Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » Pemerintah Siapkan 50 Hektare Lahan untuk Relokasi Korban Erupsi Gunung Lewotobi di NTT

Pemerintah Siapkan 50 Hektare Lahan untuk Relokasi Korban Erupsi Gunung Lewotobi di NTT

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Ruang.co.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 50 hektare lahan untuk relokasi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini disampaikan setelah Nusron menghadiri Rapat Percepatan Penanggulangan Bencana Letusan Gunung Lewotobi yang dipimpin oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Gedung Graha BNPB, Jakarta, pada Selasa (12/11/2024).

Nusron menjelaskan bahwa peran Kementerian ATR/BPN adalah memastikan tersedianya lahan yang layak untuk relokasi korban bencana. “Kepentingan saya adalah menyiapkan tanah untuk relokasi pengungsi, dan sudah disiapkan 50 hektare lahan,” ujarnya kepada awak media usai rapat tersebut.

Untuk mempercepat proses relokasi, Kementerian ATR/BPN akan melakukan verifikasi ulang atas lahan yang disiapkan, memastikan bahwa lahan tersebut bebas dari sengketa dan telah clear and clean untuk digunakan. Dalam waktu dekat, proses verifikasi ini akan segera dilaksanakan guna memperlancar relokasi.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, dalam konferensi pers usai rapat menyebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan 1.100 unit rumah yang akan dibangun di atas lahan tersebut. “Sebanyak 1.100 rumah sudah ready dan dalam keadaan baik. Diperkirakan, pembangunan rumah-rumah ini akan mulai berjalan dalam delapan atau sembilan hari ke depan,” ungkap Maruarar.

Rapat ini juga dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, dan Panglima Tentara Nasional Indonesia. Diharapkan, upaya terpadu ini dapat mempercepat penanggulangan dampak bencana dan memberikan tempat tinggal yang aman bagi para korban erupsi Gunung Lewotobi.

Baca Juga  Integritas Tertinggi Nasional KPK Nilai Pencegahan Korupsi di Pemkot Surabaya Terbaik di Jatim
  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rabbany Al Yunifar, Anggota Komisi C DPRD Surabaya

    Darurat Sampah Surabaya Mencapai Titik Kritis, Ini Solusi Strategis Rabbany Al Yunifar

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kota Surabaya sedang menghadapi darurat sampah yang mengancam stabilitas lingkungan. Data DLH Surabaya mengungkapkan, timbunan sampah harian telah mencapai 1.800 ton, sementara TPA Benowo—satu-satunya tempat pembuangan akhir—hanya dirancang untuk menampung 1.000 ton per hari. Faktanya, lokasi ini dipaksa menampung 1.400–1.500 ton setiap harinya, jauh melampaui kapasitas ideal. Rabbany Al Yunifar, Anggota Komisi C […]

  • Koreo Suporter PERSEBAYA saat Menang Tipis atas PSBS Biak di Lanjutan Liga Indonesia (15/02)

    Persebaya Akhirnya Bangkit! Bajul Ijo Akhiri Tren Negatif dengan Kemenangan 1-0 atas PSBS Biak

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tren negatif Bajul Ijo yang berlangsung selama enam laga terakhir akhirnya terhenti setelah mereka sukses menaklukkan PSBS Biak dengan skor tipis 1-0 di pekan ke-23 Liga 1. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (15/2), Persebaya tampil lebih percaya diri meski sempat kesulitan menembus pertahanan rapat lawan. Babak Pertama: PSBS Biak […]

  • Agar Anak menyukai Matematika

    Cara Anak Menyukai Matematika dengan Mudah dan Menyenangkan

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Matematika sering kali terlihat sebagai momok bagi banyak anak. Begitu mendengar kata “matematika,” ekspresi mereka bisa langsung berubah—muka cemberut, desahan panjang, atau bahkan usaha kabur dari meja belajar. Anak kurang menyukai pelajaran matematika. Kenapa bisa begitu? Banyak anak merasa matematika itu sulit, membosankan, atau bahkan menakutkan karena metode pengajarannya yang kurang menarik. Padahal, […]

  • Update Harga obat setelan

    Update Harga Obat Setelan Herbal Terbaru 2025 Terjangkau dan Berkualitas

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Obat setelan herbal memang sudah lama menjadi solusi populer bagi banyak orang, terutama yang mengutamakan pengobatan alami. Tahun 2025 menghadirkan berbagai pilihan obat setelan herbal yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga ramah di kantong. Mulai dari obat untuk menjaga stamina, meredakan nyeri, hingga meningkatkan vitalitas, semuanya bisa didapatkan dengan mudah. Nah, di sini […]

  • Perusahaan BUMD Bermasalah

    Anggota Komisi C DPRD, Lilik Hendarwati Soroti Anak Perusahaan BUMD Jatim Bermasalah

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Anggota Komisi C DPRD Jatim, Hj Lilik Hendarwati menyoroti beberapa anak Perusahaan badan usaha milik daerah (BUMD) yang bermasalah hingga tidak bisa menambah kontribusi PAD untuk Prmprov Jatim. Dua diantaranya yang saat ini sedang didalami permasalahannya oleh Pansus BUMD adalah industri kulit dan PT Kasa Husada Wira Jatim. Disamping itu, juga madih banyak […]

  • Kolaborasi KI Jatim

    Langkah Revolusioner! KI Jatim Rangkul 12 Lembaga Kunci Wujudkan Sistem Informasi Darurat Terpadu

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Komisi Informasi Jawa Timur membuat terobosan signifikan dengan menggalang 12 badan publik strategis untuk menandatangani maklumat siaga bencana. Langkah ini menjadi jawaban atas tantangan koordinasi informasi darurat yang selama ini kerap tersendat. Ketua KI Jatim Edi Purwanto menegaskan, inisiatif ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya penyelamatan nyawa melalui akses informasi yang cepat dan […]

expand_less