Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Terkini » Heboh! Liburan Lebaran 2025, IKN Diserbu 64 Ribu Wisatawan – Tikus pun Ikut Ramai

Heboh! Liburan Lebaran 2025, IKN Diserbu 64 Ribu Wisatawan – Tikus pun Ikut Ramai

  • account_circle Ruang Sely
  • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Momen libur Lebaran 2025 menjadi saksi bisu gelombang kunjungan massal ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang masih dalam tahap pembangunan itu dibanjiri 64.000 pengunjung hanya dalam kurun 10 hari. Angka fantastis ini memecahkan rekor sebelumnya, dengan puncaknya pada 3 April 2025 yang mencapai 14.105 wisatawan dalam sehari.

Euforia masyarakat untuk menyaksikan langsung proyek strategis nasional ini ternyata tidak berjalan mulus. Di balik kemeriahan, muncul problema tak terduga: invasi tikus di area publik yang viral di media sosial. Bagaimana cerita lengkapnya? Mari kita kupas tuntas!

Geliat Wisata di IKN: Dari Lokal Hingga Mancanegara

Antusiasme masyarakat terhadap IKN tidak hanya datang dari warga sekitar. Pengunjung berdatangan dari berbagai penjuru Indonesia, seperti Jawa, Sulawesi, dan Bali, bahkan turis mancanegara dari Brunei, China, hingga Eropa turut memadati lokasi. Fenomena ini menunjukkan bahwa IKN telah menjadi ikon kebanggaan baru yang menarik perhatian global.

Fasilitas pendukung seperti bus listrik keliling KIPP, akses tol yang lancar, dan keberadaan hotel serta minimarket sementara turut memanjakan pengunjung. Namun, di balik kemudahan itu, ada persoalan klasik yang mengganggu: tikus-tikus nakal yang berkeliaran di antara kerumunan.

Rekor Kunjungan dan Dampaknya pada Fasilitas

Berdasarkan data resmi Otorita IKN, lonjakan kunjungan terjadi signifikan setelah hari raya. Jika pada 1 April tercatat 8.219 orang, angka itu melonjak menjadi 12.958 keesokan harinya. Puncaknya, pada 3 April, KIPP dikunjungi 14.105 orang—sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sayangnya, keramaian ini membawa efek samping. Volume sampah meningkat, dan tikus-tikus mulai muncul di area terbuka. Sebuah video yang menunjukkan gerombolan tikus berlarian di dekat pusat informasi viral di TikTok, memicu tanggapan beragam dari netizen.

Baca Juga  8 Negara Ikuti Cap Kapal Checkmate Fide Rated International Chess Tournament 2025

Respons Cepat Otorita IKN Atasi Gangguan Tikus

Deputi Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena, mengakui adanya masalah ini. Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Langkah-langkah seperti pemasangan perangkap tikus, penyebaran obat pembasmi, dan koordinasi dengan tim kesehatan telah dilakukan.

“Ini adalah konsekuensi dari pembangunan besar-besaran. Kami sedang berusaha menyeimbangkan antara progres konstruksi dan kebersihan lingkungan,” jelas Thomas. Upaya ini mendapat apresiasi dari pengunjung, meski beberapa tetap menyayangkan kurangnya persiapan menghadapi lonjakan wisatawan.

Viral di Media Sosial: Antara Kritik dan Dukungan

Video tikus di IKN menyulut perdebatan di dunia maya. Sebagian netizen mengkritik manajemen kebersihan, sementara yang lain berargumen bahwa hal ini wajar mengingat IKN masih dalam tahap pembangunan.

“Kalau mau jadi kota dunia, harusnya dari sekarang sudah disiplin soal kebersihan,” tulis @GreenCityAdvocate. Di sisi lain, @NusantaraEnthusiast membela, “Bahkan Singapura dulu pernah punya masalah tikus. Ini proses belajar.”

Apa Kata Pakar?

Dr. Ananda Rahman, ahli tata kota dari Universitas Indonesia, menyoroti pentingnya manajemen lingkungan sejak dini. “IKN harus belajar dari kasus ini. Pengelolaan sampah dan sanitasi harus jadi prioritas, apalagi dengan target zero-emission city,” paparnya.

Ia menambahkan, solusi jangka panjang seperti teknologi pengendalian hama modern dan sistem drainase terintegrasi perlu segera diimplementasikan.

