Sidoarjo, Ruang.co.id – Kabar membanggakan datang dari SMAS Al Fattah Sidoarjo. Sekolah berbasis pesantren tersebut berhasil mencatatkan rekor baru, dalam capaian kelulusan Seleksi Nasional, Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Puluhan siswa dinyatakan lolos ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di Indonesia, menandai peningkatan prestasi akademik yang signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Momentum pengumuman hasil SNBT 2026 yang berlangsung pekan ini, menjadi hari penuh haru bagi para siswa, guru, dan wali murid.
Di tengah ketatnya persaingan nasional dengan tingkat kelulusan hanya sekitar 29,42 persen, capaian SMAS Al Fattah dinilai menjadi prestasi luar biasa.
Pihak sekolah menyebut keberhasilan itu bukan sebatas angka kelulusan, melainkan hasil dari proses panjang pembinaan akademik, penguatan mental belajar, serta budaya disiplin yang diterapkan selama ini.
“Kami bersyukur atas capaian anak-anak tahun ini. Ini menjadi rekor terbaik sekolah dalam sejarah kelulusan SNBT,” ungkap Ridwan,Kepala SMAS Al Fattah dalam keterangan rilisnya.
Tak hanya diterima di PTN negeri di Jawa Timur, sejumlah siswa SMAS Al Fattah dengan sebutan SMAHESIDA ini, juga berhasil menembus kampus-kampus favorit nasional, yang selama ini dikenal memiliki tingkat persaingan sangat ketat.
Capaian tersebut membuat suasana sekolah dipenuhi rasa bangga, sekaligus haru dari para orang tua siswa.
Keberhasilan itu juga disebut menjadi bukti bahwa, sekolah berbasis pesantren mampu bersaing di level nasional tanpa meninggalkan pendidikan karakter dan nilai religius.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa pendidikan akademik dan pembinaan akhlak dapat berjalan beriringan,” lanjut pernyataannya.
SNBT 2026 sendiri diikuti lebih dari 871 ribu peserta dari seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, hanya sekitar 256 ribu peserta yang dinyatakan lolos ke PTN melalui jalur tes nasional.
Persaingan ketat tersebut, membuat setiap kelulusan menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi sekolah maupun peserta didik.
Bagi SMAS Al Fattah, capaian tahun ini menjadi energi baru, untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
Sekolah berharap, keberhasilan para siswa mampu menjadi inspirasi bagi adik kelas, agar terus percaya diri mengejar mimpi, menembus perguruan tinggi favorit.
Di balik angka kelulusan itu, tersimpan cerita perjuangan panjang para siswa yang harus membagi waktu, antara pembelajaran sekolah, aktivitas pesantren, hingga persiapan menghadapi UTBK.
Kini, kerja keras mereka akhirnya terbayar dengan tiket menuju kampus impiannya.

