Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Hakim Tipikor Vonis 3 Tahun Penjara Kades Sukriwanto dan Asruchin Ketua BPD, Kasus Korupsi Rp3,6 M Dana Desa Entalsewu

Hakim Tipikor Vonis 3 Tahun Penjara Kades Sukriwanto dan Asruchin Ketua BPD, Kasus Korupsi Rp3,6 M Dana Desa Entalsewu

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Ketua Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Kelas I Surabaya, akhirnya membacakan putusan vonis terhadap Sukriwanto dan Asruchin, dua terdakwa dalam kasus korupsi Dana Desa Rp3,6 Miliar, Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

“Menyatakan terhadap terdakwa Sukriwanto, S.sos. dan terdakwa Asruchin terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama – sama sebagaimana dalam dakwaan subsider,” ujar Hakim Ketua Cokia Ana Pontia Opussunggu, SH ,MH.

Sidang perkara tindak pidana korupsi yang menjerat kedua terdakwa, dengan nomor 185/Pid.Sus-TPK/2025/PN Surabaya memasuki tahap krusial dengan agenda pembacaan putusan yang digelar pada Jumat (24/4/2026).

Persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Cokia Ana Pontia Oppusunggu bersama dua hakim anggota ini, menjadi penentu akhir bagi terdakwa Sukriwanto, seorang kepala desa nonaktif yang terseret perkara korupsi dalam kapasitasnya sebagai pejabat publik di tingkat desa.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim, melalui Arif Agus Nindito sebagai hakim anggota, membacakan uraian secara rinci aspek motif, tujuan, hingga sikap batin para terdakwa.

Hakim Pengadilan Tipikor menilai bahwa, perbuatan yang dilakukan tidak didorong oleh niat memperkaya diri, melainkan dilatarbelakangi minimnya pemahaman terhadap dampak hukum dari tindakan tersebut.

Dana yang terlibat yang disebutkan, digunakan untuk kepentingan pembangunan fasilitas desa, seperti jalan, tempat ibadah, hingga sarana pendidikan dan kebersihan lingkungan. Meski demikian, majelis hakim menegaskan bahwa, para terdakwa tetap bertindak dalam kondisi sadar dan tanpa paksaan.

Unsur kesalahan dinilai terpenuhi, terlebih karena perbuatan tersebut berdampak pada kerugian keuangan negara, serta bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

Namun, sejumlah faktor meringankan juga dipertimbangkan majelis hakim, seperti sikap kooperatif selama persidangan, penyesalan terdakwa, serta tanggungan keluarga.

Baca Juga  Patroli Asuhan Rembulan! Strategi Pemkot Surabaya Cegah Tawuran dan Pengemis Musiman Saat Ramadan 2025

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan para terdakwa tidak terbukti dalam dakwaan primer, namun terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dalam dakwaan subsidier, yakni melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Untuk itu, mantan Kades Sukriwanto dan Asruchin alias Asrudin Ketua BPD Entalsewu, masing – masing dijatuhi hukuman penjara selama tiga tahun, serta denda sebesar Rp200 juta, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti kurungan selama dua bulan.

Putusan ini sekaligus menegaskan penerapan asas hukum yang lebih menguntungkan terdakwa, dengan tetap menggunakan ketentuan KUHP lama terkait pidana pengganti denda.

Sidang dugaan korupsi dana desa dengan terdakwa mantan Kepala Desa Entalsewu, Sukriwanto, tengah bergulir di Pengadilan Tipikor PN Surabaya di Jalan Raya Juanda Sidoarjo, sejak Desember 2025 lalu.

Perkara ini berawal dari penerimaan dana kompensasi sebesar Rp3,6 miliar dari pengembang perumahan PT. Cahaya Fajar Abaditama (CFA), pada tahun 2022 terkait pembebasan tanah Gogol desa.

Namun, dana tersebut tidak pernah dimasukkan ke dalam APBDes dan selama fakta persidangan berlangsung, terungkap dana tersebut dikelola di luar mekanisme resmi keuangan desa.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, dana miliaran rupiah itu disebut telah digunakan secara menyimpang.

Sekitar Rp2,08 miliar dibagikan kepada pihak tertentu tanpa dasar hukum, Rp601 juta dipakai untuk kepentingan pribadi, dan sisanya dimasukkan ke kas desa tanpa prosedur sah. Sebagian dana juga disebut mengalir ke rekening pribadi dan tidak tercatat dalam administrasi desa.

