Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Viral » Air Mata di Tanah dan Bangunan Cagar Budaya, Ketika Hukum Garang Mengeksekusi Sejarah IMKA

Air Mata di Tanah dan Bangunan Cagar Budaya, Ketika Hukum Garang Mengeksekusi Sejarah IMKA

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id — Pagi yang seharusnya cerah di Jalan Kombes Pol M. Duryat, Surabaya, mendadak berubah menjadi panggung duka dan perlawanan. Gedung IMKA-YMCA, bangunan cagar budaya yang telah menjadi saksi tumbuhnya generasi muda selama puluhan tahun, dieksekusi oleh Pengadilan Negeri Surabaya pada Rabu (4/6/2025). Di balik pagar yang dijebol aparat, suara protes dan air mata pemilik bangunan, Joan Maria Louise Mantiri, putri kedua dari Laksamana Muda (Laksda) Purn. Frits AC. Mantiri yang pernah menjabat Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) yang ke-22, periode tahun 1999 – 2001. Suara mereka menggema lebih nyaring dari palu sidang.

Eksekusi ini dijalankan berdasarkan Penetapan Nomor 1025/Pdt.G/2022/PN Sby, atas permohonan Lie Mie Ling. Namun, di balik proses formal itu, bergemuruh kisah panjang tentang warisan, perjuangan, dan pengkhianatan yang merobek nilai keadilan substantif.

“Gedung ini bukan hanya milik keluarga kami, tapi milik sejarah Surabaya,” ujar Joan dengan nada getir.

Selain Joan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sang pengawal Cagar Budaya dan BPN Surabaya, juga masuk dalam gugatan Lie Mie Ling, sebagai Turut Tergugat.

Gedung bersejarah ini bukan sekadar struktur beton. Bangunan ini bersuratkan Elgendom Voorponding pada tahun 1964, didirikan pada masa kolonial sebagai asosiasi pertambangan batubara IMKA (Internatio Mijnbouw Kolen Associatie), lalu berkembang menjadi sekolah dengan nama Ikatan Masehi Kepemudaan Am (IMKA) di bawah yayasan YMCA, bangunan ini kata pasangan suami istri tokoh masyarakat sekitar yng mengetahui persis alur sejarahnya, telah melahirkan alumni legendaris, termasuk pebulutangkis dunia Rudy Hartono.

Namun, eksekusi sempat berlangsung ricuh. Gerbang baja digempur hingga roboh, Joan mengalami cedera tangan, dan sebagian barang-barang keluarga diangkut paksa. Jelang siang hari, proses eksekusi sempat tertunda karena intervensi yang disebut berasal dari dekengan pusat Jakarta. Tertahannya proses eksekusi ini sempat diwarnai “Perang Bintang”. Tapi, pada pukul 15.30 WIB, eksekusi dilanjutkan. Gedung ditutup plang, warisan sejarah itu terkunci oleh palu hukum.

“Kami sangat menyesalkan tindakan ini. Proses kasasi masih berjalan, tapi pengadilan seakan menutup mata terhadap surat dari Komisi III DPR RI yang meminta penundaan,” tegas H. Rucky Ricardo H. Allen, S.H., M.H., kuasa hukum Joan. “Kami akan laporkan Ketua PN Surabaya ke MA dan dewan pengawas kehakiman. Ini preseden buruk bagi keadilan publik,” imbuh tandasnya.

Sementara itu, Lie Mie Ling, yang menggugat bangunan seluas 3.000 meter persegi itu, pernah menjadi istri dari mantan sekretaris yayasan IMKA, dan kemudian menggantikan posisi suaminya setelah meninggal. Namun, pengangkatan dirinya sebagai sekretaris yayasan dinilai tidak prosedural oleh pihak yayasan secara keseluruhan.

“Dia masuk dengan cara yang tidak legal, tanpa persetujuan lengkap dari pengurus yayasan,” tambah Rucky. “Ini awal konflik yang membuat sekolah IMKA harus ditutup tiga tahun lalu.”

Di lokasi eksekusi, seorang sesepuh warga yang juga alumni IMKA menyuarakan keresahannya. “Gedung ini bagian dari hidup kami. Dulu memang banyak siswanya nakal, tapi di sinilah lahir para atlet berprestasi dan pemuda Surabaya yang tangguh,” katanya sambil mengenang masa sekolah.

Baca Juga  Gedung Cagar Budaya Dieksekusi, Luka Fisik dan Hati Warnai Protes Warga Surabaya

Malahan, julukan sekolah IMKA dengan sebuah kelakar dari alumninya disebut Ikatan Murid Kurang Ajar.  “Sekarang, justru yang paling nakal adalah mereka yang memperjualbelikan sejarah demi keuntungan pribadi.”

Peristiwa ini bukan sekadar konflik kepemilikan. Ia adalah tabrakan antara legalitas dan moralitas, antara surat keputusan dan nurani masyarakat. UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya seharusnya melindungi bangunan seperti IMKA, apalagi yang masih aktif digunakan untuk kegiatan sosial pendidikan hingga beberapa tahun lalu.

