi serius yang ditularkan hewan pengerat, seperti tikus dan celurut, kepada manusia melalui kotoran yang dikeluarkan cairan tubuh tikus, bau, maupun debu yang terkontaminasi.

Meski demikian, Lakhsmie menyatakan, hingga kini belum terdapat laporan kasus dugaan hantavirus di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Namun kewaspadaan dini tetap diperkuat untuk mencegah risiko penularan di lingkungan masyarakat.

“Sampai hari ini di Sidoarjo belum ada laporan kasus yang dicurigai hantavirus,” ujarnya kepada wartawan, Senin (11/05/2026).

Ia menjelaskan hantavirus berasal dari kelompok Orthohantavirus, yang hidup pada beberapa jenis tikus liar. Penularan dapat terjadi ketika manusia menghirup debu yang tercemar urin atau kotoran tikus, menyentuh permukaan yang terkontaminasi, hingga mengonsumsi makanan yang terkena cairan tubuh hewan terinfeksi.

Menurut Lakhsmie, penyakit tersebut memiliki dua bentuk utama. Pertama, Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome atau HFRS yang banyak ditemukan di Asia dan Eropa. Kedua, Hantavirus Pulmonary Syndrome atau HPS yang menyerang paru-paru dan memiliki tingkat fatalitas lebih tinggi.

“HFRS umumnya diawali demam, sakit kepala, nyeri otot, tubuh lemas, lalu dapat berkembang menjadi gangguan ginjal dan perdarahan,” ujarnya lagi.

Ia menyebut masa inkubasi HFRS berkisar satu hingga dua minggu. Tingkat kematian penyakit tersebut dilaporkan mencapai 5 sampai 15 persen, tergantung jenis virus dan kecepatan penanganan medis terhadap pasien.

Sementara HPS ditandai demam, pegal otot, batuk, serta sesak napas berat akibat penumpukan cairan di paru-paru. Kondisi itu dapat berkembang menjadi gagal napas bila tidak segera ditangani fasilitas kesehatan.

“HPS memiliki tingkat kematian lebih tinggi dibanding HFRS sehingga masyarakat perlu mengenali gejalanya sejak awal,” kata Lakhsmie.

Dinas Kesehatan mengimbau warga, untuk rajin menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, guna mengurangi populasi tikus.

Warga juga diminta menggunakan masker dan alat pelindung tubuh, saat membersihkan gudang atau area berdebu, yang berpotensi tercemar kotoran hewan pengerat.

Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, apabila mengalami demam tinggi mendadak, nyeri otot berat, sesak napas, serta memiliki riwayat berada di lingkungan dengan banyak tikus dalam beberapa pekan terakhir.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • FC Tokyo tertarik bek andalan Timnas Indonesia Rizky Ridho

    Benarkah FC Tokyo Dikabarkan Tertarik Rekrut Rizky Ridho!

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Klub sepak bola Jepang, FC Tokyo, dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk merekrut bek andalan Timnas Indonesia, Rizky Ridho. Informasi ini mencuat melalui akun X @FctokyoEn, yang menyebutkan ketertarikan klub terhadap pemain bertahan muda berbakat asal Indonesia tersebut. “FC Tokyo mengincar Rizky Ridho,” tulis akun tersebut, sebagaimana dikutip oleh Ruang.co.id. Selain Rizky Ridho, FC […]

  • Tahu Gimbal Khas Semarang

    Lumpia Bukan Satu-satunya! 5 Kuliner Khas Semarang yang Wajib Dicoba

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah, terkenal dengan ragam kuliner khas yang menggugah selera. Dari makanan berat hingga camilan, Semarang menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Berikut adalah beberapa kuliner khas Semarang beserta tempat-tempat terkenalnya. 1. Lumpia Semarang Lumpia Semarang merupakan salah satu ikon kuliner kota ini. Hidangan ini terdiri dari kulit […]

  • China vs Indonesia Kualifikasi Piala Dunia 2026

    Kalah 1-2 dari China, ini Analisis Pertandingan dan Peluang Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Seperti apa peluang Timnas Indonesia setelah harus menelan kekalahan 1-2 dari China dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang berlangsung di Stadion Qingdao, Selasa (15/10). Meskipun Timnas Indonesia mendominasi penguasaan bola, serangan mereka tidak mampu menembus pertahanan kokoh China. Babak Pertama: Gol Cepat dari China Awal pertandingan berjalan cukup alot. […]

  • Ujian Nasional

    Pemerintah Ganti Ujian Nasional dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Mulai Tahun Ini, Apa Bedanya?

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Perubahan besar dalam sistem evaluasi pendidikan Indonesia resmi diumumkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Mulai tahun ini, Ujian Nasional (UN) akan digantikan dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA) khusus untuk siswa SMA/SMK. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menyesuaikan sistem penilaian dengan kebutuhan pendidikan yang lebih modern dan relevan. Plt. Kepala Badan […]

  • Hotline Wadul Gus'e

    Bupati Jember Luncurkan Hotline Wadul Gus’e untuk Pengaduan Masyarakat 24 Jam

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jember, Ruang.co.id – Dalam upaya memahami permasalahan dan perkembangan yang dihadapi oleh warganya, serta menampung berbagai pengaduan masyarakat selama masa kepemimpinannya, Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, meluncurkan kanal pengaduan hotline khusus bagi masyarakat Jember. Kanal ini diberi nama Wadul Gus’e dan bertujuan untuk menampung keluhan masyarakat, terutama terkait pelayanan publik. […]

  • Mulyadi Bantah Tuduhan Kesulitan Kolaborasi dengan DPRD Tabanan

    Mulyadi Bantah Tuduhan Kesulitan Kolaborasi dengan DPRD Tabanan

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id- Debat ketiga Pilkada Tabanan berlangsung seru.  Paslon nomor urut satu dan dua beradu argumen.  Paslon nomor urut dua, I Komang Gede Sanjaya, mempertanyakan kemampuan Paslon nomor urut satu, I Nyoman Mulyadi-I Nyoman Ardika, untuk menjalankan visi misi jika terpilih.  Sanjaya meragukan kemampuan Mulyadi-Ardika untuk berkolaborasi dengan DPRD Tabanan yang didominasi PDI Perjuangan. “Pak […]

expand_less