Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » Bapemperda Jatim: Lima Raperda Gagal Diusulkan Kembali, Apa Saja?

Bapemperda Jatim: Lima Raperda Gagal Diusulkan Kembali, Apa Saja?

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Hasil evaluasi perdana Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jawa Timur menemukan bahwa lima dari tiga belas rancangan peraturan daerah (Raperda) yang belum selesai tidak dapat diusulkan kembali karena telah melewati batas waktu penyelesaian tiga tahun. Ketua Bapemperda DPRD Jawa Timur periode 2024-2029, Yordan Malino Batara Goa, menjelaskan bahwa kelima Raperda tersebut meliputi Raperda Pengawasan Orang Asing, Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan, Perlindungan Petani Garam, Kepelabuhanan, dan Penanggulangan Bencana.

“Kelima Raperda ini sudah melewati batas tiga tahun, sehingga tidak bisa diusulkan kembali. Namun, delapan Raperda lainnya masih berpeluang untuk diselesaikan, meskipun tetap memerlukan pembahasan lebih lanjut dan melewati sejumlah tahapan,” ujar Yordan.

Bapemperda kini tengah mengadakan evaluasi dan fokus pada tahap awal penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda). Menurut Yordan, pihaknya akan mengumpulkan berbagai masukan dari komisi, fraksi, dan pihak eksekutif sebagai landasan dalam penyusunan program kerja Bapemperda tahun depan.

“Dari masukan-masukan tersebut, kami akan menggelar rapat lanjutan untuk memutuskan Raperda apa saja yang akan masuk dalam Propemperda 2025,” jelas Yordan.

Selain mempersiapkan Propemperda 2025, Bapemperda juga akan mengevaluasi beberapa perda yang telah diajukan pada tahun 2024. Yordan menekankan pentingnya evaluasi ini untuk mengetahui efektivitas perda dalam masyarakat dan untuk merumuskan langkah selanjutnya berdasarkan hasil evaluasi tersebut.

“Bapemperda akan fokus mengevaluasi perda-perda yang telah diterapkan oleh DPRD untuk mengukur efektivitasnya serta menentukan langkah yang akan diambil,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yordan menjelaskan bahwa pada tahun ini Bapemperda akan melibatkan berbagai pihak dalam proses evaluasi, termasuk para pemangku kepentingan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Evaluasi ini diharapkan mampu memastikan bahwa setiap perda dapat memberikan dampak positif di masyarakat tanpa terkendala implementasi.

Baca Juga  Dispendik Surabaya Pastikan SMP Negeri dan Swasta Cukup Tampung Lulusan SD dan MI

“Kami sering menemui perda yang tidak berjalan optimal, misalnya karena kurangnya aturan pelaksana, minimnya tenaga pengawas, atau ketiadaan anggaran dalam OPD terkait,” pungkasnya.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • walikota surabaya

    ‘Ngantor’ di Kelurahan, Wali Kota Eri Serap Keluh Kesah Warga untuk Selesaikan Masalah

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Serap keluh kesah warga untuk selesaikan masalah, seusai ‘ngantor’ di Kelurahan Bubutan, Kecamatan Bubutan Surabaya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bergegas menuju ke kantor Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan Kota Surabaya, Senin (6/5/2024) siang. Di sana, Wali Kota Eri kembali melakukan aktivitas dengan ‘ngantor’ di kelurahan, ia ingin memastikan keefektifan dan percepatan pelayanan […]

  • 260 pejabat Sidoarjo

    Bupati Subandi Sapu Bersih Lewat Pelantikan 260 Pejabat Lantaran “Tidak Ingin Ada Dua Matahari Terbit” di Sidoarjo

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Bupati Sidoarjo Subandi menggebrak tatanan birokrasi dengan melantik 260 pejabat struktural dan fungsional di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (10/1/2026), guna memutus rantai “dua matahari” dan mempercepat akselerasi pembangunan daerah melalui loyalitas tunggal yang tanpa syarat. Langkah berani ini menyasar 13 pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II), 83 administrator (Eselon III), 146 pengawas […]

  • Pakar Gizi IPB Prof Rizal Martua Damanik

    Pakar Gizi IPB: Makan Bergizi Gratis Solusi Atasi Anemia di Sekolah

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Ruang.co.id – Makan bergizi gratis dapat menjadi solusi efektif dalam menurunkan prevalensi anemia atau kekurangan darah merah di kalangan siswa. Hal ini disampaikan oleh Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Rizal Martua Damanik, saat menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti isu siswa yang belum sarapan sebelum […]

  • Sosperda DPRD Jember

    Sidang Perkara Dugaan Korupsi Mark up Sospenda DPRD Jember Menguat, Saksi JPU Sebut Harga Mamin Wajar

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sidang perkara dugaan korupsi anggaran makanan dan minuman (Mamin) kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) DPRD Jember, kembali berlangsung di Pengadilan Tipikor PN Surabaya, Kamis (14/05/2026). Agenda persidangan, masih berfokus pada pemeriksaan sejumlah saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember. Sejumlah saksi yang dihadirkan JPU menyebut, harga konsumsi masih […]

  • Pelatih Persebaya memberikan Keterangan PERS setelah Laga Melawan PERSIB

    Hasil Persebaya vs Persib 2-2: Rivera Gagalkan Kemenangan Maung Bandung di GBT

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Duel klasik antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung kembali menyuguhkan drama panas. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026) malam, kedua tim saling balas gol dan menutup laga dengan skor 2-2. Rivera tampil sebagai penyelamat Bajol Ijo setelah ia mencetak gol penyeimbang pada menit ke-84. Gol tersebut sekaligus menggagalkan kemenangan Persib yang […]

  • 12 Shio dalam Tionghoa

    Mengenal 12 Shio dalam Budaya Tionghoa

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dalam budaya Tionghoa, shio merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Shio, atau tahun hewan, adalah sistem penanggalan yang menggunakan 12 hewan untuk mewakili tahun kelahiran seseorang. Setiap shio memiliki karakteristik, sifat, dan elemen yang berbeda-beda. Konsep shio ini tidak hanya digunakan untuk menentukan kepribadian seseorang, tetapi juga dipercaya dapat memengaruhi keberuntungan, […]

expand_less