Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Nasib Pilu Jenazah Tutik TKW Malaysia! Keluarga Angkat Tangan, Makam Terkatung 4 Hari di RS

Nasib Pilu Jenazah Tutik TKW Malaysia! Keluarga Angkat Tangan, Makam Terkatung 4 Hari di RS

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Jenasah Tutik binti Isman Karya, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kediri, Jawa Timur, Indonesia, sudah 4 hari ini masih tersimpan di kamar mayat Forensik Hospital Pusat Perobatan University Malaya PPUM Petaling Jaya Selangor, Malaysia. Dewi Kholifah Aktivis Human Trafficking Watch (HTW) Malaysia, yang semula mendapati TKW Tutik sudah sakit kritis di Rumah Sakit di Kota Selangor. Ahli waris Tutik menyatakan sudah tidak sanggup untuk memulangkan yang terkesan menolak jenasahnya, dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang mengurusnya. Ini disampaikan kakak Tutik melalui percakapan seluler dengan Dewi, yang dikirimkan melalui pesan singkat whatsapp kepada Ruang.co.id.

Belum jelas, nasib jenasah Tutik akan dikebumikan dimana, sementara HTW dan KBRI cukup kesulitan mencoba untuk lantaran kerabat dan ahli waris yang masih terkesan acuh tak acuh. Bahkan, HTW yang menelusuri keberadaan keluarga Tutik untuk dikomunikasikan, sempat mendapati perlakuan yang kurang santun dari ahli warisnya langsung.

“Saya menelusuri keberadaan keluarganya di Indonesia, begitu dapat nomor anak – anaknya dan kakaknya, saya buatkan grup percakapan, tiba – tiba anaknya out dari grup. Saya kecewa sekali, itu ibunya yang melahirkannya,” ujar Dewi Kholifah HTW Malaysia.

Kekecewaan Dewi HTW semakin bertambah, tatkala kakak almarhumah Tutik secara terang – terangan menyampaikan lewat percakapan seluler, bahwa saudara – saudaranya dan anak – anak Tutik sudah tidak mau bertanggungjawab lagi sejak Tutik pergi dari rumah merantau ke Malaysia.

Sungguh ironis kehidupannya, Dewi HTW Malaysia sempat berdebat kusir dengan kakak – kakak Tutik terkait nasib jenasah Tutik yang juga angkat tangan untuk diurusnya dipulangkan ke pangkuan keluarga dan kerabatnya.

Muhammad Sholeh, anak ke-7 dari 8 bersaudara, yang sempat beberapa kali berkomunikasi dengan Dewi HTW Malaysia melalui percakapan seluler. Sedangkan Tutik merupakan anak ke 8 atau anak bungsu Isman Karya. Sholeh bersama sebagian kakaknya saat berkumpul mengaku terus terang, masih tetap tidak bertanggungjawab atas biaya pemulangan hingga pemakaman jenasah Tutik ke Indonesia, begitu pula dengan anak – anak Tutik sebagai ahli warisnya bersikap yang sama.

Baca Juga  Buat Calon Siswa SMK se-Surabaya: Wali Kota Eri Gratiskan Surat Sehat untuk Masa Depan Pelajar

“Terus terang Bu Dewi, ini kami sedang berkumpul sama kakak – kakakku yang keempat, lima, enam dan anak pertama kakakku, kami tidak lagi bertanggungjawab atas keadaan Tutik sejak Ia pergi merantau ke Malaysia. Anak – anaknya juga mengatakan tidak mau bertanggungjawab. Sudah lebih dari cukup Tutik merepotkan dan menyusahkan keluarga besarnya di Indonesia, sejak 20 tahun merantau ke Arab Saudi sebelum ke Malaysia,” terang Sholeh.

“Selama merantau di luar negeri kami tidak pernah tahu keberadaannya tinggal dimana dan keadaannya bagaimana?, Tutik sama sekali tidak pernah mengirim sepeser uang pun kepada suami dan anak – anaknya, apalagi ke kakak – kakaknya. Kami semua disini hanya bisa mendoakan dan ikhlas sekarang Tutik dimakamkan dimana?. Kami tidak ada biaya untuk memulangkan dan menguburkannya. Sudah lebih dari cukup Tutik sekali lagi merepotkan dan menyusahkan keluarga,” tukasnya lagi.

Yang semakin menjengkelkan bagi Dewi HTW terhadap kerabat dan keluarga almarhumah Tutik, tidak ada sedikitpun upaya ikhtiar dari mereka, yang semestinya meminta bantuan kepada pihak perangkat desa maupun dinas terkait di pemerintahan daerahnya jika memang alasan finansisl, untuk mengurusi kepastian pemulangan dan pemakamannya.

“Ini urusan kemanusiaan, sebagai keluarga umat Islam ini urusan fardhlu kifayah, tanggungjawab mengurusi jenasah, mayat keluarganya di luar negeri. Kenapa masih bicara emosional bahas masa lalu almarhumah semasa hidup? Itu bukan urusan kami disini. Saya sudah bantu almarhumah Tutik sejak ditemukan hidup sebatangkara di masjid dan menderita sakit keras, saya rawat baik – baik di rumah sampai meninggalnya. Kenapa keluarga besarnya sampai sekarang tidak peduli?. Mengurusi jenasah ini panggilan nurani kemanusiaan loh!,” tandasnya lagi.

