Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » Master Meter Diresmikan, Ratusan Warga bisa Nikmati Air PDAM Setelah 20 Tahun

Master Meter Diresmikan, Ratusan Warga bisa Nikmati Air PDAM Setelah 20 Tahun

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Master meter Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada diresmikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Jalan Tambak Dalam Baru gang 9, Kecamatan Asemrowo Surabaya, Rabu (8/5/2024). Akhirnya, setelah 20 tahun, kini ratusan warga bisa menikmati air PDAM.

Master meter merupakan metode pelayanan sambungan air yang berbasis komunitas melalui satu meter induk yang kemudian didistribusikan ke rumah warga. Master meter merupakan pemberian akses air bersih melalui meter besar yang nantinya pengelolaannya dilakukan oleh kelompok swadaya masyarakat (KSM). Mereka akan menjadi penghubung antara pengguna master meter dan PDAM.

Wali Kota Eri mengatakan di kawasan Jalan Tambak Dalam Surabaya, seharusnya 500 KK sudah terdistribusi air PDAM, namun saat ini baru 265 KK. Karenanya, ia meminta PDAM untuk menuntaskannya pada bulan Juni 2024 mendatang.

“Sisanya akan diselesaikan sampai dengan bulan Juni 2024. Nanti bulan Juni, saya ke sini lagi, InsyaAllah semoga sudah terpasang semuanya sehingga warga Surabaya bisa merasakan air PDAM,” kata Wali Kota Eri.

Baca Juga : PDAM Surya Sembada Rayakan HUT ke-48 dengan Luncurkan “Smart Water Meter” untuk Surabaya Smart City

Wali Kota Eri mengaku sangat bersyukur karena kawasan Jalan Tambak dalam Surabaya akhirnya teraliri air PDAM melalui program master meter. Sebab, terdapat beberapa tempat yang belum teraliri air PDAM, itu bukan berarti PDAM tidak memasang di tempat tersebut, melainkan memang terkendala aturan yang tidak diperbolehkan.

“Memang ada tanah yang bukan tanah pribadi, salah satunya di Tambak Dalam ini, sudah 20 tahun lebih tidak teraliri air PDAM. Diskusilah saya dengan Dirut PDAM, bisa tidak menggunakan master meter PDAM? Ternyata Mas Wisnu (Dirut PDAM) bergerak menggunakan master meter PDAM. Jadi warga yang selama ini belum bisa merasakan air PDAM, Alhamdulillah mulai detik ini bisa merasakan air PDAM,” ungkapnya.

Baca Juga  Alat Kelengkapan DPRD Jatim Ditetapkan, Ini Ketua dan Wakil Ketua Berbagai Bidang

Tak hanya sampai di situ, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama PDAM akan terus mencari tempat-tempat yang belum teraliri air PDAM dan segera mencari solusi untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Insyaallah kita carikan solusi tanpa melanggar hukum. Karena saya sudah menyampaikan kepada Dirut PDAM bahwa seluruh wilayah di Surabaya harus teraliri air, rumah-rumah yang di Surabaya yang puluhan tahun belum teraliri maka harus teraliri air,” jelas dia.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Arief Wisnu Cahyono mengatakan, mastermeter ini adalah sebuah sistem yang memungkinkan PDAM untuk melayani pelanggan, yang secara administrasi tidak dapat dilayani Pasang Baru PDAM.

“Dengan master meter ini, PDAM memastikan distribusi air yang merata dan efektif di seluruh Kota Surabaya. Selain itu, PDAM juga berkomitmen untuk memastikan kelangsungan layanan yang optimal bagi seluruh pelanggan,” kata Arief Wisnu.

Hingga saat ini, Arief Wisnu menyampaikan bahwa PDAM sudah memasang master meter di 220 titik dan tercatat total penerima manfaat sebanyak 10.266 KK. “Kalau di Tambak Dalam mencapai 500 KK, jadi selama ini mereka membeli air sebesar Rp30.000 per kubik. Dengan adanya master meter ini hanya (membayar) Rp5.000 per kubik,” ujarnya

Nantinya, PDAM akan terus melakukan monitoring terhadap pelayanan sambungan air yang berbasis komunitas melalui satu meter induk, yang kemudian didistribusikan ke rumah warga. Karenanya, PDAM akan terus berkoordinasi dengan KSM di tiap lokasi yang terpasang master meter.

“Fungsi KSM ini untuk memastikan para warga memakai air dengan cara yang benar, tidak dijual lagi. Air dari meter induk dialirkan khusus di wilayah KSM tersebut. Itu termonitor satu-persatu penerima manfaatnya,” tegasnya.