“Dalam tuntutan JPU, kedua tersangka kita tuntut 4,6 tahun penjara,” ujar Wido, JPU Kejari Sidoarjo yang mengawal di sidang putusan ini.

Kasus ini mulai terungkap pada awal 2025, setelah adanya laporan masyarakat, terkait pengelolaan dana yang tidak transparan. Kejari Sidoarjo, kemudian menetapkan Sukriwanto dan Ketua BPD sebagai tersangka, dan menahan keduanya pada Juli 2025. Perkembangan penyidikan, juga mengarah pada keterlibatan sejumlah pihak lain.

Baca Juga  Operasi Zebra Semeru 2024 Dimulai, Fokus Turunkan Angka Kecelakaan di Jawa Timur

Sidang perdana digelar pada Desember 2025 dengan agenda pembacaan dakwaan. Jaksa menjerat terdakwa dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor terkait perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan kewenangan.

Penghujung, atas putusan majelis hakim ini, kedua terdakwa melalui penasihat hukumnya,  menyatakan akan menggunakan waktu pikir-pikir, sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan mengajukan banding.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • pajak minimum global

    Indonesia Resmi Terapkan Pajak Minimum Global, Begini Dampaknya!

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kabar besar datang dari Kementerian Keuangan. Mulai 1 Januari 2025, Indonesia resmi memberlakukan kebijakan Pajak Minimum Global. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 136/2024 yang ditandatangani pada akhir Desember lalu. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi sistem perpajakan Indonesia di tengah persaingan investasi global. Mengapa Pajak Minimum Global Penting? […]

  • Kejari Surabaya Restorative Justice

    Kejari Surabaya Selesaikan 8 Tersangka Dari 6 Perkara Dalam Restorative Justice

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Restorative Justice (RJ) oleh Kejaksaan Negeri Surabaya (Kejari) terhadap 8 tersangka dari 6 perkara. Meliputi pencurian, penipuan/penggelapan, perdagangan hingga perkara lainnya yang hukumannya dibawah 5 tahun. Pada Jum’at (26/24). Achmad andri Kurniawan dan angga Kusumahadi keduanya dalam kasus penipuan dan penggelapan (sewa ps dan gadai). Rachmad dan Jamilah dalam perkara kasus penadah […]

  • Terjebak cinta salah

    Terjebak Perasaan Kepada Milik Orang? Ingat Dia Tidak Mungkin Selalu Ada Saat Kamu Butuh, Begini Cara Lepasin Tanpa Drama!

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kadang cinta datang di waktu yang salah, bahkan terjebak ke orang yang salah. Kamu terjebak di situasi di mana dia berjanji mencintaimu, tapi nyatanya dia punya kehidupan lain yang selalu jadi prioritasnya. Saat kamu butuh dia, dia enggak pernah ada. Rasanya kayak menggenggam angin: kamu cinta, tapi enggak pernah benar-benar punya. Kamu […]

  • Pulau Padar

    Labuan Bajo, Surga Dunia di Indonesia Timur

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Labuan Bajo, sebuah kota kecil yang terletak di ujung barat Pulau Flores, Indonesia dikenal sebagai pintu gerbang utama menuju Taman Nasional Komodo, rumah bagi komodo yang terkenal.  Surga tersembunyi bagi para pelancong ini memberikan keindahan alam yang menakjubkan dan petualangan yang tak terlupakan. Kota ini merupakan pusat aktivitas diving dan snorkeling karena […]

  • timnas Indonesia U19

    Awal Manis, Timnas Indonesia U19 Bantai Philipina U19 6 – 0

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 menunjukkan performa luar biasa dalam pertandingan perdana mereka melawan Filipina di Grup A Piala AFF U-19. Bertempat di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Rabu malam (17/7), Garuda Muda tampil mengesankan dengan meraih kemenangan telak 6-0. Dominasi Garuda Muda Sejak Awal Pertandingan Dengan skuad lengkap yang dipimpin […]

  • Dio bersama Bung Karno Tarik

    Doa Bersama Bung Karno di PAC PDI P Tarik dan Pesan Penting untuk Lanjutkan Perjuangan Bangsa

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pengurus DPAC PDI Perjuangan Kecamatan Tarik, menggelar doa bersama dan santunan anak yatim piatu di Panti Asuhan Al Muzammil, Desa Sebani, sekaligus memperingati Bulan Bung Karno sekaligus Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriyah. Acara berlangsung khidmat, dengan kehadiran Prabata Ferdiansyah, Ketua DPAC PDI-P Tarik, sekaligus anggota DPRD Sidoarjo Fraksi PDI-P. Doa […]

expand_less