Baca Juga  Bahrul Ulum Nyatakan Siap Penuh, Isu Muktamar NU Pindah ke Asrama Haji Sukolilo Masih Menguat

Dewi HTW menjelaskan, jikalau Tutik dimakamkan di Malaysia, biaya sewa lahan dan prosesi pemakamannya dinilainya mahal. Bila tidak ada perhatian dari pihak keluarga yang bersangkutan ataupun dari pemerintah Indonesia, lantas siapa yang membiayainya?. Oleh karena itu saran Dewi HTW Malaysia, disilahkan baiknya jenasah Tutik dipulangkan dan dikebumikan di Indonesia.

“Terus terang saya tidak sampai hati melihat mayat yang lama dipeti es di hospital tidak segera diambil dan dikuburkan. Kasihan betul jenasahnya, sekali lagi dimana rasa kemanusiaan keluarganya atau pihak di Indonesia?,” tukas Dewi Kholifah HTW Malaysia.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Flavio Silva dikawal pemain Borneo FC. (c) Official PERSEBAYA

    Persebaya Jaga Kans ke Kompetisi Asia Usai Tahan Imbang Borneo FC

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Persebaya Surabaya masih menjaga asa tampil di kompetisi Asia musim depan. Hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Minggu malam (18/5), cukup untuk mempertahankan posisi mereka di papan atas klasemen sementara Liga 1 2024/2025. Tambahan satu poin ini membuat Green Force mengoleksi 56 poin dan tetap bertengger di […]

  • Regulasi sound horeg

    Anggota komisi A Dorong Regulasi Sound Horeg Solusi Atasi Dampak Bising yang Merugikan

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Perkara sound horeg yang membuat banyak kerugian di masyarakat dan dikharamkan oleh Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Jawa Timur ditanggapi serius anggota komisi A DPRD Jatim, Ahmad Iwan Zunaih. Menurutnya, pemerintah provinsi harus membuat regulasi untuk membatasi penggunaan sound horeg pada perayaan-perayaan di daerah-daerah. “Sebagai anggota komisi A yang mbidangi masalah hulum dan […]

  • Gareth Southgate dirumorkan menjadi manajer Manchester United.(c) Istimewa

    Ruben Amorim di Ujung Tanduk? Mengupas Tuntas Kandidat Pengganti Manajer Manchester United Terbaru, Dari Southgate Hingga Glasner!

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sebagai penggemar sejati sepak bola, terutama drama yang terjadi di Old Trafford, saya pribadi merasa situasi di Manchester United saat ini benar-benar bikin deg-degan. Jujur saja, rangkaian hasil buruk belakangan ini membuat spekulasi tentang pergantian manajer kembali memanas. Padahal, kita semua tahu, janji manis era kepelatihan Ruben Amorim sempat membawa optimisme tinggi. Tapi, […]

  • LPKAN Sidoarjo

    LPKAN Sidoarjo Angkat Suara Soal Proyek Molor dan Peringatkan Kontraktor Bermain Api

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – LPKAN Indonesia Kabupaten Sidoarjo mulai memperketat pengawasan terhadap sejumlah proyek daerah, setelah menerima berbagai laporan keterlambatan dan dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis. Ketua LPKAN Sidoarjo, Chamim Putra Ghafoer, turun langsung bersama tim investigasi untuk meninjau proyek-proyek strategis, termasuk renovasi Alun Alun Sidoarjo yang kini menjadi perhatian publik. Chamim menyampaikan penilaiannya dengan kalimat tegas. […]

  • swasembada gula nasional

    Musim Giling 2026, Petani Tebu Magetan Dukung Penuh Swasembada Gula Nasional

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Ruang Mujiono
    • 0Komentar

    Magetan, Ruang.co.id – Menjelang Musim Giling Tebu 2026, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kabupaten Magetan menyatakan komitmen penuh untuk mendukung program Swasembada Gula Nasional. Pernyataan sikap ini menjadi bukti nyata kontribusi aktif petani dalam memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor gula. Ketua APTRI Kabupaten Magetan, Sudaryanto, menegaskan bahwa seluruh petani tebu di […]

  • Victor Osimhen dengan seragam Napoli akan pindah ke MU (Istimewa)

    Manchester United Capai Deal dengan Napoli untuk Victor Osimhen

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Akhirnya, Manchester United menemukan calon mesin gol yang selama ini mereka cari. Klub yang bermarkas di Old Trafford itu berhasil mencapai kesepakatan dengan Napoli terkait transfer Victor Osimhen. MU tak mau menunggu lebih lama. Setelah penampilan Rasmus Højlund menurun drastis musim ini, mereka bergerak cepat untuk mendatangkan striker baru. Menurut laporan jurnalis Turki […]

expand_less