Baca Juga  Anggota Komisi C DPRD, Lilik Hendarwati Soroti Anak Perusahaan BUMD Jatim Bermasalah

Arief Wisnu menerangkan jika secara administrasi, seluruh pelanggan PDAM sudah 100 persen teraliri air. Hanya saja, masih terdapat beberapa tempat yang secara administrasi tidak dapat dilayani Pasang Baru PDAM. Di tahun ini, kurang lebih terdapat lima lokasi yang akan dipasang master meter PDAM.

“Kita jemput bola, tapi tidak bisa mendeteksi satu-persatu. Maka kita selalu berkoordinasi dengan lurah dan camat, mencari lokasi yang tidak memungkinkan untuk di pasang PDAM secara reguler,” terangnya.

Sementar itu, perwakilan warga di kawasan Jalan Tambak Dalam Surabaya, Muhammad Wahyudi mengaku sangat bersyukur dengan adanya pemasangan master meter PDAM ini. Sebab selama 20 tahun, warga di kawasan Jalan Tambak dalam Surabaya, tidak dapat mengakses air bersih yang mudah dan nyaman.

“Atas terpasangnya master meter ini bagi 265 penerima manfaat, saya mewakili warga Tambak Dalam Baru dan Tambak Dalam Permai mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan PDAM karena program ini sangat dibutuhkan warga,” pungkas Muhammad Wahyudi. (*)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begadang

    6 Bahaya Kebiasaan Begadang

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Suka begadang bisa jadi hal yang menyenangkan jika dilakukan sesekali, terutama jika ada kegiatan atau teman yang menyenangkan. Namun, kebiasaan begadang dapat berbahaya dan berdampak negatif pada kesehatan, seperti menyebabkan kelelahan, menurunkan konsentrasi, dan mengganggu sistem kekebalan tubuh. Begadang secara terus-menerus dapat membawa berbagai dampak negatif bagi kesehatan. 1. Gangguan Kesehatan Mental. […]

  • PHK Relawan SPPG

    Relawan Divisi Penyiapan Bahan SPPG Di PHK Sepihak, Begini Respons Bantahan Manajemen Pengelola

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Belum reda masalah ratusan santri keracunan menu MBG dari SPPG Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, kini mencuat polemik pemutusan hubungan kerja (PHK) dinilai sepihak, merebak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gedang 2 Porong, Sidoarjo. Mantan relawan Divisi Penyiapan, Egidius Nehe (35), warga Kecamatan Jabon, ayah dari tiga anak ini selanjutnya mengadukan pemberhentian dirinya […]

  • Dampak Jangka Panjang Jika Sering Membentak Anak di Depan Umum

    10 Dampak Jangka Panjang Jika Sering Membentak Anak di Depan Umum

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di tengah hiruk-pikuk pusat perbelanjaan, seorang anak menjatuhkan es krimnya. Orang tua yang lelah setelah seharian bekerja mungkin merasa kesal dan tanpa sadar membentak si kecil di depan banyak orang. Meskipun tampak sepele, tindakan ini bisa meninggalkan jejak mendalam pada perkembangan mental anak. Yuk, kita bahas lebih lanjut tentang dampak jangka panjang dari […]

  • DPRD Jatim kritik manajemen BUMD

    BUMD Jatim Harus Buktikan Kinerja Sebelum Minta Suntikan Modal

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Beberapa keluhan badan usaha milik daerah ( BUMD ) Jawa Timur yang mengalami berbagai keterbatasan untuk mengembangkan usahanya, sehingga membutuhkan suntikan dana atau penyertaan modal dari pihak Pemprov ditanggapi dingin oleh komisi C DPRD Jatim. Komisi yang membawahi bidang keuangan, kesehatan dan BUMD tersebut tetap memperhatikan aspirasi dari BUMD tersebut untuk meminta penyertaan […]

  • bencana alam Sidoarjo

    Puting Beliung Terjang Dua Desa di Tulangan, Warga Panik Berhamburan

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Bencana alam kembali menghantam wilayah Sidoarjo. Puting beliung yang melanda Kecamatan Tulangan pada Sabtu sore (21/12) menyapu dua desa sekaligus, yakni Desa Kajeksan dan Desa Kepunten. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan rumah warga dan membuat kepanikan di tengah masyarakat. Kejadian bermula jelang waktu Ashar, saat hujan gerimis disertai angin kencang tiba-tiba berubah menjadi […]

  • PHK PT Kasa Husada

    PT PWU Harus Segera Selesaikan Masalah PT Kasa Husada Wira Jatim

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Buntut dari aksi demo dan menyegel kantor PT Kasa Husada Wirajatim ( KHW) oleh puluhan karyawan yang di PHK sepihak, membuat anggota komisi C DPRD, Hartono peringatkan PT Panca Wira Usaha (PWU) sebagai BUMD agar segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi di PT Kasa Husada selaku anak perusahaannya itu. Dijumpai di kantornya, Politikus partai […]

expand_less