Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Kesehatan » Penderita Ginjal Dilarang Makan Buah dan Minum Obat Jangka Panjang? Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui!

Penderita Ginjal Dilarang Makan Buah dan Minum Obat Jangka Panjang? Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui!

  • account_circle Ruang Sely
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Penyakit ginjal sering disebut sebagai “silent killer” karena gejalanya yang kerap tidak terasa hingga kondisi sudah parah. Di Indonesia, penyakit ini menjadi masalah serius dengan prevalensi yang terus meningkat. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan RI, sekitar 739.208 orang menderita penyakit ginjal kronis. Bahkan, penyakit ini menempati urutan kesebelas sebagai penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan lebih dari 42.000 kematian per tahun.

Namun, di tengah tingginya angka penderita, masih banyak mitos tentang penyakit ginjal yang beredar. Salah satunya adalah anggapan bahwa penderita ginjal dilarang makan buah dan tidak boleh mengonsumsi obat hipertensi jangka panjang. Benarkah demikian? Mari kita bahas fakta medisnya!

Buah untuk Penderita Ginjal: Boleh atau Tidak?

Mitos: Penderita Ginjal Dilarang Makan Buah

Banyak yang percaya bahwa penderita ginjal harus menghindari buah-buahan karena kandungan kaliumnya yang tinggi. Padahal, faktanya tidak semua buah berbahaya bagi penderita ginjal.

Fakta: Pilih Buah Rendah Kalium

Menurut Dr. Tunggul D. Situmorang, dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi, penderita ginjal kronis tetap boleh mengonsumsi buah, asalkan memilih jenis buah rendah kalium dan dalam porsi yang tidak berlebihan. Ginjal yang bermasalah tidak dapat membuang kelebihan kalium dengan baik, sehingga kadar kalium yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan gangguan irama jantung dan komplikasi serius lainnya.

Daftar Buah Aman untuk Penderita Ginjal:

  • Apel
  • Blueberry
  • Raspberry
  • Anggur
  • Peach
  • Nanas
  • Pear
  • Cranberry

Buah yang Perlu Dihindari:

  • Pisang
  • Kelapa
  • Kurma
  • Belimbing
  • Alpukat
  • Kiwi
  • Jambu Biji

Obat Hipertensi untuk Penderita Ginjal: Harus Dihindari?

Mitos: Obat Hipertensi Merusak Ginjal

Banyak penderita ginjal yang mengira bahwa mengonsumsi obat hipertensi dalam jangka panjang dapat memperburuk kondisi ginjal. Akibatnya, mereka memilih untuk tidak minum obat atau mengurangi dosisnya.

Baca Juga  Kolesterol Tinggi? Waspada! 10 Makanan Ini Bisa Jadi Pelakunya

Fakta: Obat Hipertensi Justru Melindungi Ginjal

Dr. Tunggul menjelaskan bahwa anggapan tersebut adalah mitos. Justru, hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu penyebab utama kerusakan ginjal. Mengonsumsi obat antihipertensi secara teratur dan sesuai dosis dapat membantu mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut.

“Obat hipertensi harus dikonsumsi seterusnya. Jika ada masalah, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan obat yang lebih tepat,” tegasnya.

Tips Penanganan Ginjal Kronis

  • Konsumsi Buah Rendah Kalium: Pilih buah-buahan yang aman seperti apel dan blueberry.
  • Minum Obat Teratur: Jangan lewatkan obat hipertensi untuk mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut.
  • Kontrol Rutin: Lakukan pemeriksaan rutin ke dokter untuk memantau kondisi ginjal.
  • Hindari Makanan Tinggi Garam: Garam dapat meningkatkan tekanan darah dan memperburuk kondisi ginjal.

Mitos tentang larangan makan buah dan minum obat hipertensi untuk penderita ginjal ternyata tidak sepenuhnya benar. Faktanya, penderita ginjal tetap boleh mengonsumsi buah rendah kalium dan harus rutin minum obat hipertensi untuk mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan sesuai kondisi kesehatan Anda.

