Breaking News
light_mode
Senin, 7 September 2026
Beranda » Daerah » Musim Giling 2026, Petani Tebu Magetan Dukung Penuh Swasembada Gula Nasional

Musim Giling 2026, Petani Tebu Magetan Dukung Penuh Swasembada Gula Nasional

  • account_circle Ruang Mujiono
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Magetan, Ruang.co.id – Menjelang Musim Giling Tebu 2026, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kabupaten Magetan menyatakan komitmen penuh untuk mendukung program Swasembada Gula Nasional. Pernyataan sikap ini menjadi bukti nyata kontribusi aktif petani dalam memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor gula.

Ketua APTRI Kabupaten Magetan, Sudaryanto, menegaskan bahwa seluruh petani tebu di daerahnya siap menggenjot produktivitas. Sejumlah strategi telah disiapkan, mulai dari penerapan budidaya yang baik, penggunaan bibit varietas unggul, percepatan program peremajaan tanaman atau bongkar ratoon, hingga memperkuat kemitraan dengan pabrik gula setempat. Langkah ini diyakini mampu menjamin kelancaran proses giling sekaligus mendongkrak rendemen ke angka optimal.

“Kami menilai program ini bukan sekadar target, melainkan amanat yang harus dijawab langsung oleh para petani tebu sebagai ujung tombak penyedia bahan baku. Keberhasilan swasembada gula membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk petani, pemerintah, dan industri gula,” ujar Sudaryanto. Selasa (21/7/2026).

Kabupaten Magetan merupakan salah satu daerah sentra pengembangan tebu strategis di Jawa Timur. Pemerintah daerah menargetkan perluasan program bongkar ratoon secara agresif sebagai bagian dari percepatan swasembada gula nasional. Sinergi antara petani, pabrik gula, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan yang terus diperkuat.

“Kami mengajak seluruh petani untuk menjaga kualitas tanaman dan meningkatkan produktivitas lahan. Pemerintah daerah juga tengah mengawal distribusi pupuk bersubsidi agar tepat waktu dan tepat sasaran, serta memperbanyak sekolah lapang bagi petani. Langkah konkret ini untuk memastikan target rendemen dan produktivitas per hektare benar-benar tercapai pada musim giling tahun depan,” tambah Sudaryanto.

APTRI Magetan turut mendorong pemerintah pusat untuk terus memberikan dukungan berupa kemudahan akses pupuk, pembiayaan usaha tani dengan bunga ringan, pendampingan teknologi, serta kebijakan harga yang berpihak kepada petani. Kepastian harga dinilai sebagai stimulus utama agar petani bergairah merawat tanaman dan berani berinvestasi dalam peremajaan lahan, sehingga kesejahteraan petani dapat terus meningkat seiring dengan peningkatan produksi gula nasional.

Dengan potensi lahan yang masih dapat dioptimalkan, optimisme menyelimuti para petani. Mereka meyakini Musim Giling 2026 akan menjadi momentum penting dalam memperkuat industri gula nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

“Dengan semangat kebersamaan, kita buktikan bahwa petani Indonesia, khususnya Magetan, sanggup menjadi garda terdepan mewujudkan swasembada gula. Asal ada kepastian kebijakan dan sinergi yang solid, kami optimistis target ini bukan sekadar angan, melainkan langkah nyata menuju Indonesia yang berdaulat secara pangan,” pungkas Sudaryanto.

  • Penulis: Ruang Mujiono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jual beli ginjal ilegal

    Ginjal Dijual, Nyawa Dipertaruhkan! Sindikat Donor Ilegal ke India Dibongkar

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sindikat transaksi donor Ginjal ilegal kembali terungkap!. Melalui medsos FB berlanjut percakapan intens lewat WA (WhatsApp), mereka memanfaatkan jejaring sindikasinya untuk mencari pendono Ginjal. Upah yang didapat dari penjualan Ginjal, dibandrol mulai Rp 185 juta per pendonor tembus sampai Rp. 600 juta!. Sindikasi ini melibatkan pasutri berinisial AF (30) dan AWS (29) […]

  • Bunda PAUD

    Bunda PAUD Sidoarjo Kawal Sekolah Ramah Anak di Sawohan

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Harapan pendidikan yang setara kembali menggema dari sudut sunyi Desa Sawohan, Buduran. Kamis pagi (17/7/2025), Bunda PAUD Kabupaten Sidoarjo, Hj Sriatun Subandi, melangkah pasti menuju SDN Sawohan 2 dan SMPN Satu Atap Buduran, lembaga pendidikan kecil yang menyimpan asa besar bagi anak-anak pelosok. Kunjungannya bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari komitmen nyata […]

  • Mimik Idayana SDN Jatikalang

    Wabup Mimik Idayana Jemput Bola Cegah Petaka Runtuhnya Atap SDN Jatikalang

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, beradu nyali demi keselamatan anak bangsa, saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke SDN Jatikalang, Kecamatan Prambon, Selasa (13/1/2026). Langkah berani ini menjadi jawaban konkret, atas ancaman bangunan lapuk, yang menghantui ratusan siswa selama puluhan tahun tanpa sentuhan revitalisasi. Pemandangan menyayat hati terpampang nyata saat orang […]

  • Sejarah Awal Mula Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

    Sejarah Awal Mula Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kedatangan bangsa Barat ke Indonesia dipicu oleh pencarian rempah-rempah yang sangat berharga di Eropa serta keinginan untuk menemukan jalur perdagangan baru setelah kejatuhan Konstantinopel tahun 1453. Motivasi utama mereka dikenal sebagai “Gold, Glory, and Gospel”—mencari kekayaan, kejayaan, dan menyebarkan agama Kristen. Portugis merupakan kedatangan bangsa Barat pertama yang tiba di Indonesia. Pada […]

  • Jadwal Tayang Film Dark Nuns

    Jadwal Tayang Film Dark Nuns di Bioskop Surabaya Hari Ini

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Song Hye Kyo, aktris ternama Korea Selatan, kembali hadir di layar lebar dengan peran yang menantang dan berbeda dari yang pernah ia mainkan. Dalam film horor psikologis terbarunya, “Dark Nuns”, ia menjelma menjadi Suster Junia, seorang biarawati yang penuh dedikasi dan keberanian. Suster Junia harus berjuang keras untuk menyelamatkan seorang anak laki-laki yang […]

  • Pengakuan Kusnadi

    Sebelum Tutup Usia, Kusnadi Tersangka Hibah Jatim Buka Suara: “KPK Periksa Orang Dekat Bupati Jombang Bukan Urusan Saya”

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    SIdoarjo, Ruang.co.id – Hanya sehari sebelum dikabarkan tutup usia pada Selasa siang (16/12/2015), setelah mengalami anfal dan dilarikan ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Kusnadi, salah satu tersangka kunci dalam skandal korupsi dana hibah Dewan Jatim, memberikan pengakuan eksklusif di kediamannya di Sidoarjo, Senin (15/12/2026). Dalam wawancara tersebut, Kusnadi membuka simpul hubungannya dengan Sean Choir, seorang […]

expand_less