Breaking News
light_mode
Minggu, 20 September 2026
Beranda » Olahraga » De Red FC Gagal Pertahankan Keunggulan 3-0, RANS Nusantara FC Comeback 3-3

De Red FC Gagal Pertahankan Keunggulan 3-0, RANS Nusantara FC Comeback 3-3

  • account_circle Ruang Wawan
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – De Red FC vs RANS Nusantara FC berakhir dengan skor dramatis 3-3 pada pekan kedua Grup Timur Pegadaian Championship 2026/2027. Bermain di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Sabtu (19/9/2026), De Red FC sempat unggul tiga gol sebelum RANS Nusantara FC bangkit dan mencetak tiga gol balasan.

Fellipe Cabral Veloso Dos Santos menjadi aktor penting bagi tuan rumah lewat dua gol pada menit ke-26 dan 45+2. Muhammad Supriadi kemudian membawa De Red FC semakin jauh pada menit ke-53, tetapi keunggulan tersebut perlahan terkikis setelah RANS menemukan momentum.

Jan Martin Hoel Andersen memperkecil jarak pada menit ke-56. Setelah itu, Ladji Malle mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-70, lalu Muhammad Almaghfiru Inzaghi menyamakan kedudukan pada menit ke-90.

De Red FC Langsung Tampil Efektif sejak Babak Pertama

De Red FC memasuki pertandingan dengan misi meraih kemenangan perdana setelah kalah 0-1 dari Kendal Tornado FC pada laga pembuka. Aji Santoso meminta anak asuhnya memperbaiki penyelesaian akhir sekaligus tampil lebih efektif di depan pendukung sendiri.

Tuan rumah kemudian menjawab tantangan tersebut melalui permainan yang efektif di sepertiga akhir lapangan. RANS memang lebih banyak menguasai bola, tetapi De Red FC mampu memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan.

Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-26. Fellipe Cabral Veloso Dos Santos berhasil menaklukkan pertahanan RANS Nusantara FC dan mengubah skor menjadi 1-0.

Keunggulan itu membuat permainan De Red FC semakin percaya diri. Sementara itu, RANS berusaha meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang sebelum turun minum.

Namun, justru De Red FC yang kembali mencuri kesempatan. Fellipe kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-45+2 setelah menerima umpan Hattam Pratama.

Brace tersebut membawa De Red FC memasuki ruang ganti dengan keunggulan 2-0. Posisi itu tentu memberi modal besar bagi tim asuhan Aji Santoso untuk mengendalikan pertandingan pada babak kedua.

Baca Juga  AC Milan Tersingkir dari Liga Champions 2024/2025 Usai Ditahan Imbang Feyenoord

Muhammad Supriadi Perbesar Keunggulan

Memasuki babak kedua, Aji Santoso melakukan perubahan dengan memasukkan Muhammad Supriadi dan U. Thariq pada menit ke-46. Pergantian tersebut langsung memberikan dampak positif bagi permainan tuan rumah.

Hanya tujuh menit setelah babak kedua dimulai, Supriadi mencetak gol ketiga De Red FC. Umpan Genta Alparedo berhasil ia manfaatkan untuk membuat skor berubah menjadi 3-0.

Pada situasi tersebut, De Red FC sebenarnya berada dalam posisi sangat menguntungkan. Tiga gol tanpa balasan membuat kemenangan tampak semakin dekat, terlebih pertandingan sudah memasuki fase akhir.

Akan tetapi, RANS Nusantara FC belum menyerah. Tim tamu justru mulai meningkatkan intensitas serangan setelah tertinggal tiga gol.

RANS Nusantara FC Mulai Bangkit Setelah Tertinggal 3-0

Tiga menit setelah gol Supriadi, RANS mendapatkan momentum melalui Jan Martin Hoel Andersen. Pemain tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 setelah memanfaatkan assist A. Agyuba.

Gol tersebut mengubah suasana pertandingan. RANS semakin berani mengambil risiko, sedangkan De Red FC harus bekerja lebih keras untuk menjaga area pertahanannya.

Tekanan tim tamu kemudian menghasilkan penalti pada menit ke-70. Ladji Malle maju sebagai eksekutor dan sukses menjalankan tugasnya sehingga RANS hanya tertinggal satu gol dengan skor 3-2.

Setelah itu, pertandingan berubah menjadi duel terbuka. RANS terus mencari celah, sementara De Red FC berusaha mempertahankan keunggulan yang semakin tipis.

Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi RANS dalam penguasaan bola. Tim tamu menguasai sekitar 60 persen bola dan melepaskan 13 tembakan, dengan sembilan di antaranya mengarah ke gawang.

Sebaliknya, De Red FC lebih mengandalkan efektivitas peluang. Pada babak pertama saja, tuan rumah mencatat lima percobaan dan empat tembakan tepat sasaran.

Baca Juga  Kejutan di Semifinal KBAM 2024 Zona Timur: Unggulan Tumbang, Final Jadi Seru!

Gol Menit ke-90 Paksa Skor 3-3

Memasuki penghujung pertandingan, tekanan RANS akhirnya membuahkan hasil. Muhammad Almaghfiru Inzaghi mencetak gol pada menit ke-90 dan mengubah kedudukan menjadi 3-3.

Gol tersebut sekaligus menghapus keunggulan tiga gol yang sebelumnya dimiliki De Red FC. Para pemain tuan rumah tidak mampu menemukan gol keempat hingga wasit meniup peluit panjang.

Hasil imbang ini tentu menyisakan kekecewaan bagi De Red FC. Pasalnya, tim asal Surabaya tersebut sudah memiliki keunggulan 3-0 dan hanya membutuhkan konsentrasi lebih baik untuk mengamankan tiga poin.

Pelatih De Red FC Aji Santoso juga menyoroti hilangnya fokus pemain setelah RANS mencetak gol pertama. Evaluasi menjadi pekerjaan penting bagi tim agar situasi serupa tidak kembali terjadi pada pertandingan berikutnya.

Statistik De Red FC vs RANS Nusantara FC

Secara statistik, RANS Nusantara FC tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Tim tamu menguasai 60 persen bola dan menghasilkan 13 tembakan dengan sembilan percobaan tepat sasaran.

De Red FC justru menunjukkan efektivitas lebih baik pada fase awal pertandingan. Lima percobaan pada babak pertama menghasilkan empat tembakan tepat sasaran dan dua gol dari Fellipe.

Perbedaan pendekatan tersebut membuat laga berlangsung dalam dua cerita. De Red FC tampil efektif saat mendapatkan peluang, sedangkan RANS terus menjaga tekanan hingga akhirnya mencetak gol penyama pada menit-menit akhir.

Intensitas pertandingan juga terlihat dari jumlah pelanggaran. De Red FC tercatat melakukan total 20 pelanggaran sepanjang laga, sebuah angka yang menunjukkan betapa ketatnya duel ketika RANS mulai mengambil alih momentum.

Klasemen De Red FC dan RANS Nusantara FC

Tambahan satu poin membuat RANS Nusantara FC mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Hasil tersebut menempatkan RANS di posisi ketiga klasemen sementara Grup Timur.

Baca Juga  Prediksi Line Up Timnas Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Siapakah yang Akan Menang?

De Red FC sementara mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan. Sebelumnya, mereka kalah 0-1 dari Kendal Tornado FC pada laga perdana di Stadion Gelora 10 November.

Bagi RANS, hasil di Surabaya memperpanjang catatan positif setelah sebelumnya menang 3-2 atas Persiba Balikpapan. Dua pertandingan awal juga memperlihatkan kemampuan tim untuk bangkit ketika berada dalam tekanan.

Sementara itu, De Red FC masih mencari kemenangan pertamanya. Tantangan berikutnya tidak mudah karena mereka harus menghadapi Persiba Balikpapan di Stadion Surajaya pada Jumat (25/9/2026).

Jadwal Berikutnya

De Red FC dijadwalkan menghadapi Persiba Balikpapan pada Jumat, 25 September 2026. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi tim Aji Santoso untuk mengejar kemenangan perdana sekaligus memperbaiki posisi di klasemen.

Di sisi lain, RANS Nusantara FC akan kembali bertanding pada Minggu, 27 September 2026. Mereka dijadwalkan menjamu Deltras FC di Stadion Kanjuruhan.

De Red FC Harus Belajar dari Keunggulan 3-0

Skor De Red FC vs RANS Nusantara FC 3-3 menjadi gambaran bagaimana momentum dapat berubah dalam waktu singkat. Keunggulan tiga gol ternyata belum cukup ketika sebuah tim kehilangan kontrol permainan dan lawan terus mendapatkan ruang untuk menyerang.

Bagi De Red FC, pekerjaan rumah bukan hanya soal lini belakang. Pengelolaan pertandingan setelah unggul juga perlu mendapat perhatian agar tim mampu mempertahankan ritme dan mengurangi tekanan lawan.