Joan menutup harinya dengan perlawanan, bukan dengan kekerasan, tapi dengan hukum yang jernih. Ia menggugat balik, berharap sistem bisa membuka mata bahwa tidak semua yang formal adalah adil.

“Hukum semestinya bukan alat eksekusi kepentingan, tapi benteng keadilan bagi warisan bangsa,” pungkas tim kuasa hukum Joan, dengan mata yang masih menyimpan bara perjuangan.

Baca Juga  Eksekusi Rumah Mantan Kades Bangsri: Keadilan yang Tak Bisa Dihindari Seperti Hujan

Namun sayangnya, dua dari tiga orang tim kuasa hukum penggugat yang berkompeten, tidak mau diwawancarai ketika pelaksanaan lanjutan Eksekusi pada sore hari. “Maaf, kami tidak berkenan untuk diwawancarai,” penolakannya kepada Ruang.co.id.

Sayangnya pula, hukum kadang hanya mengenal dokumen, bukan detak sejarah dan jerit hati rakyat.

Surabaya kehilangan salah satu simpul memorinya, dan bangsa ini kehilangan kesempatan menunjukkan bahwa hukum bisa berpihak pada kebenaran hakiki, keluh keluarga Joan Mantiri. “Apakah kita akan terus membiarkan sejarah dirobohkan palu demi palu?”, kenang sedihnya.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sri Mulyani memberikan pidato di CEO Banking Forum 2023 membahas prinsip prudent atau kehati-hatian dalam perbankan.

    Prudent Artinya? Begini Penjelasan di Balik Ucapan Sri Mulyani yang Viral

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Prudent artinya apa? Kata ini mendadak viral setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani mengucapkannya dalam CEO Banking Forum 2023 yang berlangsung pada 9 Januari 2023. Ucapan tersebut kini ramai diperbincangkan warganet, khususnya di TikTok. Sri Mulyani, dalam forum tersebut, menjelaskan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam dunia perbankan. “Bank dan banker itu selalu terkait dengan […]

  • Pengamanan Natal Surabaya

    Jelang Natal, Surabaya Dijaga Ketat: 1.200 Personel Siaga di Gereja

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Menjelang Hari Raya Natal 2024, Polrestabes Surabaya mengerahkan 1.200 personel untuk memastikan keamanan dan kekhidmatan perayaan di seluruh gereja di Kota Pahlawan. Langkah ini dilakukan guna menjaga kondusivitas, mencegah kriminalitas, serta mengantisipasi potensi ancaman terorisme. Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh kekuatan untuk mengamankan perayaan Natal dan […]

  • Pengajian Akbar Alumni SMA 1-9 Surabaya

    Pengajian Akbar Alumni SMA 1-9 Surabaya Hadirkan Ustadz Das’ad Latif

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Poin Berita: Forum Komunikasi Alumni SMA Negeri 1-9 Surabaya menggelar pengajian akbar di Masjid Al-Kautsar pada Jumat, 25 September 2026. Ustadz Das’ad Latif menekankan alumni harus memberi partisipasi nyata bagi sekolah, bukan sekadar berkumpul. Pengajian juga mendoakan korban KM Virgo Transport 8 dan mendesak pengawasan kelayakan kapal diperketat.

  • Candi Dermo Sidoarjo

    Candi Dermo Menyala, Menguak Benang Merah Pusat Kerajaan Majapahit Ada di Sidoarjo yang Tak Padam

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Di tengah sawah sunyi Dusun Dermo/ Dusun Santren, Desa Candinegoro, Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, bata merah tua peninggalan “Candi Dermo” masih tegar. Bangunan kuno itu bukan hanya sisa sejarah, ia adalah denyut nadi masa lalu yang menolak padam. Candi Dermo, diperkirakan dibangun pada akhir masa Kerajaan Majapahit, sekitar abad ke-13 hingga […]

  • PT Terminal Petikemas Surabaya IRCA 2026

    Budaya Kepatuhan Berbuah Emas, TPS Surabaya Raih IRCA 2026

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Gold dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026. Penghargaan bergengsi di bidang tata kelola dan kepatuhan hukum ini diterima langsung oleh manajemen TPS di Hotel Le Meridien, Jakarta, Jumat (22/5). Pencapaian ini menjadi bukti nyata transformasi budaya […]

  • jadwal Tayang bioskops Film Pendakian Gunung Gede (Sumber IMDb)

    Jadwal Film Petaka Gunung Gede, Kisah Nyata yang Mencekam di Bioskop Surabaya Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Film “Petaka Gunung Gede” membawa penonton dalam pengalaman mistis yang mencekam di puncak gunung. Diangkat dari kisah nyata yang dialami Maya dan Ita pada tahun 2007, film ini mengisahkan petualangan mereka yang berubah menjadi mimpi buruk. Arla Ailani dan Adzana Ashel memerankan Maya dan Ita, dua sahabat yang awalnya ingin menikmati keindahan alam […]

expand_less