Momentum untuk Evaluasi

Kunjungan massal Lebaran 2025 membuktikan bahwa minat masyarakat terhadap IKN sangat tinggi. Namun, insiden tikus ini menjadi peringatan berharga bagi pemerintah untuk memperkuat aspek sanitasi dan manajemen pengunjung.

Seperti kata pepatah, “Permata yang berharga selalu melalui proses penggosokan.” IKN mungkin belum sempurna hari ini, tapi setiap tantangan adalah langkah menuju ibu kota yang benar-benar membanggakan.

Baca Juga  6 Karyawan PT Profilia Indotech Tidak Digaji, Bentrok dengan Manajemen di Surabaya
  • Penulis: Ruang Sely

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang TPPO Sidoarjo

    Gagal Hadirkan Saksi, Kinerja Jaksa TPPO Ginjal Sidoarjo Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Sidang lanjutan perkara Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus jual beli ginjal lintas negara yang menyeret pasangan suami istri asal Sidoarjo kembali digelar di Pengadilan Negeri Sidoarjo pada Kamis (22/5). Namun, agenda sidang yang dijadwalkan untuk mendengarkan keterangan saksi dari pihak Imigrasi Bandara Juanda harus ditunda lantaran Jaksa Penuntut Umum (JPU) […]

  • Efek Mata seharian menatap layar

    Terlalu Lama Menatap Layar Monitor Bisa Merusak Mata, Seringlah Berkedip!

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gadget dan komputer sudah menjadi bagian dari hidup kita. Pekerjaan kantor, kuliah online, hingga hiburan seperti scrolling media sosial dan nonton drama Korea membuat kita sulit lepas dari layar monitor. Tapi sadarkah kamu kalau menatap layar seharian bisa memberi dampak serius pada mata? Banyak orang mengeluhkan mata lelah, kering, bahkan pandangan buram setelah […]

  • Contekan Mabes Polri

    DPRD Sidoarjo Dalami Dugaan Contekan Direksi Delta Tirta, Mabes Membantah Keras “CCTV Tidak Ditemukan Gerakan Mencurigakan”

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Komisi B DPRD Sidoarjo menggelar hearing, terkait laporan dugaan kecurangan berupa contekan yang menyeret dua calon direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo dalam tes di Mapolda Jatim, pada Kamis Siang (11/6/2026). Ketua Komisi B, Bambang Pujianto menegaskan bahwa pihaknya menindaklanjuti laporan masyarakat agar proses seleksi direksi berjalan transparan. Ia menceritakan, dalam forum tersebut, […]

  • download aplikasi Cek Bansos

    Mengapa Penting Download Aplikasi Cek Bansos di HP untuk Pantau Bantuan Juni 2026? Ini Panduan Lengkapnya

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Memasuki pertengahan Juni 2026, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan empat program bantuan sosial reguler. Masyarakat kini tidak perlu lagi mendatangi kantor dinas sosial setempat untuk memastikan status kepesertaan mereka. Cukup dengan mengunduh aplikasi resmi “Cek Bansos” di ponsel pintar, seluruh informasi pencairan dana hingga jenis bantuan yang diterima dapat dipantau secara […]

  • Gus Fawait - Djoko Susanto Dapat Tambahan Rekomendasi PSI

    Gus Fawait – Djoko Susanto Dapat Tambahan Rekomendasi Parpol

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Menuju kontestasi Pilkada Kabupaten Jember yang akan digelar pada November 2024. Pasangan Muhammad (Gus) Fawait-Djoko Susanto semakin mantap melangkah. Seiring dengan meningkatnya dukungan politik, Gus Fawait menerima tambahan surat rekomendasi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dukungan ini memperkuat posisi Fawait dan pasangannya, Djoko Susanto, dalam […]

  • Tes kompetensi notaris berbasis CAT Jawa Timur

    200 Calon Notaris di Jawa Timur Ikuti Seleksi CAT, Ini Tahapannya!

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, ruang.co.id – Sebanyak 200 calon notaris dari Jawa Timur mengikuti tes kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) di Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya, pada Rabu (2/10). Tes ini merupakan bagian dari proses seleksi nasional yang diikuti oleh 3.526 peserta dari seluruh Indonesia. Peserta merupakan lulusan program Magister Kenotariatan dari 41 perguruan […]

expand_less