Sebaliknya, RANS Nusantara FC mendapatkan modal berharga dari comeback tersebut. Tertinggal 0-3 tidak membuat mereka berhenti menyerang sampai akhirnya gol Almaghfiru pada menit ke-90 menyelamatkan satu poin.

Drama enam gol di Stadion Gelora 10 November pun berakhir tanpa pemenang. De Red FC dan RANS Nusantara FC sama-sama membawa pulang satu poin, tetapi jalannya pertandingan membuat skor 3-3 terasa jauh lebih dramatis daripada sekadar hasil imbang.

  • Penulis: Ruang Wawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Persebaya Saat Bertanding di Liga 1. (c) Official Persebaya

    Persebaya Surabaya Resmi Melepas 10 Pemain Jelang Bursa Transfer Liga 1 2025/2026

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id –  Persebaya Surabaya mulai bergerak agresif menyambut Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. Klub asal Kota Pahlawan Persebaya Surabaya melepas 10 pemain dari skuad musim sebelumnya. Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa manajemen benar-benar serius untuk membangun tim yang lebih kompetitif. Tiga dari 10 nama yang dilepas adalah pemain asing: Gilson Costa, Mohammed Rashid, dan […]

  • Negara Finlandia sebagai negara paling bahagia di dunia

    Rahasia Finlandia, Negara Seribu Danau Paling Bahagia di Dunia

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda bertanya-tanya, negara mana yang warganya paling sering tersenyum? Atau, di mana orang-orang merasa paling puas dengan hidup mereka? Jawabannya mungkin akan mengejutkan Anda! Surabaya, Ruang.co.id – Setiap tahun, berbagai lembaga riset merilis laporan tentang negara-negara paling bahagia di dunia. Beberapa negara yang konsisten menempati peringkat teratas sebagai negara paling bahagia, jawabannya adalah negara-negara […]

  • Apel ASN Peduli

    Apel ASN Peduli di BKKBN Jatim, Berbagi dan Berempati di Bangunan Bersejarah

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id -Suasana Jalan Kalibokor Timur No. 1 pada Senin pagi (13/1/2025) tampak berbeda dari biasanya. Gedung berstatus cagar budaya yang menjadi kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur ini dipenuhi oleh 130 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir dalam acara “Apel ASN Peduli dan Berbagi”. Momentum ini tidak hanya diwarnai semangat, tetapi juga kepedulian yang […]

  • Menko Zulhas

    Pesan Pemulihan Dari Presiden Prabowo, Menko Zulhas Nyalakan Harapan Santri Al-Khoziny

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengguncang semangat ratusan santri saat mengunjungi Pondok Pesantren Al-Khoziny, Jumat (14/11/2025). Dalam lawatan itu, ia menyampaikan salam hangat sekaligus amanat langsung Presiden Prabowo Subianto, agar pendidikan pesantren tetap berdiri kokoh meski baru diguncang musibah. Kunjungan tersebut mulai dengan peninjauan lokasi runtuhan musala yang menewaskan 63 […]

  • Suku Dayak di Kalimantan

    Suku Dayak, Kekayaan Budaya di Hutan Kalimantan

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Suku Dayak, sebuah kelompok etnis yang mendiami Pulau Kalimantan, dikenal akan keberagaman budaya dan adat istiadatnya yang unik. Kata “Dayak” sendiri berasal dari kata “daya” yang berarti “orang darat” atau “orang hulu”. Mereka hidup berdampingan dengan alam, menguasai hutan belantara, dan memiliki pengetahuan mendalam tentang tumbuhan obat serta teknik berburu. Keberagaman Suku […]

  • Orang dewasa namun masih terlihat kekanakan

    Sering Melihat Orang Dewasa Namun Tetap Terlihat Kekanakan? Coba Cari Tahu Melalui Perjalanan Hidupnya

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Dewasa bukanlah sekadar soal usia, melainkan tentang pertumbuhan jiwa dan pikiran. Surabaya, Ruang.co.id – Kita sering mendengar ungkapan “umur hanyalah angka”. Ungkapan ini semakin terasa benar ketika kita mengamati perjalanan hidup seseorang. Ada yang terlihat lebih dewasa dari usianya, sementara yang lain mungkin masih terlihat kekanakan meski usianya sudah menginjak kepala tiga. Fenomena ini semakin […]

expand_less