Disclaimer:

Informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan umum tentang penyakit ginjal dan penanganannya. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti saran, diagnosis, atau perawatan medis profesional. Setiap kondisi kesehatan, termasuk penyakit ginjal, memerlukan penanganan yang spesifik dan individual. Oleh karena itu, selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis yang kompeten sebelum mengambil keputusan terkait pengobatan atau perubahan pola makan. Penulis dan pihak terkait tidak bertanggung jawab atas segala tindakan yang diambil berdasarkan informasi yang terdapat dalam artikel ini.

  • Penulis: Ruang Sely

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laga Persija vs Persebaya yang berakhir imbang 1-1 di SUGBK. (Dok PERSEBAYA Official)

    Persija vs Persebaya Liga 1 2025: Hasil Imbang Penuh Drama di GBK

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya bertarung habis-habisan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu malam. Meskipun tak ada pemenang, pertandingan ini menyuguhkan intensitas tinggi yang membuat ribuan suporter tak bisa memalingkan pandangan. Kedua tim tampil dengan strategi menyerang sejak menit awal. Persebaya terlihat lebih agresif dan cepat menekan pertahanan Persija. Hasilnya, Bajul Ijo […]

  • Bau Badan Bisa Jadi Tanda Penyakit

    Waspada! Bau Badan Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius, Ini Penyebab dan Solusinya

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bau badan memang bisa bikin malu, apalagi kalau tiba-tiba ada yang nyeletuk, “Eh, siapa yang bau ya?” dan kita langsung merasa jadi tersangka utama. Sering kali, orang menganggap bau badan hanya sekadar masalah kebersihan. Tapi, tahukah kamu bahwa dalam beberapa kasus, bau badan bisa menjadi tanda penyakit tertentu? Yap, tubuh kita sebenarnya punya […]

  • Sejarah Hari Buah Sedunia

    Hancurnya Tembok Berlin: Berkaitan dengan Sejarah Hari Buah Sedunia

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Syarif Wajabae
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Perubahan politik radikal terjadi pada tahun 1989 di Jerman. Dilaporkan kurang lebih dua juta orang berkumpul, memanjat, dan merobohkan Tembok Berlin. Menurut artikel Washington Post, yang dibuat pada Jumat (8/11/2019), aksi ini didasari oleh pengumuman Pemerintah Jerman Timur pada pagi hari tanggal 9 November 1989, yang mengumumkan bahwa rakyatnya diperbolehkan pergi ke Jerman […]

  • Timnas Indonesia vs Australia

    Timnas Indonesia Siap Hadapi The Socceroos di Sydney Kunci Lolos Kualifikasi Piala Dunia 2026

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Timnas Indonesia segera memulai persiapan intensif jelang laga krusial melawan Australia dalam putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. Pelatih Patrick Kluivert memastikan para pemain akan berkumpul di Sydney pada Minggu (16/3), empat hari sebelum pertandingan melawan The Socceroos di Stadion Accor, Sydney, pada 20 Maret 2024. Kluivert, yang baru saja menghadiri jumpa pers […]

  • Film The Lion King

    Film “The Lion King: Mufasa” Akan Rilis! Nostalgia yang Bikin Haru

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Buat kamu yang tumbuh besar dengan cerita The Lion King, siap-siap nih, karena Disney bakal bawa kita kembali ke Pride Rock lewat film terbaru mereka: The Lion King: Mufasa! Film ini adalah prekuel yang mengangkat kisah perjalanan hidup Mufasa, sang raja yang nggak pernah lekang dari ingatan para penggemar. Rilis pada 20 […]

  • Olahraga Bola Voli yang digemari banyakorang

    Sejarah Olahraga Bola Voli dari Sebutan Mintonette

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa sangka, sebuah permainan sederhana yang tercipta di sebuah gedung olahraga di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19, kini telah menjelma menjadi olahraga global yang memikat jutaan pasang mata? Bola voli berawal pada 9 Februari 1895 oleh William G. Morgan, seorang instruktur di YMCA di Holyoke, Massachusetts. Awalnya terkenal dengan sebutan “Mintonette,” […]

expand_less